Presiden Korsel: Sektor Swasta Mainkan Peran Besar dalam Transformasi Ekonomi

Diana Mariska

Senin, 14 November 2022 | 18:47 WIB
Presiden Korsel: Sektor Swasta Mainkan Peran Besar dalam Transformasi Ekonomi
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, di Bali pada Senin (14/11). (BAY ISMOYO / AFP)

Suara.com - Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, menyebut sektor swasta dan pasar memegang peranan kunci dalam keberhasilan transformasi sistem ekonomi serta penguatan perekonomian.

"Sektor swasta dan pasar harus memerankan peran sentral dalam mentransformasi sistem ekonomi dan memperkuat dasar ekonomi untuk mengatasi krisis," kata Presiden Yoon Suk Yeol dalam pidatonya di KTT B20 pada Senin (14/11).

Ia mengatakan bahwa selama masa pemulihan dari pandemi COVID-19, gangguan rantai pasokan dan serangkaian konflik geopolitik telah memicu kenaikan biaya produksi.

Oleh karena itu, solusi terhadap krisis bisa didorong dari sisi suplai, sementara pemerintah juga perlu meningkatkan perannya.

Namun, ia meyakini bahwa sektor swasta dan pasar juga mampu memainkan peran penting dalam penanganan krisis melalui transformasi sistem ekonomi dan penguatan dasar-dasar ekonomi.

Dalam upaya memperkuat peran sektor swasta, perombakan regulasi perlu dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan investasi, selain juga perlunya upaya untuk memulihkan kesehatan fiskal.

Saat ini, kata dia, Korsel telah secara signifikan meningkatkan investasi di bidang penelitian dan pengembangan teknologi sains yang cenderung sulit dijangkau oleh para pelaku bisnis.

Korsel juga mendukung pengembangan talenta-talenta di sektor teknologi.

Ia menilai kunci inovasi dari sisi pasokan yang dapat didorong oleh sektor swasta adalah transformasi digital.

Teknologi digital yang diterapkan pada industri dan data untuk mengurangi biaya dan menghasilkan nilai tambah baru merupakan proses yang terus menerus mengarah pada penciptaan bisnis baru.

Pertumbuhan yang dipimpin sektor swasta dan diupayakan oleh pemerintah Korsel juga berfokus pada transformasi digital.

Untuk memastikan perusahaan digital tidak terhambat oleh aturan, Korsel membuat inovasi pada aturan lama, sembari mengupayakan aturan digital yang ramah bisnis yang mempromosikan pengaturan secara mandiri, kata sang kepala negara. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Sampaikan Dukacita Serangan Bom Istanbul yang Tewaskan 6 Orang

Jokowi Sampaikan Dukacita Serangan Bom Istanbul yang Tewaskan 6 Orang

Malang | Senin, 14 November 2022 | 18:39 WIB

Rusia Tegaskan Isu Sergei Lavrov Masuk RS Saat Tiba di Bali Sebagai Puncak Kepalsuan

Rusia Tegaskan Isu Sergei Lavrov Masuk RS Saat Tiba di Bali Sebagai Puncak Kepalsuan

Jatim | Senin, 14 November 2022 | 18:17 WIB

Bertemu Xi Jinping, Biden Tekankan Ingin Hindari Konflik dengan China

Bertemu Xi Jinping, Biden Tekankan Ingin Hindari Konflik dengan China

News | Senin, 14 November 2022 | 18:15 WIB

Jokowi: di Setiap Tantangan, Pasti Ada Peluang, Jangan Pesimistis

Jokowi: di Setiap Tantangan, Pasti Ada Peluang, Jangan Pesimistis

Bisnis | Senin, 14 November 2022 | 18:09 WIB

Temani Jokowi di KTT G20 Bali, HP Jadul Mentri Luar Negri, Retno Marsudi Jadi Sorotan, Warganet: Udah Usang..

Temani Jokowi di KTT G20 Bali, HP Jadul Mentri Luar Negri, Retno Marsudi Jadi Sorotan, Warganet: Udah Usang..

Denpasar | Senin, 14 November 2022 | 18:00 WIB

Kritik Pelaksanaan G20, Walhi Jakarta Pasang Spanduk Sindiran di JPO Pinisi

Kritik Pelaksanaan G20, Walhi Jakarta Pasang Spanduk Sindiran di JPO Pinisi

Foto | Senin, 14 November 2022 | 17:41 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×