Kanjuruhan hingga Itaewon, Ini Rentetan Tragedi Kerumunan Mematikan di Dunia

Farah Nabilla | Suara.com

Minggu, 30 Oktober 2022 | 17:49 WIB
Kanjuruhan hingga Itaewon, Ini Rentetan Tragedi Kerumunan Mematikan di Dunia
Tim penyelamat bekerja di lokasi di mana puluhan orang terluka akibat terinjak-injak saat festival Halloween. [Antara]

Baru-baru ini, Korea Selatan tengah berduka setelah ratusan korban meninggal dunia dalam tragedi malam Halloween di Itaewon, Korea Selatan.

Tragedi tersebut menjadi sorotan karena diketahui korban yang meninggal dunia mencapai 151 orang.

Peristiwa naas yang memakan nyawa manusia tersebut memang bukan pertama kalinya terjadi. Peristiwa yang disebabkan oleh desa-desakan pengunjung atau desak-desakan kerumunan ini sudah berkali-kali terjadi.

Diketahui, sudah banyak kasus yang menyebabkan ratusan orang kehilangan nyawa, diakibatkan kekurangan oksigen pada saat berusaha menyelamatkan diri dari himpitan kerumunan.

Lantas, apa saja tragedi kerumunan yang mematikan di dunia? Simak rentetan tragedi kerumunan mematikan di dunia yang telah Suara.com rangkum berikut ini.

1. Tragedi Cincinnati: 3 Desember 1979

Pada tanggal 3 Desember 1979, warga di Cincinnati bergegas untuk menghadiri konser The Who di Riverfront Coliseum di Cincinnati.

Namun, ramainya pengunjung membuat situasi tidak kondusif. Para pengunjung yang hadir terhimpit berdesak-desakkan.

Tidak sedikit dari mereka yang kesulitan bernafas hingga terjatuh dan terinjak oleh pengunjung yang lain. Akibatnya, sebanyak 11 orang meninggal dunia akibat dari peristiwa tersebut.

2. Tragedi Kolombia: 20 Januari 1980

Pada pertengahan Januari tahun 1980, sebuah stadion kayu berlantai empat yang tengah dipadati pengunjung runtuh pada adu banteng di Sincelejo, Kolombia.

Peristiwa tersebut menewaskan sebanyak 200 penonton dan menjadi salah satu tragedi kerumunan paling mematikan di dunia.

3. Tragedi Piala UEFA: 20 Oktober 1982

Sebanyak 66 orang meregang nyawa pada saat penonton meninggalkan pertandingan Piala UEFA antara Spartak Moscow dan Haarlem dari Belanda, di Stadion Luzhniki, Moskow.

4. Tragedi Stadion Heysel: 28 Mei 1985

Penghujung bulan Mei 1985 menjadi duka bagi Piala Eropa. Diketahui, sebanyak 39 orang tewas dalam kekerasan penggemar pada final Piala Eropa tahun 1985 antara klub bola Liverpool dan Juventus di Stadion Heysel, Brussels.

5. Tragedi 13 Maret 1988

Pada pertandingan Nepal melawan Bangladesh yang dilaksanakan pada 13 Maret 1988, badai es menerjang lokasi pertandingan.

Sebanyak 30 ribu orang yang menonton pertandingan tersebut panik karena diterjang badai es yang tidak terhindarkan. Akibatnya, setidaknya ada 93 orang tewas, dan 100 orang lainnya luka-luka karena berusaha melarikan diri dari hujan es.

6. Tragedi Stadion Hillsborough: 15 April 1989

Musibah fatal terjadi dalam pertandingan yang diselenggarakan di Stadion hillsborough di Sheffield saat kerumunan massa merangsek penggemar yang pada saat itu memadati penghalang di tribun.

Penghalang tersebut sebenarnya dialokasikan untuk para pendukung Liverpool. 

Dalam peristiwa tersebut, terdapat korban tewas saat berdiri dan lapangan sepak bola seketika menjadi rumah sakit darurat.

Total korban dalam peristiwa nahas tersebut mencapai 97 korban jiwa, dan 766 lainnya cedera.

Tragedi Hillsborough ini menjadi kasus terparah dalam sejarah olahraga Inggris.

