Polisi Bakal Ungkap Misteri Tewasnya Sekeluaga Di Kalideres Siang Ini, Benarkah Karena Ritual Puasa Sampai Mati?

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Senin, 21 November 2022 | 09:53 WIB
Polisi Bakal Ungkap Misteri Tewasnya Sekeluaga Di Kalideres Siang Ini, Benarkah Karena Ritual Puasa Sampai Mati?
Tim gabungan dari Polda Metro Jaya melakukan olah TKP kasus penemuan satu keluarga yang meninggal dunia di Komplek perumahan Citra Garden 1 Extencion Kalideres Jakarta Barat, Rabu (16/11/2022) ini. [Suara.com/Yaumal]

"Ini kasus yang rumit yang perlu kehati-hatian," ujar dia.

Dugaan Sekte Apokaliptik Hingga Ritual Santhara

Ilustrasi ritual Santhara. (Foto: Ist/mokshasadhana.blogspot.com)
Ilustrasi ritual Santhara. (Foto: Ist/mokshasadhana.blogspot.com)

Rudyanto Gunawan (71), Margaretha (68), Budianto Gunawan (68), dan Dian (42) ditemukan tewas di rumahnya pada 10 November 2022 lalu. Hingga kekinian, motif dan penyebab daripada kematian korban belum terungkap.

Sejumlah dugaan muncul. Salah satunya terkait adanya kemungkinan korban menganut paham apokaliptik.

Kriminolog dari Universitas Indonesia (UI), Adrianus Eliasta Meliala menyebut peristiwa ini serupa dengan kematian massal pengikut sekte Peoples Temple pimpinan Jim Jones di Guyana, Amerika Selatan pada 1978.

"Jadi mungkin mirip dengan kelompok yang mati massal di Guyana. Atau yang melakukan sesajian massal di pinggir laut dan malah disapu ombak semua. Karena kematian adalah tujuan akhir, maka mereka tidak takut," ungkap Adrianus kepada wartawan, Senin (14/11/2022).

Pihak kepolisian sempat menyebut keempat korban ditemukan tewas dalam kondisi lambung tidak terisi. Meski mereka memastikan korban bukan mati akibat kelaparan.

Adrianus menilai keempat korban bisa jadi memilih cara mengakhiri hidupnya dengan tidak makan. Meskipun cara tersebut tergolong ekstrim.

"Mungkin ini konsepsi "silih" yakni membuat diri menderita demi suatu kenikmatan di kemudian hari," katanya.

baca juga

Di sisi lain, kematian sekeluarga di Kalideres ini memicu banyak spekulasi dan dugaan di media sosial. Salah satunya ada yang menyebut terkait ritual Santhara. Ritual ini disebut dilakukan selama 30-35 hari di mana seseorang tidak makan atau minum (puasa) hingga meninggal.

Merujuk dari beberapa sumber, ritual Santhara termasuk ritual kuno yang telah dipraktikan oleh penganut sekte Jain sejak berabad-abad lalu untuk menghadapi kematian.

Bagi penganutnya, Santhara adalah ujian spiritualitas tertinggi yakni cara untuk menundukkan semua nafsu dan mempersiapkan jalan yang dimurnikan menuju kematian.

Sementara itu Presiden Jain, Yuva Mahasabha Sachin Jain di India mengatakan, bahwa Santhara bukan tentang kematian, tapi jalan untuk mencapai Moksha yang merupakan cara untuk menghargai hidup dan mati.

Ritual ekstrem ini sebenarnya hanya bisa dilakukan atas izin dari guru spiritual dan keluarga yang bersangkutan.

Bagi para penganut sekte ini, Santhara adalah simbol penyerahan diri menuju puncak ketenangan dan ketentraman dan meninggalkan hal-hal duniawi.

Menurut mereka, Santhara harus dilakukan dengan dilandasi niat spiritual bukan untuk mengakhiri hidup dengan cepat ataupun dengan kekerasan.

Masih menyitat sejumlah sumber, ritual ini dimulai ketika orang yang melakukan ritual Santhara terlebih dahulu berpuasa seperti biasa dengan asupan makanan padat dan minuman dalam takaran yang sedikit.

