Zulfan Lindan Sebut Bandar Pemilu Sudah Siap, Porsi Suara dan Partai Telah Ditentukan?

Rifan Aditya | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 09 Desember 2022 | 19:41 WIB
Zulfan Lindan Sebut Bandar Pemilu Sudah Siap, Porsi Suara dan Partai Telah Ditentukan?
Zulfan Lindan (YouTube/Total Politik)

Suara.com - Politikus senior Zulfan Lindan menyebutkan bahwa bandar-bandar politik atau yang sering kali disebut oligarki sebenarnya sudah menyiapkan diri.

Hal ini dinyatakan sendiri oleh Zulfan Lindan dalam perbincangannya di kanal YouTube Total Politik. Menurut Zulfan Lindan, meskipun Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masih dua tahun lagi bandar-bandar politik sudah siap.

Dia menyebutkan bahwa bandar politik sudah menentukan porsi masing-masing partai atau kandidat.

"Jadi kita bisa lihat pemilu kita nanti ini sebenarnya bandar-bandarnya sudah ada," kata Zulfan Lindan.

Zulfan Lindan Anggota Komisi VII (Youtube DPR RI)
Zulfan Lindan (Youtube DPR RI)

"Porsi si A berapa porsi si B berapa, siapa pemenangnya siapa ini partai ini sudah ada," tambahnya.

Zulfan Lindan sendiri tak lebih lanjut membahas soal kesiapan bandar yang dia sebut.

Pesoalan bandar Pemilu, istilah tersebut mulai muncul di belakangan ini usai kelakar wakil ketua umum Partai Gelora, Fahri Hamzah.

Ungkapan Fahri Hamzah terkait dengan komentarnya pada batalnya deklarasi koalisi pendukung Anies pada 10 November 2022 lalu.

Fahri Hamzah Soal Bandar

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menyebutkan bahwa mundurnya deklarasi koalisi pendukung Anies Baswedan terkait dengan belum ada kesepakatan bandar.

Fahri menyebutkan untuk memenuhi Presidential Threshold 20 persen, partai bisa bergabung untuk membangun koalisi namun keputusan itu tergantung dengan sosok bandar.

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah [SuaraSulsel.id/Dokumentasi Gelora]
Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah [SuaraSulsel.id/Dokumentasi Gelora]

"Ya ini maksudnya pembelian tiket itu pengumpulan tiket 20 persen itu bukan kerja Parpol ini kerja bandar, parpol enggak sanggup Anies Baswedan enggak sanggup," ungkap Fahri Hamzah dalam perbincangan di Adu Persektif.

"Ini deklarasi tanggal 10 November udah gagal bos, gara-gara bandar belum sepakat, duit belum terkumpul, 20 persen belum terkumpul ya gagal," imbuhnya.

Lebih lanjut Fahri Hamzah meyebutkan bahwa partai yang cukup terbebas dari bandar adalah PDI Perjuangan.

Pasalnya PDIP sudah memenuhi ambang batas 20 persen dari presidential threshold dari pemilu sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polemik Ketua MPR Bamsoet yang Minta Pemilu 2024 Dipikir Lagi: Bikin Panas, Banjir Kritik

Polemik Ketua MPR Bamsoet yang Minta Pemilu 2024 Dipikir Lagi: Bikin Panas, Banjir Kritik

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 16:11 WIB

Elite Politik Jangan Nekat Realisasikan Presiden Tiga Periode, Analis: Nasib Jokowi Jadi Taruhannya

Elite Politik Jangan Nekat Realisasikan Presiden Tiga Periode, Analis: Nasib Jokowi Jadi Taruhannya

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 15:30 WIB

Minta Penyelenggaraan Pemilu 2024 Dihitung Kembali, Bamsoet Terserang Penyakit 'Covid Politik'?

Minta Penyelenggaraan Pemilu 2024 Dihitung Kembali, Bamsoet Terserang Penyakit 'Covid Politik'?

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 14:48 WIB

Terkini

Proyek IT MBG Rp1,2 T Dituding Gaib, Kepala BGN Pastikan Anggaran Nyata dan Transparan

Proyek IT MBG Rp1,2 T Dituding Gaib, Kepala BGN Pastikan Anggaran Nyata dan Transparan

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:40 WIB

Bukan Sekadar Pelengkap, Sekjen KPP RI: Legislator Perempuan Kini Bagian dari Pengambil Kebijakan

Bukan Sekadar Pelengkap, Sekjen KPP RI: Legislator Perempuan Kini Bagian dari Pengambil Kebijakan

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:37 WIB

Jadi Tersangka, Eks Kadis LH Jakarta Asep Kuswanto Lalai Kelola Bantargebang Sejak 2024

Jadi Tersangka, Eks Kadis LH Jakarta Asep Kuswanto Lalai Kelola Bantargebang Sejak 2024

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:35 WIB

PKS Mendadak Copot Khoirudin dari Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta, Ada Apa?

PKS Mendadak Copot Khoirudin dari Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta, Ada Apa?

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:24 WIB

Istri Nadiem Makarim Sambangi DPR RI, Minta Audensi Terkait Kasus Chromebook

Istri Nadiem Makarim Sambangi DPR RI, Minta Audensi Terkait Kasus Chromebook

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:11 WIB

Jutaan Laporan Masuk, KAI Temukan Puluhan Kasus Pelecehan Seksual

Jutaan Laporan Masuk, KAI Temukan Puluhan Kasus Pelecehan Seksual

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:09 WIB

Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!

Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:05 WIB

Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata

Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:01 WIB

Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?

Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:47 WIB

Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat

Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:35 WIB