7. Tragedi Terowongan Haratul Lisan, Mina: 2 Juli 1990

Diketahui, sebanyak 1.426 jemaah dinyatakan meninggal dunia akibat berdesak-desakan dan saling injak di terowongan Haratul Lisan, Mina.

Peristiwa naas tersebut diduga kuat terjadi karena jemaah, baik yang hendak pergi melempar jumrah maupun pulang, berebutan dari dua arah untuk memasuki satu-satunya terowongan yang menghubungkan lokasi jumrah dan Haratul Lisan.

Korban tewas diakibatkan karena minimnya oksigen karena berdesak-desakan, dan saling injak.

8. Tragedi Stadion Oppenheimer: 13 Januari 1991

Setidaknya 42 orang tewas pada saat penggemar hendak melarikan diri dari perkelahian yang terjadi di Stadion Oppenheimer, Afrika Selatan.

9. Tragedi 23 Mei 1994

Sebanyak 270 orang meninggal karena berdesak-desakan dan terinjak pada saat melakukan ibadah Jumrah di Mina.

10. Tragedi Nagpur: 23 November 1994

Sebanyak 113 orang dinyatakan tewas dalam aksi protes politik di Nagpur, India.

11. Tragedi Piala Dunia: 16 Oktober 1996

Terdapat tragedi yang menewaskan lebih dari 80 suporter dalam laga kualifikasi Piala Dunia 1998 antara Guatemala vs Kosta Rika di Guatemala City.

Setidaknya, 84 orang tewas dan 147 lainnya luka-luka pada peristiwa tersebut akibat terinjak-injak sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia 1998 tersebut.

12. Tragedi 9 April 1998

Diketahui sebanyak 118 jemaah haji dinyatakan tewas di sebuah jembatan di Mekah karena berdesak-desakan pada saat melempar tiga jumrah, yaitu Aqabah, Ula, dan Wustha.

13. Tragedi Johannesburg: 11 April 2001

43 orang penggemar dinyatakan meninggal dunia pada saat pertandingan sepak bola di Ellis Park di Johannesburg, Afrika Selatan.

14. Tragedi 9 Mei 2001

Diketahui, lebih dari 120 orang dinyatakan meninggal pada saat polisi melemparkan gas air mata ke kerumunan yang gaduh di sebuah stadion yang ada di ibu kota Ghana accra.

15. Tragedi Chicago: 17 Februari 2003

Sebanyak 21 orang dinyatakan meninggal karena tergencet di pintu keluar tangga, di sebuah klub malam yang ada di Chicago.

16. Tragedi Kembang Api Warwick: 20 Februari 2003

Perayaan kembang api selama konser Great White di sebuah klub malam Station di Warwick, Rhode Island menyebabkan kebakaran dan menewaskan sebanyak 100 orang dan 200 orang lainnya luka-luka.

17. Tragedi 1 Februari 2004

Kejadian berdesak-desakan dan kepanikan selama pelaksanaan ibadah haji di Jembatan Jamarat dekat Mekah menyebabkan sebanyak 251 orang tewas.

18. Tragedi 25 Januari 2005

Terjadi peristiwa desak-desakan di kalangan peziarah Hindu di dekat kuil Mandhradevi di Maharashtra, India dan menyebabkan 265 orang tewas.

19. Tragedi 31 Agustus 2005

Diketahui, sebanyak 640 orang Muslim Syiah di Baghdad tewas pada saat sebuah pagar di jembatan runtuh selama prosesi keagamaan.

20. Tragedi 12 Januari 2006

Terjadi kepanikan di kalangan para peziarah muslim selama upacara haji di dekat mekah dan menyebabkan setidaknya 345 orang meninggal dunia.

21. Tragedi 4 Februari 2006

Diketahui, 76 orang meninggal dunia akibat peristiwa desak-desakan yang terjadi d PhilSports Arena penyerbuan di Filipina pada saat sedang menunggu audisi variety show TV.

22. Tragedi Jodhpur: 30 September 2008

Setidaknya 168 orang meninggal dunia dan 100 orang lainnya luka-luka pada saat ribuan peziarah Hindu terjebak dalam kepanikan di sebuah kuil yang berada di Jodhpur, India.