Secara bertahap mereka akan mengurangi porsi makanan dan cukup dengan air minum saja sampai akhirnya berhenti minum air.

Normalnya perjalanan ritual ini berlangsung selama 30-35 hari karena pada dasarnya kematian akan menghampiri secara alami. Selama menghabiskan masa-masa sulit tersebut mereka akan didengarkan dengan tulisan suci, meditasi dan introspeksi diri hingga benar-benar mati kelaparan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkembangan Penyelidikan Kasus Kematian Satu Keluarga Secara Misterius Diumumkan Siang Ini

Perkembangan Penyelidikan Kasus Kematian Satu Keluarga Secara Misterius Diumumkan Siang Ini

Jakarta | Senin, 21 November 2022 | 09:24 WIB

Dugaan Psikolog Forensik soal Kematian 1 Keluarga di Kalideres: Kombinasi Pembunuhan dan Bunuh Diri

Dugaan Psikolog Forensik soal Kematian 1 Keluarga di Kalideres: Kombinasi Pembunuhan dan Bunuh Diri

Manado | Minggu, 20 November 2022 | 13:46 WIB

10 Hari Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Penyebab Masih Jadi Misteri

10 Hari Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Penyebab Masih Jadi Misteri

Cianjur | Minggu, 20 November 2022 | 07:00 WIB

Kesaksian Terbaru Kasus Keluarga Kalideres: Anak Diperiksa hingga Dugaan Sekte Sesat

Kesaksian Terbaru Kasus Keluarga Kalideres: Anak Diperiksa hingga Dugaan Sekte Sesat

News | Sabtu, 19 November 2022 | 21:15 WIB

Penyebab Tewasnya Sekeluarga Kalideres Bukan karena Kelaparan, Psikolog Forensik : Kombinasi Pembunuhan dan Bunuh Diri

Penyebab Tewasnya Sekeluarga Kalideres Bukan karena Kelaparan, Psikolog Forensik : Kombinasi Pembunuhan dan Bunuh Diri

Mamagini | Sabtu, 19 November 2022 | 21:11 WIB

Motif Kematian 4 Anggota Keluarga di Kalideres Terungkap, Tim Forensik RS Polri Beberkan Penyebabnya

Motif Kematian 4 Anggota Keluarga di Kalideres Terungkap, Tim Forensik RS Polri Beberkan Penyebabnya

Cianjur | Sabtu, 19 November 2022 | 17:36 WIB

Ini Ajaran Santhara yang Diduga Dianut Keluarga yang Tewas di Kalideres: Tak Makan 35 Hari Sebelum Mati

Ini Ajaran Santhara yang Diduga Dianut Keluarga yang Tewas di Kalideres: Tak Makan 35 Hari Sebelum Mati

Depok | Sabtu, 19 November 2022 | 16:39 WIB

Terkini

Mengenal Makna Spiritual Angka Jawa, Pengingat Bijak Bahwa Hidup Ada Batasnya

Mengenal Makna Spiritual Angka Jawa, Pengingat Bijak Bahwa Hidup Ada Batasnya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:43 WIB

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:41 WIB

PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas

PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 10:39 WIB

Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset

Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset

Health | Minggu, 27 September 2026 | 10:39 WIB

Semeru Erupsi 4 Kali pada Minggu Pagi, Warga Diminta Jauhi Sejumlah Zona Rawan

Semeru Erupsi 4 Kali pada Minggu Pagi, Warga Diminta Jauhi Sejumlah Zona Rawan

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:32 WIB

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:30 WIB

71.744 Sekolah Ditargetkan Direvitalisasi pada 2027, Wilayah 3T Jadi Prioritas

71.744 Sekolah Ditargetkan Direvitalisasi pada 2027, Wilayah 3T Jadi Prioritas

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:27 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 10:22 WIB

IHSG Anjlok Parah! Asing Bawa Kabur Rp559,16 Miliar dalam Sepekan

IHSG Anjlok Parah! Asing Bawa Kabur Rp559,16 Miliar dalam Sepekan

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:14 WIB

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 10:11 WIB

×