Bukan Anies-AHY Atau Ganjar-Erick, Duet Ini Bakal Jadi Jawara Kalau Pilpres Digelar Sekarang Menurut Survei KPN

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 13 Desember 2022 | 20:42 WIB
Bukan Anies-AHY Atau Ganjar-Erick, Duet Ini Bakal Jadi Jawara Kalau Pilpres Digelar Sekarang Menurut Survei KPN
Prabowo-Muhaimin saat menyambangi KPU dalam rangka pendaftaran parpol peserta Pemilu 2024. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Lembaga survei Kajian Politik Nasional (KPN) merilis hasil survei terbarunya soal simulasi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden jelang Pilpres 2024 mendatang. Hasilnya, duet Prabowo Subianto dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin selalu menang dari duet lain.

Direktur Riset KPN Tamil Selvan menjelaskan, pihaknya memberikan pertanyaan kepada responden dengan pertanyaan, jika Pilpres dilakukan saat ini, dari daftar pasangan berikut ini, siapa yang anda pilih jadi Presiden dan Wakil Presiden RI?.

"Hasilnya pasangan Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin unggul dengan 29 persen," kata Tamil dalam paparannya, Selasa (13/12/2022).

Kemudian pada urutan kedua ada duet Ganjar Pranowo-Erick Thohir dengan 27,5 persen, selanjutnya duet Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 26 persen.

Survei elektabilitas Lembaga survei Kajian Politik Nasional (KPN) terkait pasangan capres-cawapres pada Pemilu 2024. [Tangkapan layar]
Survei elektabilitas Lembaga survei Kajian Politik Nasional (KPN) terkait pasangan capres-cawapres pada Pemilu 2024. [Tangkapan layar]

Sedangkan di urutan paling buncit ada duet Puan Maharani-Ridwan Kamil dengan 6 persen.

Pihaknya lalu coba melakukan simulasi yang kedua dengan pertanyaan yang sama disodorkan ke responden. Hasilnya duet Prabowo-Cak Imin tetap unggul dengan 29,2 persen, Ganjar-Airlangga 26,5 persen, duet Anies-AHY 26 persen, dan Puan Maharani-Ridwan Kamil dengan 6,2 persen.

Pada simulasi yang ketiga juga hasilnya kurang lebih masih sama, dimana duet Prabowo-Cak Imin unggul dengan 30 persen, duet Ganjar-Airlangga 26,5 persen, lalu duet Anies Baswedan-Ahmas Syaikhu 23 persen dan duet Puan-Sandiaga Uno 7 persen.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada periode 14-20 November 2022, dengan melibatkan jumlah sampel sebanyak 1.200 responden.

Teknik pengambilan sampel sendiri dilakukan dengan metode multistage random sampling, dengan menerapkan margin of error sebesar ±2,83 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Buah Prabowo Caci Anies Kacang Lupa Kulitnya, Lupa 'Tikungan Tajam' Jokowi Pada 2014?

Anak Buah Prabowo Caci Anies Kacang Lupa Kulitnya, Lupa 'Tikungan Tajam' Jokowi Pada 2014?

News | Selasa, 13 Desember 2022 | 17:16 WIB

Survei KPN Elektabilitas Capres 2024: Prabowo Duduki Posisi Puncak, Ganjar dan Anies Menyusul di Belakang

Survei KPN Elektabilitas Capres 2024: Prabowo Duduki Posisi Puncak, Ganjar dan Anies Menyusul di Belakang

News | Selasa, 13 Desember 2022 | 15:54 WIB

Pakar: Pihak Pendukung Jokowi 3 Periode Sebenarnya Sedang Ketakutan Setengah Mati, Terutama Para Pejabat?

Pakar: Pihak Pendukung Jokowi 3 Periode Sebenarnya Sedang Ketakutan Setengah Mati, Terutama Para Pejabat?

News | Selasa, 13 Desember 2022 | 14:56 WIB

Terkini

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:45 WIB

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:39 WIB

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:16 WIB

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB