Ibu di Jerman Sekap Anaknya Selama Tujuh Tahun

Siswanto | BBC | Suara.com

Rabu, 09 November 2022 | 15:48 WIB
Ibu di Jerman Sekap Anaknya Selama Tujuh Tahun
BBC

Suara.com - Ibu dan kakek-nenek dari gadis berumur delapan tahun sedang diselidiki, setelah jaksa mengatakan anak itu dikurung selama tujuh tahun.

Dia akhirnya dibebaskan dari rumah pada akhir September dan sekarang berada di panti asuhan.

Petugas dari departemen kesejahteraan Jerman mengatakan dia kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari seperti menaiki tangga.

Anak itu juga dilaporkan belum pernah melihat hutan atau padang rumput.

Ibunya memberikan keterangan palsu kepada pihak berwenang, mengatakan bahwa mereka telah pindah ke Italia.

Rumah mereka di Attendorn, di daerah Sauerland di Jerman bagian barat, biasa-biasa saja. Sebuah tangga yang tidak seberapa panjang, langsung mengarah ke pintu berwarna cokelat.

Di balik tembok bercat putih, kata para jaksa, seorang ibu dan orang tuanya mengurung gadis kecil itu dari dunia luar selama tujuh tahun.

Selama itu, para jaksa meyakini gadis itu tidak pernah berkontak dengan orang lain, tidak pernah pergi ke sekolah, dan tidak pernah menghabiskan waktu di luar rumah.

Mereka mengatakan tidak ada bukti gadis kecil itu dianiaya secara fisik atau kekurangan gizi.

Kepala departemen kesejahteraan anak setempat, Michael Färber, mengatakan anak itu dapat membaca dan mengerjakan matematika, tetapi lebih banyak mengalami kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari: "Kita harus melihat bagaimana hasilnya."

Gadis kecil itu sekarang di bawah perawatan psikolog anak.

Seorang ahli dari Asosiasi Perlindungan Anak Nasional mengatakan kepada media Jerman: "Bagi anak itu, sekarang dunia terasa terbalik. Ini akan terasa seperti berada di planet lain."

Baca juga:

Jaksa sekarang mencoba untuk menentukan apa yang terjadi - dan menentukan langkah selanjutnya.

Mereka mengatakan ibu dan kakek-nenek dari anak itu tetap diam tentang kasus ini dan mereka belum dapat menetapkan motif.

Namun, secara luas diasumsikan bahwa sang ibu mungkin telah berusaha menjauhkan anak itu dari ayahnya, yang telah dia pisahkan sesaat sebelum gadis itu lahir.

Dia dilaporkan melarangnya melakukan kontak dengan anak itu. Namun, ketika masalah ini masuk ke ranah hukum, pengadilan memberikan hak asuh bersama pada 2016.

Pada saat itu, otoritas Jerman - dan sang ayah - percaya bahwa sang ibu telah meninggalkan negara itu bersama putrinya.

Pada 2015, dia secara resmi memberi tahu mereka bahwa dia telah pindah ke Italia.

Jaksa sekarang percaya bahwa pada kenyataannya, dia tidak pernah pergi dan mereka tinggal bersama orang tua dari pihak ibu yang, tampaknya, membantunya mempertahankan kepura-puraannya.

Banyak yang tidak percaya bahwa seorang anak bisa disembunyikan, tampaknya tanpa disadari, begitu lama di sebuah kota kecil berpenduduk 24.000 orang.

Pihak berwenang pernah menerima dua informasi tentang gadis itu dalam beberapa tahun terakhir, tetapi mereka mengatakan ketika mereka menyelidiki, tidak ada bukti kuat bahwa seorang anak ditahan di properti itu.

Pada Juni tahun ini, ada pasangan yang melaporkan telah melihat gadis kecil itu.

Laporan itu memicu penyelidikan yang menetapkan bahwa dia dan ibunya tidak pernah tinggal di Italia, dan itu mengarah pada penemuan mereka di rumah kakek-neneknya.

Kakek-nenek dan ibunya sedang diselidiki atas dugaan pemenjaraan dan perlakuan kejam yang melanggar hukum.

Jaksa mengatakan ibu itu bisa menghadapi hukuman 10 tahun penjara, tetapi sampai saat ini, belum ada tuntutan yang diajukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Semarak Berbagi, Paket Pangan dan Ribuan Takjil Disalurkan untuk Anak Panti Asuhan

Semarak Berbagi, Paket Pangan dan Ribuan Takjil Disalurkan untuk Anak Panti Asuhan

Lifestyle | Minggu, 08 Maret 2026 | 17:26 WIB

The Sultan Hotel & Residence Jakarta Gelar Christmas Safaribration, Perkenalkan Promo Tahun Baru

The Sultan Hotel & Residence Jakarta Gelar Christmas Safaribration, Perkenalkan Promo Tahun Baru

Lifestyle | Senin, 08 Desember 2025 | 16:41 WIB

Beda dari yang Lain, DJ Aloy Rayakan Ulang Tahun Reza Arap di Panti Asuhan Katolik

Beda dari yang Lain, DJ Aloy Rayakan Ulang Tahun Reza Arap di Panti Asuhan Katolik

Entertainment | Kamis, 16 Oktober 2025 | 12:32 WIB

Aksi Nyata PENGMAS Perma AGT FP Unila di Panti Asuhan Ruwa Jurai

Aksi Nyata PENGMAS Perma AGT FP Unila di Panti Asuhan Ruwa Jurai

Your Say | Kamis, 11 September 2025 | 16:30 WIB

85 Persen Anak Panti Bukan Yatim Piatu? Fakta Pahit di Balik Lembaga Kesejahteraan Sosial

85 Persen Anak Panti Bukan Yatim Piatu? Fakta Pahit di Balik Lembaga Kesejahteraan Sosial

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 13:52 WIB

Ulasan Buku The Tale of Two Dolls: Boneka Anjing dan Putri yang Angkuh

Ulasan Buku The Tale of Two Dolls: Boneka Anjing dan Putri yang Angkuh

Your Say | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 14:43 WIB

Ribuan Panti Asuhan Diduga Ilegal dan Berkedok Donasi, Kemensos Ancam Tutup Paksa

Ribuan Panti Asuhan Diduga Ilegal dan Berkedok Donasi, Kemensos Ancam Tutup Paksa

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 08:06 WIB

PPG Bahasa Indonesia Tumbuhkan Minat Literasi dengan Pembelajaran yang Asik

PPG Bahasa Indonesia Tumbuhkan Minat Literasi dengan Pembelajaran yang Asik

Your Say | Kamis, 24 April 2025 | 17:23 WIB

Kreatif! PPG Bahasa Indonesia Bina Anak Panti Lewat Pelatihan Buket Bunga

Kreatif! PPG Bahasa Indonesia Bina Anak Panti Lewat Pelatihan Buket Bunga

Your Say | Selasa, 22 April 2025 | 17:42 WIB

Terkini

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:51 WIB

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:19 WIB

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:44 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:39 WIB

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:00 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:53 WIB

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:32 WIB

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:29 WIB

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB