Belum Seminggu, Anwar Ibrahim Sudah Bikin 6 Gebrakan Baru: Tolak Gaji hingga Ogah Naik Mobil Dinas

Farah Nabilla
Belum Seminggu, Anwar Ibrahim Sudah Bikin 6 Gebrakan Baru: Tolak Gaji hingga Ogah Naik Mobil Dinas
Anwar Ibrahim (MOHD RASFAN / POOL / AFP)

Anwar Ibrahim menolak fasilitas Perdana Menteri Malaysia. Berikut ini beberapa gebrakannya dari tolak gaji, mobil dinas, dan perbaiki hubungan dengan Indonesia.

Suara.com - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim baru saja dilantik di Istana Negara Malaysia Kamis, (24/11). Meski belum ada seminggu, Anwar Ibrahim sudah bikin gebrakan seperti menolak menggunakan beberapa fasilitas.

Tak hanya itu, ada beberapa terobosan tak populer dari Anwar Ibrahim yang cukup mengagetkan. Apa saja?

1. Tolak Menggunakan Mobil Dinas

Anwar Ibrahim menolak menggunakan mobil dinas yang baru saja dibeli. Mobil itu adalah Mercedes-Benz S600 yang dibeli oleh Departemen Perdana Menteri sebelum Anwar Ibrahim mulai menjabat yakni Jumat (25/11).

Baca Juga: Mobil Dinas Polri Tabrak Pemotor di Rawamangun, Polisi Selidiki

Hal ini ia umumkan melalui Facebook-nya. "Saya tidak ingin pengeluaran publik baru dihabiskan untuk saya," katanya dalam sebuah unggahan Facebook pada Minggu (27/11/2022) malam.

Ia memilih menggunakan kendaraan apapun untuk sehari-hari. Anwar pun menambahkan, “Sebaliknya, saya akan menggunakan kendaraan apa pun yang tersedia untuk penggunaan resmi sehari-hari,"

2. Tidak Perlu Renovasi Kantor

Selain menolak menggunakan mobil dinas, Anwar juga menyatakan tidak perlu ada renovasi yang dilakukan terhadap kantornya. Baginya, hal ini hanyalah pemborosan dana masyarakat.

3. Tidak Mengambil Gaji dan Memangkas Gaji Menteri Kabinetnya

Baca Juga: Tabrak Pemotor di Perempatan Jalan Pemuda Rawamangun, Warga: Mobil Dinas Polri Terobos Lampu Merah dan Coba Kabur

Tak hanya menolak mobil dinas dan renovasi kantor, Anwar Ibrahim juga secara tegas menyatakan penolakan gaji untuknya. Penolakan itu ia sampaikan dalam Konferensi Pers Perdana pada Kamis (24/11) dan pada janji kampanyenya untuk melawan korupsi.