Seorang Bocah Berusia Dua Tahun di Australia Tewas Setelah Diserang Anjing

Siswanto | ABC | Suara.com

Rabu, 09 November 2022 | 15:31 WIB
Seorang Bocah Berusia Dua Tahun di Australia Tewas Setelah Diserang Anjing
Ilustrasi anjing [Pixabay/Alexei_tm]

Suara.com - Komunitas Cowra, di sebelah barat negara bagian New South Wales Australia berduka setelah kematian seorang balita akibat serangan anjing.

Cowra terletak sekitar 305 km dari ibu kota NSW Sydney.

Jyedon Pollard yang berusia dua tahun sedang tinggal bersama ibunya di sebuah motel di Cowra ketika dia diserang oleh dua anjing pada Selasa (08/11) pagi.

Ia menderita luka serius di wajah dan lehernya yang digigit anjing.

Petugas polisi dipanggil ke Country Gardens Motor Inn di Grenfell Road sekitar pukul 10:20 waktu setempat kemarin, menyusul laporan bahwa bocah itu terluka parah.

Pada saat mereka tiba di tempat kejadian, anak itu telah dibawa ke rumah sakit setempat, kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Inspektur polisi Bob Noble mengatakan tidak ada saksi yang melihat langsung serangan yang terjadi di bagian belakang motel itu.

"Kedua anjing itu diamankan di halaman dan apa yang menyebabkan serangan itu akan diselidiki," kata Inspektur Noble.

"Ini merupakan serangkaian keadaan yang sangat disayangkan yang menyebabkan tragedi ini, dan upaya untuk mencoba menyelamatkan nyawanya adalah upaya yang melampaui kekuatan manusia."

Inspektur Noble mengatakan yang menemukan bocah itu dan segera membawanya ke rumah sakit adalah pemilik motel.

"Hati semua orang hancur, ketika seorang anak yang masih sangat muda meninggal dengan cara yang mengerikan, dan ini membuat banyak orang sedih."

Bocah itu diangkut dengan helikopter dari Cowra ke Rumah Sakit Westmead di Sydney di mana dia meninggal Selasa sore di meja operasi.

Masyarakat ikut berduka

Walikota Cowra Bill West mengatakan situasi tragis telah membuat semua orang di komunitas kecil itu bak mati rasa.

"Seluruh komunitas menawarkan dukungan kepada keluarga anak laki-laki itu atas peristiwa yang mengguncang dan mengerikan tersebut," kata West.

Dia mengatakan masyarakat dan mereka yang pertama kali merespon saat kejadian akan membutuhkan dukungan untuk mengatasi tragedi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:21 WIB

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:12 WIB

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:11 WIB

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:01 WIB