Paus Fransiskus Kecam Cara Eropa Yangani Imigran: Menjijikkan dan Berdosa

Siswanto, ABC

Senin, 10 Oktober 2022 | 14:30 WIB
Paus Fransiskus Kecam Cara Eropa Yangani Imigran: Menjijikkan dan Berdosa
Paus Fransiskus [Foto: ANTARA]

Suara.com - Paus Fransiskus mengecam ketidakpedulian Eropa soal kehidupan migran yang sudah mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyeberangi Laut Mediterania.

Kecaman itu dinyatakan Paus saat memberikan gelar 'Santo' kepada uskup Italia dan seorang misionaris kelahiran Italia .

Menurutnya perlakukan Eropa terhadap migran "menjijikkan, berdosa dan kriminal."

Paus mengatakan orang-orang dari luar benua Eropa sering dibiarkan mati saat menyeberang laut yang berbahaya, atau dipaksa kembali ke Libia, hingga mereka berakhir di kamp yang disebutnya sebagai "lager," mengacu pada kamp konsentrasi Nazi dalam bahasa Jerman.

Paus Fransiskus ingat bagaimana penderitaan orang-orang Ukraina yang melarikan diri dari perang, yang disebutnya "membuat kita sangat menderita."

"Mengucilkan para migran adalah skandal," kata Paus, yang mendapat tepuk tangan dari jemaat di Lapangan Santo Petrus.

Mereka berkumpul untuk upacara kanonisasi Don Giovanni Battista Scalabrini, seorang uskup Italia yang mendirikan ordo untuk membantu para migran Italia pada tahun 1887, serta Artedime Zatti, seorang warga Italia yang lari ke Argentina pada tahun 1897, kemudian mendedikasikan hidupnya membantu orang-orang yang sakit.

"Memang situasi yang dialami para migran adalah perbuatan kriminal. Mereka dibiarkan mati di depan kita, menjadikan Mediterania kuburan terbesar di dunia," katanya.

"Situasi yang dialami migran menjijikkan, berdosa, kriminal. Alih-alih membuka pintu bagi mereka yang membutuhkan. Tidak, kita malah mengecualikan mereka, mengirim mereka ke lager, di mana mereka dieksploitasi dan dijual sebagai budak."

baca juga

Dia mendesak umat beragama untuk mempertimbangkan perlakuan terhadap para migran, sambil bertanya: '"apakah kita menyambut mereka sebagai saudara, atau apakah kita mengeksploitasi mereka?"

Paus mengatakan dua orang yang diangkat jadi 'Santo' tersebut "mengingatkan kita akan pentingnya atau untuk berjalan bersama" dalam mengatasi masalah migran di Eropa.

Migrasi jadi isu utama pemilu Italia

Kata-kata Paus Fransiskus sangat kontras dengan Giorgia Meloni dari partai Brothers of Italy, yang memimpin koalisi kanan-tengah yang memenangi pemilihan umum di Italia.

Giorgia pernah mengeluarkan pernyataan keras soal migran dan orang asing yang tinggal di Italia.

Ia juga menyerukan blokade laut untuk mencegah kapal migran meninggalkan pantai Afrika Utara, serta mengusulkan penyaringan pencari suaka potensial dilakukan Afrika, bukan di Eropa.

Tak hanya itu, ia mengkritik keras pekerja migran, dengan mengatakan Italia seharusnya hanya menerima mereka yang melarikan diri dari perang, seperti dari Ukraina, bukan mereka yang mencari pekerjaan.

Giorgia juga menentang pemberian kewarganegaraan bagi anak-anak migran yang lahir di Italia atau bersekolah di sekolah Italia.

Pada rapat umum di Milan beberapa pekan menjelang pemilihan umum lalu, Girogio mengatakan: "Saya tidak ingin bangsa ini hilang, saya tidak merasa masalah penurunan angka kelahiran dapat diselesaikan dengan mengundang imigran, seperti yang dikatakan [partai] kiri. Saya ingin keluarga kita memiliki anak."

Partai sayap kanan Italia sudah lama bersikeras jika pemberian kewarganegaraan harusnya hanya melewati garis darah Italia.

Proposal terbaru dari partai-partai kiri menyerukan untuk membiarkan anak-anak imigran yang lahir di Italia, atau  yang tiba sebelum berusia 12 tahun, untuk mendaftar warga negara setelah mereka menyelesaikan setidaknya lima tahun sekolah di Italia.

Usulan tersebut hingga kini masih ditangguhkan.

Diproduksi oleh Erwin Renaldi dari laporan ABC News

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

Diskon Jalan-jalan ke Eropa dari BRI di Antavaya, Klaim di Sini!

Diskon Jalan-jalan ke Eropa dari BRI di Antavaya, Klaim di Sini!

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 17:08 WIB

Media Eropa Gambarkan Kengerian Krakatau Meletus: Tahun 1883 Bikin Dunia Dingin, 2018 Tsunami

Media Eropa Gambarkan Kengerian Krakatau Meletus: Tahun 1883 Bikin Dunia Dingin, 2018 Tsunami

News | Selasa, 08 September 2026 | 10:22 WIB

Google Ubah Kebijakan Spam SEO untuk Menghindari Denda Antitrust Digital di Eropa

Google Ubah Kebijakan Spam SEO untuk Menghindari Denda Antitrust Digital di Eropa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Kenapa Amerika Serikat Tangguhkan Permohonan Visa Imigran dari Seluruh Dunia?

Kenapa Amerika Serikat Tangguhkan Permohonan Visa Imigran dari Seluruh Dunia?

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Sebentang Kearifan dari Barat: Menyusuri Islam di Tanah Eropa

Sebentang Kearifan dari Barat: Menyusuri Islam di Tanah Eropa

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?

Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Anak Imigran Afrika-Maroko Jebol Perbatasan Ceuta Spanyol Terancam Pelecehan dan Kekerasan

Anak Imigran Afrika-Maroko Jebol Perbatasan Ceuta Spanyol Terancam Pelecehan dan Kekerasan

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:57 WIB

Mengenal 'Heat Dome' dan Bahaya Arsitektur Kuno: Alasan Gelombang Panas di Eropa Sangat Mematikan

Mengenal 'Heat Dome' dan Bahaya Arsitektur Kuno: Alasan Gelombang Panas di Eropa Sangat Mematikan

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:39 WIB

Terkini

Cara Mudah Menghitung Keliling Trapesium Sama Kaki Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya

Cara Mudah Menghitung Keliling Trapesium Sama Kaki Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:31 WIB

Take My Hand: Ketika Menjadi Anak Kelas 12 Tak Semudah yang Dibayangkan

Take My Hand: Ketika Menjadi Anak Kelas 12 Tak Semudah yang Dibayangkan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:30 WIB

Sebut Praperadilan 'Perang Dokumen', Kubu Silmy Karim Uji Keabsahan Penangkapan dan Penyitaan KPK

Sebut Praperadilan 'Perang Dokumen', Kubu Silmy Karim Uji Keabsahan Penangkapan dan Penyitaan KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 13:28 WIB

Logo Tut Wuri Handayani: Sejarah dan Maknanya

Logo Tut Wuri Handayani: Sejarah dan Maknanya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:28 WIB

Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan

Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:22 WIB

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 21 September 2026 | 13:21 WIB

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:16 WIB

Alami Kecelakaan, Lee Chung Ah Berencana Mundur dari The Obedient Killer

Alami Kecelakaan, Lee Chung Ah Berencana Mundur dari The Obedient Killer

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:16 WIB

×