Suara.com - Anies Baswedan telah dideklarasikan menjadi bakal calon presiden Partai Nasional Demokrat (NasDem) sejak awal Oktober lalu.
Anies menjadi pilihan NasDem karena berbagai pertimbangan, salah satunya karena disebut bisa mempersatukan bangsa.
Hal ini dinyatakan sendiri Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai NasDem, Ahmad Ali.
"Di zaman kepemimpinan Anies Baswedan, toleransi beragama sangat diutamakan dan itu menjadi salah satu alasan Partai NasDem menunjuknya sebagai Presiden dan Insyaallah Anies Baswedan bisa menjaga kesatuan dan perbedaan yang ada di Seluruh Rakyat Indonesia," ungkap Ahmad Ali seperti yang dikutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com.
"Tentunya untuk melahirkan keadilan di Indonesia tidak hanya lahir dari Partai NasDem, melainkan dari seluruh masyarakat, kader, dan para relawan," tambahnya.
Ahmad Ali juga menyebutkan bahwa Anies adalah pemimpin yang selalu difitnah sana-sini namun tak pernah membalasnya.
![Anies Baswedan di Makassar [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/12/10/55877-anies-baswedan.jpg)
Dalam menghadapi pemilu, dia mengimbau para kader atau relawan tidak melakukan penghinaan terhadap lawan. Sebab menurutnya Pemilu semestinya berlangsung dengan aman dan damai.
"Kita berharap bisa melewati Pemilu 2024 dengan aman dan damai, karena tidak baik juga ketika kita menang akan tetapi negara ini terpecah belah," ungkap Ahmad Ali.
Ganjar Sempat Jadi Opsi
Dalam Rakernas NasDem pada Juni lalu, NasDem merekomendasikan tiga nama, yakni Anies Baswedan, Andika Perkasa, dan Ganjar Pranowo sebagai capres.
Namun keputusan NasDem pada Oktober berakhir pada sosok mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
![Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan [Kolase]](https://media.suara.com/pictures/original/2022/12/09/47944-ganjar-pranowo-dan-anies-baswedan-kolase.jpg)
"Mas Ganjar, Mas Anies itu menjadi pilihan NasDem itu pendukungnya banyak, termasuk Pak Andika, tapi akhirnya kan harus milih satu," ungkap Gus Choi dalam perbincangan yang di kanal YouTube Total Politik.
"Ketika milih Anies karena dari sekian yang merespons itu Anies, Mas Ganjar karena terpaku pada partainya, setia pada partainya kita tidak pada saat harus menampilkan yang paling siap adalah Mas Anies," imbuhnya.
Lebih lanjut Gus Choi menyebutkan bahwa jika suatu saat Ganjar diusung oleh partai lain, NasDem akan bersaing dengan sehat.
"Artinya ketika Mas Ganjar diusung oleh siapa, kita tidak akan memusihi, tidak akan mencari kesalahan, kita ingin tampil berkompetisi secara fair, karena masing-masing ini sudah pernah kita usung."