Kasus Flu Burung Meningkat di Inggris, Perusahaan Unggas Minta Vaksinasi

Siswanto, BBC

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 09:51 WIB
Kasus Flu Burung Meningkat di Inggris, Perusahaan Unggas Minta Vaksinasi
BBC

Suara.com - Alex Dunlop dan Pete Cooper

BBC News

Pemilik perusahaan produsen unggas, yang telah kehilangan 100.000 unggas karena flu burung, mengatakan vaksinasi adalah "satu-satunya solusi" untuk wabah tersebut.

Inggris telah dinyatakan sebagai Zona Pencegahan Flu Burung (AIPZ) menyusul wabah di Norfolk, Suffolk, dan Essex bulan lalu.

Mark Gorton, direktur pelaksana Traditional Norfolk Poultry, mengatakan jenis flu ini "sangat mematikan dan menular".

Akan tetapi, pemerintah Inggris menegaskan risiko flu burung ini terhadap kesehatan manusia sangat rendah.

Wakil Kepala Otoritas Veteriner Inggris, Richard Irvine, mengatakan: "Vaksinasi bukan bagian dari kebijakan dan pendekatan terhadap penyakit."

Departemen Lingkungan, Pangan, dan Urusan Pedesaan mengatakan ini adalah wabah flu burung terbesar di Inggris.

Tahun lalu, sedikitnya 48 juta ekor unggas telah dibantai di Inggris dan Uni Eropa akibat wabah flu burung. Di Inggris, sebanyak 190 kasus flu burung dideteksi di peternakan sejak tahun lalu sehingga sebanyak 3,2 juta unggas dimatikan.

baca juga

Di antara 190 kasus tersebut, sebanyak lebih dari 30 kasus muncul di Inggris sejak awal Oktober 2022.

Baca juga:

Norfolk, Suffolk, dan sebagian Essex mengalami lonjakan kasus flu burung, dengan kasus terbesar ada di Norfolk, sejumlah 32 kasus bulan ini.

Di wilayah itu, kasus terbanyak terjadi di wilayah Attleborough, dengan jumlah 12 kasus hingga Kamis pekan lalu.

Enam kasus dari wabah di Norfolk terjadi di peternakan ayam dan kalkun yang dioperasikan oleh Gorton.

Dia mengaku kehilangan 100.000 unggas, yang merupakan 10% dari keseluruhan jumlah ternaknya.

"Kami tidak pernah berpikir akan seburuk ini, sepertinya kami tidak bisa mengendalikannya," kata dia.

Gorton mengatakan flu burung "biasanya akan mati selama musim panas, tetapi ini justru semakin parah".

Dia mengatakan peternakan telah "melakukan segala cara yang kami bisa" dan memerlukan izin untuk memvaksinasi unggas-unggas itu.

Produsen unggas mengatakan: "Ada vaksin yang tersedia, tetapi sayangnya undang-undang yang mencegah kami menggunakannya.

"Vaksinasi adalah satu-satunya solusi. Kami memvaksinasi ayam kami terhadap penyakit yang secara historis akan memusnahkan mereka - [flu burung] akan bisa teratasi seperti dulu setelah kami diizinkan menggunakan vaksin."

Irvine, wakil kepala otoritas veteriner Inggris, mengatakan "keamanan hayati yang cermat diperlukan untuk melindungi unggas" dari flu burung.

Dia mengatakan diskusi tentang penggunaan vaksin sedang berlangsung "di tingkat internasional".

Irvine juga mengatakan ada "upaya ilmiah yang sedang dilakukan terkait vaksin dan flu burung".

Dia mengatakan pemerintah membutuhkan "jawaban dari ilmu pengetahuan, dan di tingkat internasional, untuk mempertimbangkan kelayakan ... dari penggunaan vaksin".

Irvine menambahkan, masalah khususnya adalah "seberapa baik vaksin cocok dengan virus yang beredar dan menginfeksi unggas".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Lawan Inggris, Norwegia Diserang Wabah Flu: Bagaimana Kabar Haaland?

Jelang Lawan Inggris, Norwegia Diserang Wabah Flu: Bagaimana Kabar Haaland?

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:00 WIB

Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026

Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:14 WIB

Bukan di Istana, Prabowo Pilih Terima Tony Blair dengan Penuh Kekeluargaan di Rumah Pribadi

Bukan di Istana, Prabowo Pilih Terima Tony Blair dengan Penuh Kekeluargaan di Rumah Pribadi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:31 WIB

Perang Anglo-Saxon vs Viking: Ujian Mental Juara Inggris Era Tuchel

Perang Anglo-Saxon vs Viking: Ujian Mental Juara Inggris Era Tuchel

Your Say | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:06 WIB

Jude Bellingham Bawa Inggris Pulangkan Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026

Jude Bellingham Bawa Inggris Pulangkan Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026

Your Say | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:01 WIB

Kartu Merah Bukan Penghalang, Inggris Beri Sinyal Positif untuk 8 Besar

Kartu Merah Bukan Penghalang, Inggris Beri Sinyal Positif untuk 8 Besar

Your Say | Senin, 06 Juli 2026 | 16:20 WIB

Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung

Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung

Bola | Senin, 06 Juli 2026 | 02:20 WIB

Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?

Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Comeback Gila Inggris! Harry Kane Bungkam Kongo, Tuchel Bicara Mental Juara

Comeback Gila Inggris! Harry Kane Bungkam Kongo, Tuchel Bicara Mental Juara

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:16 WIB

Mustahil Diselesaikan dalam 4 Hari! Tuchel Bongkar Masalah Inggris Jelang Lawan Meksiko

Mustahil Diselesaikan dalam 4 Hari! Tuchel Bongkar Masalah Inggris Jelang Lawan Meksiko

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:45 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×