Deretan Ahli Ikut Bantu Tim Hengki Haryadi Singkap Misteri Sekeluarga Tewas Di Kalideres, Siapa Saja Mereka?

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Rabu, 16 November 2022 | 10:26 WIB
Deretan Ahli Ikut Bantu Tim Hengki Haryadi Singkap Misteri Sekeluarga Tewas Di Kalideres, Siapa Saja Mereka?
Krematorium Cilincing tempat satu keluarga tewas membusuk di Kalideres hendak dikremasi. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Polisi terus mendalami motif di balik kematian empat orang dalam satu keluarga di Perum Citra Garden Extension I, Kalideres, Jakarta Barat. Pendalaman dilakukan dengan melibatkan ahli Psikiatri hingga Psikologi Forensik.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi menyebut ahli Psikiatri dan Psikologi Forensik dilibatkan untuk mendalami secara komprehensif terkait profil keempat korban.

"Ahli Psikiatri dan Psikologi Forensik juga akan melaksanakan pendalaman secara komprehensif terhadap profil empat jenazah yang di temukan di TKP (tempat kejadian perkara)," kata Hengki kepada wartawan, Rabu (16/11/2022).

Di sisi lain, kata Hengki, pihaknya juga melibatkan ahli Patologi Anatomi, ahli Forensik Medikolegal, ahli Toksiologi, dan ahli DNA untuk memeriksa keempat jenazah. Pemeriksaan dilakukan hari ini di RS Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Pagi ini tim ahli gabungan dari RS Polri Sukanto dan RSCM Universitas Indonesia (interkolaborasi profesi) melaksanakan kegiatan pendalaman dan melengkapi pemeriksaan terhadap empat jenazah dalam rangka mencari keindetikan dengan bukti-bukti yang di temukan di lapangan," katanya.

Bukan Mati Kelaparan

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi. (Suara.com/Yasir)
Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi. (Suara.com/Yasir)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan sebelumnya telah memastikan empat orang dalam satu keluarga yang tewas ini bukan karena kelaparan. Namun, terkait adanya dugaan menganut paham tertentu menurutnya masih dalam penyelidikan.

"Sementara bukan karena kelaparan, tetapi penyebabnya apakah karena menganut aliran tertentu atau ada hal lain ini masih didalami," ujar Zulpan Selasa (15/11/2022) kemarin.

Sementara Hengki menyebut Budianto Gunawan (68) salah satu anggota keluarga yang tewas sempat menjual mobil Honda Brio pada Januari 2022 lalu. Mobil tersebut dijual ke salah satu showroom di kawasan Kalideres dengan harga Rp 160 juta.

baca juga

"Di jual (Budianto Gunawan) ke showroom di Kaliders pada bulan Januari. Dijual Rp 160 juta," ucap Hengki.

Temuan Buku Ajaran Agama

Rumah satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, dipasangi plastik di bagian depannya, Sabtu (12/11/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Rumah satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, dipasangi plastik di bagian depannya, Sabtu (12/11/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Terpisah, ketua harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto mengungkap adanya temuan barang bukti baru dalam kasus ini. Salah satunya berupa buku-buku berbagai ajaran agama.

"Berdasarkan informasi yang kami terima bahwa di TKP ditemukan beberapa buku yang berisi ajaran dari beberapa agama. Barang bukti tersebut sedang didalami oleh penyidik," kata Benny kepada wartawan, Selasa (16/11/2022).

Di sisi lain, Benny menyebut para korban diduga juga memiliki perilaku yang tidak biasa yakni menggunakan alas kaki plastik. Hal ini diketahui berdasar hasil pemeriksaan saksi di sekitar tempat tinggal korban.

"Beberapa saksi pernah melihat beberapa (korban) memakai alas kaki plastik," ungkap Benny.

Temuan hal tidak biasa hingga bukti baru terkait buku-buku tersebut menurutnya membuka ruang berbagai kemungkinan motif di balik kasus ini.

"Penyidik ketika menangani kasus selalu membuka ruang segala kemungkinan motif kasus tersebut. Melihat adanya hal-hal yang tidak biasa, seperti korban menutup diri dari keluarga, menggunakan alas kaki ditutup plastik, tidak mau ada listrik dan tidak ada makanan di TKP, maka temuan buku-buku menjadi penting untuk didalami, apakah mungkin ada kaitannya dengan peristiwa tersebut," ujar Benny.

