Kota Terbesar Kedua di Indonesia, Surabaya Kaya Ragam Destinasi Wisata Alam yang Mempesona

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 06 Oktober 2022 | 19:16 WIB
Kota Terbesar Kedua di Indonesia, Surabaya Kaya Ragam Destinasi Wisata Alam yang Mempesona
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di Kebun Raya Mangrove. (Dok: Pemkot Surabaya)

Suara.com - Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia, sekaligus pula ibu kota Provinsi Jawa Timur. Meski telah berstatus Kota Metropolitan, namun ternyata Surabaya memiliki beragam keindahan alam yang cocok dijadikan tempat liburan bareng keluarga.

Destinasi wisata alam itu lokasinya tersebar di beberapa wilayah Kota Pahlawan. Penasaran ada apa saja wisata alam yang ditawarkan oleh Kota Surabaya! Yuk, simak penjelasan di bawah ini:

Romokalisari Adventure Land

Wisata Romokalisari Adventure Land resmi di-launching Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi pada Minggu (25/9/2022). Destinasi wisata yang berdampingan dengan Rusun Romokalisari, Kecamatan Benowo Surabaya ini, lokasinya berada di pesisir pantai utara Surabaya

Selain lokasinya yang berhadapan langsung dengan laut, Romokalisari Adventure Land juga menawarkan sejumlah wahana yang menarik. Setidaknya ada tujuh macam wahana yang sekarang bisa dinikmati pengunjung. Sejumlah wahana ini terdiri dari Playground, Mini Zoo, Arena Berkuda, ATV, Kano dan Sekoci di mangrove dan Jetski.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan, Romokalisari Adventure Land tak kalah menarik dengan destinasi wisata alam lain yang ada di luar Kota Surabaya.

"Di sini ada tujuh wahana. Ada berkuda, juga ada playground. Jadi ayo coba Adventure Land di Romokalisari yang sangat luar biasa ini," kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Sejumlah wahana yang tersedia di sana, juga menawarkan beragam sensasi dengan harga tiket bervariasi.

"Ada kapal-kapal yang bisa dinaikin. Jadi banyak pilihannya," kata Cak Eri panggilan lekat Wali Kota Surabaya.

Dalam pengelolaan Romokalisari Adventure Land, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga melibatkan 100 warga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Mereka merupakan warga Rusun Romokalisari dan dari kelurahan setempat.

“Semua hasil penjualan tiket itu diberikan kepada masyarakat Surabaya yang bekerja di sini. Insyaallah ada 100 orang MBR yang bekerja di Romokalisari Adventure Land," ungkap dia.

Kebun Raya Mangrove

Wilayah pesisir Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya) menyimpan keindahan alam yang eksotis. Lokasinya membentang mulai dari mangrove Gunung Anyar - Medokan Sawah hingga Wonorejo - Keputih. Hingga sekarang, Pemkot Surabaya terus melakukan penataan sekaligus pengembangan kawasan Pamurbaya.

Bahkan, Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, sekarang ini pemkot tengah melakukan penataan sekaligus mengkoneksikan Mangrove Gunung Anyar dan Medokan Sawah. Pada sisi Mangrove Gunung Anyar, pemkot akan fokus pada wahana wisata perahu atau susur sungai.

Sedangkan di Mangrove Medokan Sawah, pemkot telah melengkapinya dengan sejumlah wahana permainan yang dapat dinikmati oleh wisatawan. Mulai dari sepeda air, ATV, spot foto, hingga wahana perahu atau susur sungai serta kuliner.

“Ini menunjukkan bahwa Surabaya kota kedua terbesar di Indonesia, tetapi ada keindahan alam yang tersimpan di Kebun Raya Mangrove. Baik itu untuk edukasi, penelitian, serta menjadi wisata alam di Surabaya,” jelasnya.

Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran

Wajah baru Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran Surabaya saat ini makin ciamik, pasca dilakukan renovasi pada 2021 silam. Bahkan hingga sekarang, pemkot terus mengembangkan salah satu destinasi wisata di wilayah Kecamatan Bulak, Kota Surabaya tersebut.

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, dengan berubahnya THP Kenjeran diharapkan dapat semakin memantik wisatawan untuk datang. Baik itu wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Karena saya ingin menunjukkan bahwa Surabaya ini punya tempat wisata yang luar biasa," ujarnya.

