Mengenal Tradisi Suku Dayak dan Asal-Usulnya, Asli Pulau Kalimantan

Aulia Hafisa | Suara.com

Rabu, 30 November 2022 | 09:51 WIB
Mengenal Tradisi Suku Dayak dan Asal-Usulnya, Asli Pulau Kalimantan
Ilustrasi Orang Dayak - Tradisi Suku Dayak dan Asal-Usulnya (Shutterstock)

Suara.com - Indonesia terkenal dengan adanya beragam suku yang tersebar di berbagai wilayah, salah satunya ada Suku Dayak di Kalimantan. Sampai saat ini, suku Dayak masih memegang erat adat dan juga tradisinya secara turun temurun. Hingga tak heran jika tradisi suku Dayak dan asal-usulnya sangat menarik untuk dibahas. 

Seperti yang diketahui, suku Dayak adalah penduduk asli yang sudah mendiami Pulau Kalimantan sejak puluhan tahun lalu. Menurut sejarah, suku Dayak memiliki total 268 sub-suku yang kemudian dibagi menjadi 6 rumpun yakni Rumpun Punan, Rumpun Klemantan, Rumpun Iban, Rumpun Apokayan, Rumpun Murut, dan juga Rumpun Ot Danum. 

Masing-masing sub-suku serta rumpun Suku Dayak ini memiliki adat istiadat, budaya, dan juga tradisi yang hampir sama. Keberadaan masyarakat Suku Dayak dari Pulau Kalimantan juga tidak hanya bisa ditemukan di wilayah Indonesia, akan tetapi juga sampai ke negara tetangga tepatnya di Sabah dan Sarawak, Malaysia. 

Asal-Usul Suku Dayak 

Pada awalnya, nama Suku Dayak merupakan pemberian penjajah Belanda yang saat itu tengah menempati pulau Kalimantan karena melakukan ekspansi di pulau Borneo. Suku Dayak merupakan suku asli pedalaman yang tinggal di dekat aliran sungai di hutan Kalimantan. 

Tempat tinggalnya yang berada di tengah hutan ini, membuat mayoritas penduduk suku Dayak dikenal dengan kebudayaan maritim atau baharinya. Hal ini lantaran rata-rata mata pencaharian mereka yaitu sebagai nelayan di huluan sungai untuk mencari bahan baku makanan. 

Total ada 268 sub kelompok etnis suku umumnya tinggal di aliran sungai atau pegunungan pedalaman wilayah selatan dan di tengah pulau Kalimantan. Diketahui, suku ini pernah mendirikan sebuah kerajaan namun akhirnya dikalahkan oleh kerajaan Majapahit. Ketika kerajaan tersebut runtuh, banyak masyarakat Dayak terpisah. 

Salah satu alasanya karena mereka telah mengenal agama, seperti Islam, Kristen, Budha dan lainnya. Sehingga mereka lebih memilih lepas dari adat dan kebudayaan Dayak karena bertentangan dengan ajaran agamanya. Mereka yang memilih meninggalkan kampung halaman, kemudian membentuk koloni baru, yaitu suku Melayu dan Banjar.  

Seperti yang disebutkan sebelumnya, suku Dayak memiliki 6 rumpun. Keenam rumpun itu antara lain yakni Rumpun Klemantan, Rumpun Murut, Rumpun Iban,  Rumpun Apokayan, Rumpun Punan dan Rumpun Ot Danum- Ngaju. Rumpun Dayak Punan adalah sub etnis suku Dayak yang diperkirakan paling lama berada di pulau Kalimantan. 

Selanjutnya, kenam rumpun Dayak tersebut, kembali diklasifikasikan menjadi 405 sub-etnis suku Dayak yang masing-masing memiliki karakteristik dan ciri khas yang berbeda-beda. Namun, beberapa tradisi dan budayanya masih tak jauh berbeda dengan etnis aslinya. 

Tradisi Suku Dayak 

Sebagai suku terbesar di Indonesia, suku Dayak memiliki beragam tradisi yang unik dan berbeda dari suku lainnya. Berikut ini beberapa tradisi unik suku Dayak: 

1. Telingaan Aruu 

Tradisi pertama suku Dayak yaitu telingaan Aruu atau tradisi Suku Dayak memanjangan telinga. Tradisi ini sudah dilakukan turun temurun. Untuk dapat memanjangkan teling, mereka harus menggunakan anting-anting yang berbentuk gelang besar dan terbuat dari tembaga. Anting-anting berukuran besar jika dalam bahasa kenyah disebut dengan belaong. 

2. Kwangkey 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Perintahkan Kapolri Tanggapi Kuota Khusus Permintaan Panglima Jilah Soal Pendidikan Militer Anak-Anak Dayak

Jokowi Perintahkan Kapolri Tanggapi Kuota Khusus Permintaan Panglima Jilah Soal Pendidikan Militer Anak-Anak Dayak

| Selasa, 29 November 2022 | 16:54 WIB

Panglima Tempur Jilah ke Jokowi: Kami Rindu ada Jenderal Militer Penjaga IKN dan NKRI dari Suku Dayak

Panglima Tempur Jilah ke Jokowi: Kami Rindu ada Jenderal Militer Penjaga IKN dan NKRI dari Suku Dayak

| Selasa, 29 November 2022 | 16:03 WIB

Diminta Kuota Khusus Sekolah TNI-Polri untuk Anak-anak Dayak, Jokowi Serahkan Jumlahnya ke Kapolri

Diminta Kuota Khusus Sekolah TNI-Polri untuk Anak-anak Dayak, Jokowi Serahkan Jumlahnya ke Kapolri

News | Selasa, 29 November 2022 | 14:55 WIB

Terkini

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:39 WIB

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:30 WIB

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB