Fakta-fakta 8 Oknum Polisi Diduga Sekap Perawat: Bermula dari Minum Alkohol, Korban Dianiaya

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 08 November 2022 | 15:31 WIB
Fakta-fakta 8 Oknum Polisi Diduga Sekap Perawat: Bermula dari Minum Alkohol, Korban Dianiaya
Ilustrasi penganiayaan (Shutterstock).

Suara.com - Beredar kabar sebanyak 8 (delapan) oknum polisi menyerang salah satu rumah sakit di Medan, Sumatera Utara. Berikut fakta-fakta 8 oknum polisi diduga serang RS di Medan.

Penyerangan kelompok tersebut berlangsung pada Minggu (6/11/2022) sekitar pukul 05.00 WIB. Namun, kejadian tersebut diduga terjadi sejak pukul 01.00 WIB.

Diketahui kemudian bahwa lokasi penyerangan yakni Rumah Sakit Bandung di Jalan Mistar, Kota Medan tersebut ternyata milik Bendahara PDIP Sumut Mariahta Sitepu. Simak fakta-fakta 8 oknum polisi yang diduga menganiaya perawat.

1. Bermula dari Minum Alkohol

Mulanya, empat orang yang saling mengenal, yaitu Bripda T, A si perawat RS Bandung, serta dua mahasiswi berinsial D dan I nongkrong bersama di sebuah kafe. Mereka diketahui mengonsumsi alkohol.

Setelah mabuk, mereka pergi ke sebuah hotel di Jalan Gajah Mada Medan dengan memesan 2 kamar. Satu kamar digunakan oleh Bripda T dan D. Satu kamar lagi digunakan A dan I

2. Perawat Disekap

A dan I yang sedang dalam kondisi mabuk pun dikunci oleh Bripda T dari luar kamar hotel. Bripda T mengaku khawatir keduanya berbuat onar. A  pun merasa disekap.

A adalah seorang perawat yang kemudian menelpon sekuriti di RS Bandung bernama Brema. A juga sepertinya menelpon perawat lain bernama Wanda sekitar pukul 04.00 WIB.

baca juga

A mengatakan dirinya disekap dan dikunci dari luar kamar hotel yang terletak di Jalan Gajah Mada Medan. Kunci kamar tersebut dibawa oleh sepupunya yang menginap bersebelahan kamar dengan dirinya.

3. Bripda T Bawa Teman-temannya

Brema selaku sekuriti dan Wanda berusaha membuka pintu. Cekcok pun terjadi antara perawat RS Bandung dengan Bripda T. Bripda T pun menghubungi teman-temannya lewat grup WhatsApp. Mereka langsung mencari A dan sekuriti yang terlibat cekcok. Bripda Tito merasa dihina oleh Wanda karena disebut satpam. Ia pun mengeroyok Wanda.

Sementara motifnya melakukan penyekapan sudah disinggung yakni karena ingin menahan dua temannya yang mabuk. Ada kesalahpahaman disini versi Polda Sumut, di mana Bripda T sebetulnya tidak bermaksud menyekap.

4. Perawat Luka Parah karena Diinjak dan Dipukul

Perawat yang menjadi korban tersebut yakni Wanda mengalami luka parah dan sedang dirawat secara intensif di rumah sakit. Ia mengalami luka-luka cukup parah lantaran tubuhnya diinjak-injak dan kepala yang dipukul hingga ia pingsan.

5. Penyerangan Terjadi Dua Gelombang

Insiden penyerangan tersebut terjadi dalam 2 gelombang yakni pukul 05.00 WIB saat Bripda Tito dan rekannya mendatangi RS Bandung. Mereka mengeroyok Wanda hingga babak belur.

Atas dasar keributan di hotel itu, menjadi motif Bripda T bersama 6 rekan sesama polisi dan 1 orang warga sipil mendatangi RS Bandung pada pukul 05.00 pagi. Bripda T menunjuk Wanda Winata, yang kemudian wajah sang perawat dipukuli hingga lebam.

Kemudian, Bripda T kembali mendatangi RS Bandung dan melakukan pengeroyokan tetapi berhasil dilerai warga.

Salah satu oknum yang mengaku polisi dan melakukan penyerangan tersebut terbongkar identitasnya setelah menunjukkan namanya kepada salah satu korban. Pelaku tersebut bernama IR Siregar yang datang mengenakan helm, jaket dan celana hitam, serta sepatu hitam.

6. Pelaku Diamankan

Tim gabungan kepolisian diketahui telah mengamankan 8 oknum polisi usai diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang perawat RS Bandung. Mereka saat ini tengah diperiksa oleh Bidang Propam Polda Sumut dan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan demi penegakan hukum dan tindak tegas.

Adapun penangkapan kedelapan oknum polisi itu sudah dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi pada Senin (7/11/2022).

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Kasus Pria Aniaya Istri di Pinggir Jalan Daerah Depok, Berawal Bahas Masalah Utang

Kronologi Kasus Pria Aniaya Istri di Pinggir Jalan Daerah Depok, Berawal Bahas Masalah Utang

News | Selasa, 08 November 2022 | 14:38 WIB

Kronologi dan Motif 8 Oknum Polisi Sekap hingga Aniaya Perawat RS Bandung

Kronologi dan Motif 8 Oknum Polisi Sekap hingga Aniaya Perawat RS Bandung

News | Selasa, 08 November 2022 | 13:49 WIB

Diduga Terlibat Kasus Penganiayaan Perawat di RS Bandung Kota Medan, Lima Oknum Polisi Diperiksa

Diduga Terlibat Kasus Penganiayaan Perawat di RS Bandung Kota Medan, Lima Oknum Polisi Diperiksa

Sumut | Selasa, 08 November 2022 | 06:15 WIB

Sosok Pendatang Baru Ini Berpotensi Rebut Emas di Ajang Kejurkot PBSI

Sosok Pendatang Baru Ini Berpotensi Rebut Emas di Ajang Kejurkot PBSI

Sumut | Selasa, 08 November 2022 | 01:05 WIB

Terpopuler: Pengakuan Menggegerkan Ismail Bolong, Fakta Baru Suami Aniaya Istri di Depok

Terpopuler: Pengakuan Menggegerkan Ismail Bolong, Fakta Baru Suami Aniaya Istri di Depok

Jakarta | Selasa, 08 November 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×