"Ini tentunya perlu menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratoris terhadap beberapa barang bukti lainnya seperti handphone dan lain-lain," imbuhnya.

Dugaan Penganut Sekte Apokaliptik

Suasan rumah satu keluarga tewas membusuk di Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (12/11/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Suasan rumah satu keluarga tewas membusuk di Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (12/11/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Kriminolog dari Universitas Indonesia (UI), Adrianus Eliasta Meliala sempat menduga keempat korban menganut paham apokaliptik. Peristiwa ini menurutnya serupa dengan kematian massal pengikut sekte Peoples Temple pimpinan Jim Jones di Guyana, Amerika Selatan pada 1978.

"Jadi mungkin mirip dengan kelompok yang mati massal di Guyana. Atau yang melakukan sesajian massal di pinggir laut dan malah disapu ombak semua. Karena kematian adalah tujuan akhir, maka mereka tidak takut," ungkap Adrianus kepada wartawan, Senin (14/11/2022).

Pihak kepolisian sempat menyebut keempat korban, yakni Rudyanto Gunawan (71), Margaretha (68), Budianto Gunawan (68), dan Dian (42) ditemukan tewas dalam kondisi lambung tidak terisi.

Adrianus menilai keempat korban bisa jadi memilih cara mengakhiri hidupnya dengan tidak makan. Meskipun cara tersebut tergolong ekstrim.

"Mungkin ini konsepsi "silih" yakni membuat diri menderita demi suatu kenikmatan di kemudian hari," jelasnya.

Adapun, terkait adanya temuan bahwa korban sempat menunggak listrik hingga berupaya menjual rumah menurut Adrianus tidak serta merta berindikasi ada faktor ekonomi di balik peristiwa ini. Sebab, bisa jadi hal tersebut menurut Adrianus merupakan bagian dari cara korban mempersiapkan 'keberangkatan' menuju akhir dunia.

"Kalau cuma menunggak listrik atau jual rumah, itu mah kecil. Kemungkinan itu bagian dari persiapan untuk "berangkat" tersebut," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Kematian Satu Keluarga di Kalideres: Tim Ahli Gabungan Kolaborasi Periksa Penyebab Kematian

Misteri Kematian Satu Keluarga di Kalideres: Tim Ahli Gabungan Kolaborasi Periksa Penyebab Kematian

Jakarta | Rabu, 16 November 2022 | 10:14 WIB

Temuan Baru Berupa Buku Berbagai Ajaran Agama, Membuat Peristiwa Kematian Satu Keluarga Tewas di Kalideres Semakin Menjadi Misteri

Temuan Baru Berupa Buku Berbagai Ajaran Agama, Membuat Peristiwa Kematian Satu Keluarga Tewas di Kalideres Semakin Menjadi Misteri

Tangsel | Rabu, 16 November 2022 | 09:00 WIB

Puslabfor Cek Suhu Dan Kelembapan 3 Ruangan TKP Sekeluarga Tewas Di Kalideres, Begini Penjelasan Polri

Puslabfor Cek Suhu Dan Kelembapan 3 Ruangan TKP Sekeluarga Tewas Di Kalideres, Begini Penjelasan Polri

News | Rabu, 16 November 2022 | 08:44 WIB

Misteri Hilangnya Mobil Milik Keluarga Tewas di Kalideres, Tetangga Baru Sadar Usai Kasus Kematian Terungkap

Misteri Hilangnya Mobil Milik Keluarga Tewas di Kalideres, Tetangga Baru Sadar Usai Kasus Kematian Terungkap

News | Rabu, 16 November 2022 | 08:34 WIB

Bukan Dipicu Aliran Apokaliptik, Pakar Duga Penyebab Lain Kematian Keluarga Kalideres Persoalan Harta?

Bukan Dipicu Aliran Apokaliptik, Pakar Duga Penyebab Lain Kematian Keluarga Kalideres Persoalan Harta?

News | Rabu, 16 November 2022 | 08:37 WIB

Polisi Tunggu Hasil Forensik Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres

Polisi Tunggu Hasil Forensik Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres

Banten | Selasa, 15 November 2022 | 22:27 WIB

Soal Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Polda Metro Jaya: Tunggu Hasil Forensik

Soal Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Polda Metro Jaya: Tunggu Hasil Forensik

Jakarta | Rabu, 16 November 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

Video | Minggu, 01 November 2026 | 15:08 WIB

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 15:04 WIB

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

×