Konflik Antar Etnis di Sudan Telah Telan Lebih dari 220 Korban Jiwa

Diana Mariska

Senin, 24 Oktober 2022 | 16:51 WIB
Konflik Antar Etnis di Sudan Telah Telan Lebih dari 220 Korban Jiwa
Ilustrasi bendera nasional Sudan. [Dok.Antara]

Suara.com - Sedikitnya 220 orang telah tewas dalam konflik antar etnis di bagian selatan Sudan yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Tingginya angka korban jiwa menjadikan konflik ini sebagai salah satu yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Diberitakan oleh Al Jazeera, pertempuran di Provinsi Nil Biru, yang berbatasan dengan Ethiopia dan Sudan Selatan, kembali muncul bulan ini usai adanya sengketa terkait tanah, yang kemudian melahirkan konflik antara suku Hausa dari Afrika Barat dan komunitas Berta.

Ketegangan meningkat pada hari Rabu dan Kamis di kota Wad al-Mahi di perbatasan dengan Ethiopia.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Nil Biru, Fath Arrahman Bakheit, mengatakan pada hari Minggu (23/10) bahwa berdasarkan perhitungan pejabat setempat, sedikitnya 220 orang telah tewas dalam konflik ini. Ia mengatakan angka tersebut bisa jadi jauh lebih tinggi karena tim medis belum mampu mencapai lokasi pusat pertempuran.

Bakheit mengatakan konvoi tim kemanusiaan dan medis pertama berhasil mencapai Wad al-Mahi pada Sabtu malam untuk menilai situasi, termasuk menghitung "sejumlah besar mayat" dan puluhan orang yang terluka.

“Dalam konflik seperti ini, semua orang kalah,” katanya. “Kami berharap semua segera berakhir dan tidak pernah terjadi lagi, tetapi kita membutuhkan intervensi politik, keamanan, dan sipil yang kuat untuk mencapai tujuan itu.”

Rekaman dari tempat kejadian menunjukkan rumah-rumah yang terbakar serta tubuh yang telah hangus. Sementara itu, rekaman lainnya menunjukkan wanita dan anak-anak mencoba melarikan diri dengan berjalan kaki.

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB menyebut bahwa akibat banyaknya rumah yang terbakar dalam kerusuhan tersebut, 7.000 orang terpaksa mengungsi ke kota Rusyaris serta ke provinsi lainnya.

Secara keseluruhan, sekitar 211.000 orang telah mengungsi akibat konflik antar suku dan serangan lainnya di seluruh negeri sepanjang tahun ini.

Pihak berwenang memberlakukan jam malam di Wad al-Mahi dan mengerahkan pasukan tentara ke daerah itu. Mereka juga membentuk komite pencari fakta untuk menyelidiki pertempuran itu, ujar kantor berita SUNA.

Pertempuran antara kedua kelompok itu pertama kali meletus pada pertengahan Juli dan menewaskan sedikitnya 149 orang pada awal Oktober. Hal tersebut kemudian memicu protes yang penuh kekerasan dan memicu ketegangan antara dua kelompok etnis di Nil Biru dan provinsi lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negara Guinea Khatulistiwa Hapuskan Hukuman Mati

Negara Guinea Khatulistiwa Hapuskan Hukuman Mati

News | Selasa, 20 September 2022 | 16:02 WIB

UAS Jadi 'Model' Pas Photo di Luar Negeri, Publik: Studio Foto Tertop di Sudan

UAS Jadi 'Model' Pas Photo di Luar Negeri, Publik: Studio Foto Tertop di Sudan

Riau | Rabu, 27 Juli 2022 | 10:58 WIB

Adanya Kredit Mikro Mudahkan untuk Pengungsi di Kenya

Adanya Kredit Mikro Mudahkan untuk Pengungsi di Kenya

Video | Jum'at, 01 Juli 2022 | 19:30 WIB

Ethiopia Dituding Eksekusi 7 Tentara dan 1 Warga Sipil Sudan, Mayatnya Dipamerkan ke Publik

Ethiopia Dituding Eksekusi 7 Tentara dan 1 Warga Sipil Sudan, Mayatnya Dipamerkan ke Publik

Sumbar | Senin, 27 Juni 2022 | 12:15 WIB

Dana PBB Cekak, Kelaparan Mengancam 1,7 Juta Penduduk Sudan Selatan

Dana PBB Cekak, Kelaparan Mengancam 1,7 Juta Penduduk Sudan Selatan

Malang | Rabu, 15 Juni 2022 | 06:05 WIB

Sudan Selatan Terancam Kekurangan Pangan, Ini Penyebabnya

Sudan Selatan Terancam Kekurangan Pangan, Ini Penyebabnya

Jogja | Selasa, 14 Juni 2022 | 22:10 WIB

Terkini

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:51 WIB

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:09 WIB

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:05 WIB

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:13 WIB

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:06 WIB

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:38 WIB

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:20 WIB

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:55 WIB