Alasan Mengapa Ridwan Kamil Berpotensi Jadi Cawapres Paling Bertaji

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Senin, 07 November 2022 | 10:30 WIB
Alasan Mengapa Ridwan Kamil Berpotensi Jadi Cawapres Paling Bertaji
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi salah satu nama yang diperhitungkan dalam Pilpres 2024. Ia dinilai bakal menjadi calon wakil presiden atau cawapres terkuat jika maju dalam Pemilu 2024.

Mengutip Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, penilaian tersebut disampaikan oleh pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago.

Menurutnya, sosok pria yang akrab disapa Kang Emil itu merupakan salah satu tokoh potensial cawapres. Ini karena Ridwan Kamil memiliki kelebihan sebagai pemimpin yang berprestasi selama memimpin Jawa Barat.

Bagaimanapun juga, para kepala daerah tersebut bekerja secara teknis,” ujar Pangi, Senin (7/11/2022).

Tak hanya itu, mantan Wali Kota Bandung itu juga telah memiliki modal elektabilitas yang baik. Apalagi, Ridwan Kamil selama ini terkenal sebagai kepala daerah yang dekat dengan masyarakat.

Kualitas itu masih ditambah dengan karakter Ridwan Kamil yang dinilai merupakan tokoh populis di Jawa Barat. Terbukti, Ridwan Kamil selama ini tidak pernah membuat sentimen pro kontra ataupun polemik.

Sudah pasti pekerjaan dia (Ridwan Kamil) bisa dilihat publik dan masyarakat. Dia tidak pernah membuat sentimen pro kontra atau polemik,” kata Pangi.

"Selain itu, Ridwan Kamil juga cukup mewakili representasi kelompok nasionalis religius,” tambahnya.

Pangi mengatakan, Ridwan Kamil sebagai kandidat terkuat cawapres juga memiliki keuntungan berupa dukungan dari Jawa Barat. Diketahui, Jawa Barat memang memiliki pasar pemilih terbesar di Indonesia.

Bisa saja Ridwan Kamil menjadi cawapres terkuat. Beliau merupakan seorang gubernur yang memiliki basis pemilih di Jawa Barat,” nilai Pangi.

"Dari segi elektabilitas, Ridwan Kamil juga termasuk tokoh yang bagus. Hal tersebut bisa menjadi modal untuk dia,” sambungnya.

Terakhir, Pangi menyebut bahwa jabatan gubernur dan ceruk pasar Jawa barat menjadi alasan kuat mengapa Ridwan Kamil bisa masuk ke gelanggang konstasti politik.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Positif Safari Politik Anies ke Medan, Demokrat: Perlu Cek Ombak sampai Benar-benar Pahami Maunya Rakyat

Nilai Positif Safari Politik Anies ke Medan, Demokrat: Perlu Cek Ombak sampai Benar-benar Pahami Maunya Rakyat

News | Senin, 07 November 2022 | 10:15 WIB

Soal Sosok Bakal Cawapres Pendamping Anies, NasDem Sabar Tunggu Rival Umumkan Jagoan

Soal Sosok Bakal Cawapres Pendamping Anies, NasDem Sabar Tunggu Rival Umumkan Jagoan

News | Senin, 07 November 2022 | 08:52 WIB

Momen Saat Ridwan Kamil Gantikan Baju Rayyanza Anak Raffi Ahmad, Netizen: Apakah Bapak Tercipung-cipung?

Momen Saat Ridwan Kamil Gantikan Baju Rayyanza Anak Raffi Ahmad, Netizen: Apakah Bapak Tercipung-cipung?

| Senin, 07 November 2022 | 08:24 WIB

Tempati Urutan ke 4, Elektabilitas Ridwan Kamil Ungguli AHY, Puan Maharani Hingga Cak Imin

Tempati Urutan ke 4, Elektabilitas Ridwan Kamil Ungguli AHY, Puan Maharani Hingga Cak Imin

| Senin, 07 November 2022 | 08:06 WIB

Elektabilitas Ridwan Kamil Ungguli AHY, Puan Maharani dan Airlangga Hartarto

Elektabilitas Ridwan Kamil Ungguli AHY, Puan Maharani dan Airlangga Hartarto

Jabar | Senin, 07 November 2022 | 05:54 WIB

Jokowi Akui Sering Curhat ke Prabowo soal Nasib Indonesia Nantinya, Pertanda Baik Dukung di Pilpres?

Jokowi Akui Sering Curhat ke Prabowo soal Nasib Indonesia Nantinya, Pertanda Baik Dukung di Pilpres?

Video | Senin, 07 November 2022 | 07:00 WIB

Terkini

KPK Panggil Staf Ahli Menhub Dudy Purwagandhi di Kasus DJKA

KPK Panggil Staf Ahli Menhub Dudy Purwagandhi di Kasus DJKA

News | Senin, 27 April 2026 | 14:42 WIB

Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi

Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi

News | Senin, 27 April 2026 | 14:36 WIB

Pengamat Ingatkan Risiko Selat Malaka Jadi Arena Konflik, ASEAN Diminta Bertindak Cepat

Pengamat Ingatkan Risiko Selat Malaka Jadi Arena Konflik, ASEAN Diminta Bertindak Cepat

News | Senin, 27 April 2026 | 14:35 WIB

Bocoran Reshuffle Kabinet Merah Putih: Hasan Nasbi hingga Kadir Karding Bakal Dilantik Sore Ini?

Bocoran Reshuffle Kabinet Merah Putih: Hasan Nasbi hingga Kadir Karding Bakal Dilantik Sore Ini?

News | Senin, 27 April 2026 | 14:25 WIB

Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat

Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat

News | Senin, 27 April 2026 | 14:04 WIB

Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing

Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing

News | Senin, 27 April 2026 | 14:03 WIB

Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda

Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda

News | Senin, 27 April 2026 | 13:56 WIB

Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai

Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai

News | Senin, 27 April 2026 | 13:54 WIB

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

News | Senin, 27 April 2026 | 13:48 WIB

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

News | Senin, 27 April 2026 | 13:44 WIB