23. Tragedi Love Parade: 24 Juli 2010

Diketahui, sebanyak 21 orang tewas dan 650 orang lainnya luka-luka dalam kecelakaan di terowongan yang menjadi satu-satunya akses ke festival musik Love Parade di Duisburg, Jerman.

24. Tragedi 22 November 2010

Sebanyak 340 orang tewas akibat kepanikan yang terjadi di sebuah festival di ibu kota Kamboja, Phnom Penh.

25. Tragedi malam Kiss Santa Maria: 27 Januari 2013

Terjadi kebakaran yang menyebabkan tewasnya 200 orang di klub malam Kiss di Santa Maria, Brazil.

26. Tragedi 24 September 2015

Diketahui, setidaknya terdapat 2.411 jemaah haji meninggal karena berdesak-desakan pada saat menjalani ibadah haji di Arab Saudi.

27. Tragedi Gunung Meron Israel: 30 April 2021

Sebanyak 45 orang dinyatakan meninggal karena serangan panik pada saat ziarah tahunan Gunung Meron, Israel.

28. Tragedi 5 November 2021

Para penggemar dalam festival musik Houston naik ke panggung pada saat penampilan Travis Scott. Hal tersebut memicu desak-desakan antar penonton dan menyebabkan 10 orang tewas.

29. Tragedi Kanjuruhan: 1 Oktober 2022

Tragedi yang terjadi di Indonesia yaitu tragedi Kanjuruhan, Malang menyebabkan sebanyak 125 orang tewas dan lebih dari 100 orang lainnya luka-luka.

30. Tragedi Itaewon: 29 Oktober 2022

Terbaru, Tragedi Itaewon yang terjadi pada saat perayaan pesta Halloween di Itaewon Korea Selatan menyebabkan sebanyak 151 orang tewas, dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Tragedi Itaewon, Tumpek Blek Pesta Halloween Berujung Kematian

7 Fakta Tragedi Itaewon, Tumpek Blek Pesta Halloween Berujung Kematian

News | Minggu, 30 Oktober 2022 | 17:40 WIB

Ini Alasan Muda-Mudi Tumplek Blek di Itaewon Saat Halloween

Ini Alasan Muda-Mudi Tumplek Blek di Itaewon Saat Halloween

| Minggu, 30 Oktober 2022 | 17:23 WIB

Dua WNI Jadi Korban di Tragedi Itaewon, KBRI Pastikan sudah Kembali dari Rumah Sakit

Dua WNI Jadi Korban di Tragedi Itaewon, KBRI Pastikan sudah Kembali dari Rumah Sakit

Malang | Minggu, 30 Oktober 2022 | 17:25 WIB

2 Orang WNI Jadi Korban Tragedi Halloween Itaewon di Korea Selatan, Ini Penjelasan KBRI

2 Orang WNI Jadi Korban Tragedi Halloween Itaewon di Korea Selatan, Ini Penjelasan KBRI

| Minggu, 30 Oktober 2022 | 17:09 WIB

2 WNI Korban Tragedi Halloween di Itaewon Sudah Pulang ke Rumah

2 WNI Korban Tragedi Halloween di Itaewon Sudah Pulang ke Rumah

Sulsel | Minggu, 30 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Miris! Mayat Bertumpuk Tak Mampu Hentikan Pesta,  Anak Muda di Itaewon Korsel Dikecam Dunia

Miris! Mayat Bertumpuk Tak Mampu Hentikan Pesta, Anak Muda di Itaewon Korsel Dikecam Dunia

| Minggu, 30 Oktober 2022 | 16:43 WIB

Tim Penyelamat Datang, Masyarakat Masih Meneriakkan Sex On the beach di Lokasi Halloween Itaewon

Tim Penyelamat Datang, Masyarakat Masih Meneriakkan Sex On the beach di Lokasi Halloween Itaewon

| Minggu, 30 Oktober 2022 | 16:42 WIB

Terkini

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:30 WIB

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:24 WIB

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:51 WIB

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:45 WIB

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:22 WIB

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:04 WIB

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:58 WIB

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:57 WIB