Di samping menawarkan wisata alam berupa pantai, THP Kenjeran Surabaya juga dilengkapi aneka jajanan dan kuliner yang dapat dinikmati oleh para pengunjung. Setidaknya ada sebanyak 197 stand Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di THP Kenjeran Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat ber-jetski. (Dok: Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat ber-jetski. (Dok: Pemkot Surabaya)

Wisata Sontoh Laut

Mengunjungi Kota Surabaya rasanya tidak lengkap jika belum mampir ke wisata Sontoh Laut. Lokasi wisata yang berada di Kampung Nelayan Sontoh Laut, Tambak Sarioso, Asemrowo Surabaya ini, menyuguhkan view laut dengan hutan bakau. Pengunjung yang datang bisa menghabiskan waktu dengan berswa foto atau sekadar duduk bersantai di gazebo sembari menikmati kuliner.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya juga menggelar sayembara desain Wisata Sontoh Laut untuk pengembangan kawasan itu. Kontes ini bertujuan untuk mendorong partisipasi warga khususnya generasi muda Surabaya dalam pembangunan kotanya.

Wali Kota Eri Cahyadi meyakini, Wisata Bahari Sontoh Laut akan menjadi wadah bagi anak muda sekaligus destinasi tempat wisata baru yang menarik. Makanya program pembangunan Sontoh Laut ini sengaja tidak dilaksanakan langsung oleh Pemkot Surabaya.

“Kalau pemuda ikut berpartisipasi, saya yakin hasil pembangunan Sontoh Laut akan maksimal. Saya ingin setiap pembangunan merupakan sumbangsih pemikiran dari seluruh warga Kota Surabaya,” terangnya.

Taman Hutan Raya (Tahura)

Selain destinasi wisata alam yang berada di pesisir pantai, Surabaya juga memiliki sejumlah Taman Hutan Raya (Tahura) yang dapat dijadikan spot liburan saat akhir pekan.

Ada beberapa pilihan Tahura di Surabaya yang masing-masing di antaranya memiliki kekhasan tersendiri, yaitu Tahura Balas Klumprik, Tahura Pakal I & II, Tahura Lempung, serta Sentra Pertanian Terpadu Jeruk. Selain dipenuhi berbagai jenis pepohonan, Tahura di Surabaya juga dilengkapi dengan tambak-tambak yang diisi dengan budidaya ikan.

Selain destinasi wisata alam, Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan, bahwa masih banyak lagi spot-spot lain di Surabaya yang dapat digunakan sebagai tempat liburan bersama keluarga, mulai dari kawasan kota tua, wisata susur Sungai Kalimas hingga Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Surabaya Kaya Ragam Destinasi Wisata Alam yang Mempesona. (Dok: Pemkot Surabaya)
Surabaya Kaya Ragam Destinasi Wisata Alam yang Mempesona. (Dok: Pemkot Surabaya)

“Selain wisata heritage, kita juga akan memanfaatkan destinasi wisata alam untuk kepentingan umat agar semua kegiatan ekonomi bergerak di Surabaya,” pungkasnya. (adv)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekomendasi Wisata Alam di Kota Bima NTB

Rekomendasi Wisata Alam di Kota Bima NTB

| Senin, 03 Oktober 2022 | 16:48 WIB

Surabaya Pernah Dikenal sebagai Kota Santri, Eri Cahyadi Ingin Kembalikannya

Surabaya Pernah Dikenal sebagai Kota Santri, Eri Cahyadi Ingin Kembalikannya

| Minggu, 02 Oktober 2022 | 20:36 WIB

Wali Kota Surabaya: Hilangnya Nyawa karena Rusuh Sepak Bola Seperti Ini Harus Jadi yang Terakhir Kali

Wali Kota Surabaya: Hilangnya Nyawa karena Rusuh Sepak Bola Seperti Ini Harus Jadi yang Terakhir Kali

Bola | Minggu, 02 Oktober 2022 | 10:18 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Kirim Surat ke Kementerian Kesehatan Akibat Kelangkaan Vaksin Meningitis

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Kirim Surat ke Kementerian Kesehatan Akibat Kelangkaan Vaksin Meningitis

| Sabtu, 01 Oktober 2022 | 17:14 WIB

3 Wisata Keluarga Menarik di Jawa Timur,  Ada Kawah dan Air Terjun

3 Wisata Keluarga Menarik di Jawa Timur, Ada Kawah dan Air Terjun

| Jum'at, 30 September 2022 | 21:32 WIB

Nikmati Libur Weekend dengan Wisata Alam Green Canyon Karawang

Nikmati Libur Weekend dengan Wisata Alam Green Canyon Karawang

| Rabu, 28 September 2022 | 17:30 WIB

Terkini

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:44 WIB

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:37 WIB

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:26 WIB

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:24 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:22 WIB

Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli

Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:07 WIB

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:02 WIB

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:01 WIB

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:50 WIB