'Jangan Sembrono Deklarasi Capres', Analis Politik Nilai Sindiran Jokowi kepada Parpol Pengusung Figur Oposisi

Minggu, 23 Oktober 2022 | 11:46 WIB
'Jangan Sembrono Deklarasi Capres', Analis Politik Nilai Sindiran Jokowi kepada Parpol Pengusung Figur Oposisi
Jokowi beri kata sambutan saat hadiri acara HUT Golkar ke-58 tahun. [Twitter/@golkar.indonesia]

Suara.com - Pada saat menghadiri acara HUT Golkar ke-58 yang digelar pada Jumat (21/10/22) lalu, Presiden Joko Widodo memberikan sambutan berisi pesan bernada menyindir.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan pesan agar Partai Golkar tidak sembrono dalam mendeklarasikan calon presiden untuk Pilpres 2024.

Meskipun tidak secara gamblang menyindir partai mana, tapi banyak pihak yang menilai jika pesan tersebut merupakan bentuk sindiran Jokowi kepada Partai NasDem.

"Saya yakin, Golkar akan dengan cermat, akan dengan teliti, akan dengan hati-hati tidak sembrono dalam mendeklarasikan calon di 2024," tutur Jokowi saat menghadiri HUT ke-58 Golkar.

Membaca pidato Jokowi, analis politik, Adi Prayitno, tidak menampik jika pernyataan tersebut merupakan bentuk sindiran Jokowi kepada partai politik lain.

Lebih jelas, Adi menilai jika pernyataan tersebut merupakan sindiran Jokowi kepada Partai NasDem yang telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden.

Hal ini diungkapkan oleh Adi saat menjadi narasumber dalam acara Kompas Petang yang tayang di kanal YouTube KOMPASTV pada Sabtu (22/10/22).

"Jelas itu sindirian terutama kepada partai-partai koalisi pemerintah yang kemudian mengusung tokoh yang secara diametral bertentangan dengan Jokowi, seperti Anies," kata Adi seperti dikutip Suara.com pada Minggu (23/10/22).

Adi menuturkan jika pidato Jokowi berisi pesan agar Partai Golkar tidak mendeklarasikan sosok yang beroposisi dengan pemerintah. Seperti yang telah dilakukan oleh Partai NasDem.

Baca Juga: Ridwan Kamil Pakai Baju Nuansa Kuning, Sinyal Akan Dimajukan Capres Oleh Golkar? Pengamat: Tidak Mungkin

Atas pidato tersebut, dapat pula ditangkap sinyal jika Jokowi menginginkan agar partai koalisi pemerintah mengusung sosok yang dapat melanjutkan semua program dan proyek yang telah Jokowi laksanakan.

"Maknanya jangan sampai jagoan yang diusung Golkar adalah sosok capres yang berbeda secara diametral dengan Jokowi," tutur Adi.

"Sosok-sosok yang tidak akan melanjutkan program dan proyek mercusuar yang sudah dilakukan oleh Jokowi. Tentu itu mengarah kepada figur-figur oposisi yang seharusnya tidak diusung oleh Partai Golkar," imbuh Adi.

Golkar Manut Jokowi

Partai Golkar rupanya berniat mendengarkan pesan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait deklarasi capres dan cawapres 2024. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Airlangga mengutip pesan Presiden Jokowi yang meminta Golkar tidak sembrono, emosi hingga buru-buru dalam menentukan capres dan cawapres yang akan diusung untuk Pilpres 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI