7 Fakta Keji Bapak di Surabaya Perkosa Anak sampai Melahirkan, Terungkap Usai Bayi Meninggal

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 15 Desember 2022 | 18:09 WIB
7 Fakta Keji Bapak di Surabaya Perkosa Anak sampai Melahirkan, Terungkap Usai Bayi Meninggal
Ilustrasi pemerkosaan atau pencabulan. [Suara.com/Iqbal Asaputro]

Suara.com - Seorang bapak asal Surabaya berinisial MR (45) telah melakukan tindakan pemerkosaan kepada anak kandungnya. Tak hanya itu, anak kandung yang berusia 18 tahun tersebut pun hingga hamil dan melahirkan.

Aksi keji itu telah dilakukan MR selama satu tahun terakhir. Bahkan, tak ada yang mengetahui aksi kejinya tersebut meskipun di rumahnya ada anggota keluarga lain.

Berikut sederet fakta-fakta bapak perkosa anak sampai melahirkan.

1. Dilakukan Selama Setahun Terakhir

Aksi pemerkosaan yang dilakukan MR ternyata telah berlangsung selama kurang lebih setahun terakhir. Aksi ini pun tidak diketahui anggota keluarga rumah lainnya meski satu rumah.

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana, pelaku memulai tindakan tersebut sejak November 2021 hingga 31 Oktober 2022 tanpa diketahui keluarga hingga ia hamil.

2. Diancam dan Dipaksa

Perbuatan bejat bapak yang tega memperkosa anak kandungnya sendiri itu dilakukan pada malam hari ketika seluruh keluarga telah beristirahat. Korban diancam dan dipaksa oleh pelaku untuk menuruti bapaknya.

Namun, kepolisian tidak menyampaikan ancaman seperti apa yang disampaikan kepada sang anak.

baca juga

3. Alasan Memperkosa

Pemerkosaan yang dilakukan oleh sang bapak kepada anaknya ini ternyata dipicu oleh masalah keluarga sendiri. Pelaku mengaku alasannya sering memperkosa anak kandung karena sering dimarahi sang istri.

4. Anak Disembunyikan saat Hamil

Selama ini, pelaku tinggal satu rumah dengan sang istri, mertua hingga tiga anaknya. Ketika sang anak mengandung, ia pun menyembunyikan kebejatannya dengan beralasan akan membawa korban ke tempat saudaranya di Blitar.

Tak dibawa ke Blitar, nyatanya korban dibawa ke tempat tinggal lain. Modus inilah yang dilakukan untuk menyembunyikan kehamilan hingga sang anak melahirkan.

5. Bayi Dititipkan ke Keluarga Dalih Anak Saudara

Setelah korban melahirkan, korban pun dibawa ke Surabaya. Bayi itu dirawat dengan keluarganya di Surabaya.

Sang bapak mengaku berdalih mendapatkan amanat untuk merawat bayi ini dari kerabatnya di Blitar. Keluarga pun tidak curiga dan merawat sang anak.

6. Kejanggalan Muncul saat Bayi Meninggal

Setelah beberapa saat di rawat keluarga korban dan pelaku di Surabaya, sang bayi akhirnya meninggal dunia pada Selasa (13/12). Bayi yang baru saja berusia 2 bulan itu meninggal dunia setelah sebelumnya diberi susu formula.

Tersangka pun cukup kesulitan mengurus surat kematian ke kelurahan. Pasalnya, bayi itu belum memiliki akta kelahiran. Sejak saat itu kejanggalan pun muncul.

7. Kecurigaan Tetangga

Para tetangga dan kelurahan pun mencurigai kematian bayi ini dengan melaporkannya ke Command Center 112. Anggota Polsek Sukolilo pun meluncur ke rumah dan melakukan olah TKP.

Seluruh anggota keluraga pun dibawa ke Polsek Sukolilo dan menjalani serangkaian proses pemeriksaan. Dalam pemeriksaan itu, pelaku pun mengakui perbuatannya dan bayi itu merupakan anak dari anak kandung yang diperkosanya.

Sang bapak pun ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di kantor polisi. Kasus ini pun ditangani Unit Perempuan dan Anak Sat Reskrim Polrestabes Surabaya.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Bayi Di Surabaya Meninggal Usai Minum Susu Formula, Ternyata Hasil Hubungan Terlarang Ayah Dan Anak

Geger Bayi Di Surabaya Meninggal Usai Minum Susu Formula, Ternyata Hasil Hubungan Terlarang Ayah Dan Anak

News | Kamis, 15 Desember 2022 | 14:06 WIB

Andri Kustiawan Gabung Cosmo FC Jakarta di Futsal Pro League 2022, Susul Alfajri

Andri Kustiawan Gabung Cosmo FC Jakarta di Futsal Pro League 2022, Susul Alfajri

Purwasuka | Kamis, 15 Desember 2022 | 13:33 WIB

Alfajri Resmi Gabung Cosmo FC Jakarta di Futsal Pro League 2022

Alfajri Resmi Gabung Cosmo FC Jakarta di Futsal Pro League 2022

Purwasuka | Kamis, 15 Desember 2022 | 13:12 WIB

Masih Kekeh Adanya Pemerkosaan, Bharada E Ungkap Situasi Kasur Saat Itu

Masih Kekeh Adanya Pemerkosaan, Bharada E Ungkap Situasi Kasur Saat Itu

Poptren | Kamis, 15 Desember 2022 | 12:26 WIB

KPK OTT Di Surabaya, Wakil Ketua DPRD Jatim Ditangkap

KPK OTT Di Surabaya, Wakil Ketua DPRD Jatim Ditangkap

News | Kamis, 15 Desember 2022 | 10:11 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×