Anies Tak Buru-buru Umumkan Nama Cawapres, Partai NasDem: Akan Jadi Element of Surprise

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Senin, 07 November 2022 | 14:14 WIB
Anies Tak Buru-buru Umumkan Nama Cawapres, Partai NasDem: Akan Jadi Element of Surprise
Ilustrasi Anies Baswedan. (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Suara.com - Koalisi yang mengusung Anies Baswedan sebagai capres terus mengalami perkembangan dan menjadi perhatian masyarakat. 

Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya menghargai usulan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat yang sama-sama saling menyodorkan nama kadernya untuk menjadi cawapres Anies. Partainya sendiri pun sudah menyerahkan kewenangan cawapres sepenuhnya kepada Anies. 

Mengutip Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Partai NasDem dan Anies sendiri mempunyai kriteria tersendiri dalam memilih cawapres. Posisi cawapres Anies pun disebut menjadi keputusan yang akan penuh dengan kejutan.

"Tentu posisi cawapres akan menjadi element of surprise juga dan kemudian tentu semata-mata bukan hanya faktor elektabilitas atau elektoral saja, tapi ada variabel kualitatif di dalam menentukan cawapres," ujar Willy di Hotel Morrisey, Jakarta, Minggu (6/11/2022).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini sebelumnya sudah menetapkan kriteria untuk cawapresnya yang akan mendampingi dalam Pilpres 2024 mendatang, yaitu menambah daya ungkit, membuat koalisi solid, dan memiliki kapasitas di pemerintahan.

"Mekanismenya sejauh ini kita coba bersepakat pada level kita capresnya dulu, cawapresnya nanti kita tentukan setelah. Kita juga melihat bagaimana komposisi kompetitor," lanjut Willy.

Sementara itu, Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS masih akan selalu berkomunikasi untuk merumuskan mekanisme pemilihan cawapres yang belum diputuskan hingga saat ini. Koalisi tiga partai itu terus menyerap aspirasi masyarakat terkait sosok pendamping Anies.

"Jadi itu juga bagian dari proses korespondensi dan konfirmasi. Memang untuk cawapres kita belum mengunci apa-apa, belum memutuskan apa-apa, tapi sebangun dengan yang kemudian menjadi aspirasi kelompok, tokoh masyarakat," ujar Willy.

Anies mengaku dirinya tidak terburu-buru menentukan cawapres. Namun, ia sudah menyebutkan tiga kriteria untuk calon pasangannya dalam Pilpres, terutama memberikan kontribusi dalam proses pemenangan.

"Saya lihat tiga kriterianya. Satu, memberikan kontribusi dalam proses pemenangan," ujar Anies di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Senin (17/10/2022) lalu.

Kedua adalah membantu memperkuat dan menghadirkan stabilitas dalam koalisi. Terakhir adalah bisa membantu dalam pemerintahan yang efektif ketika nanti terpilih sebagai presiden periode 2024-2029.

"Tiga pertimbangan itu yang menjadi faktor dan nama belum ada," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Subianto Silaturahmi ke KH Miftachul Akhyar di Ponpes Miftachus Sunnah

Prabowo Subianto Silaturahmi ke KH Miftachul Akhyar di Ponpes Miftachus Sunnah

Bekaci | Senin, 07 November 2022 | 13:48 WIB

Anies Tancap Gas Kunjungan ke Berbagai Daerah, Demokrat: Perlu Sering Berdialog dengan Rakyat

Anies Tancap Gas Kunjungan ke Berbagai Daerah, Demokrat: Perlu Sering Berdialog dengan Rakyat

News | Senin, 07 November 2022 | 13:29 WIB

NasDem Yakin PKS Tidak Angkat Kaki Dari Koalisi, Walau Gerindra-PKB Terang-terangan Kasih Godaan

NasDem Yakin PKS Tidak Angkat Kaki Dari Koalisi, Walau Gerindra-PKB Terang-terangan Kasih Godaan

News | Senin, 07 November 2022 | 13:07 WIB

Survey Sandiaga Uno Sebagai Cawapres Ungguli Ridwan Kamil Hingga AHY

Survey Sandiaga Uno Sebagai Cawapres Ungguli Ridwan Kamil Hingga AHY

Bali | Senin, 07 November 2022 | 11:40 WIB

Pengamat: Ada Dugaan Selama Ini KIB Bentukan Istana untuk Jadi Perahu Ganjar

Pengamat: Ada Dugaan Selama Ini KIB Bentukan Istana untuk Jadi Perahu Ganjar

News | Senin, 07 November 2022 | 11:07 WIB

Terkini

Donald Trump Bersumpah Pertahankan Blokade, Iran Ancam Balasan Mengerikan

Donald Trump Bersumpah Pertahankan Blokade, Iran Ancam Balasan Mengerikan

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:31 WIB

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:28 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:20 WIB

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

News | Kamis, 30 April 2026 | 05:55 WIB

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB