Kesaksian Hendra di Malam Pembunuhan Brigadir J: Katanya Terjadi Pelecehan di Kamar, Histeris

Jum'at, 16 Desember 2022 | 15:41 WIB
Kesaksian Hendra di Malam Pembunuhan Brigadir J: Katanya Terjadi Pelecehan di Kamar, Histeris
Eks Karo Paminal Polri Hendra Kurniawan mengaku masih belum terima dirinya dipecat dari Polri. (Suara.com/Rakha)

Suara.com - Hendra Kurniawan mengungkapkan kesaksiannya ketika tiba di rumah Ferdy Sambo pada malam pembunuhan Brigadir J.

Cerita itu disampaikan oleh Hendra pada sidang obstruction of justice yang dilaksanakan hari ini, Jumat (16/12/2022).

Ia menyebut tiba di rumah Duren Tiga pada sekitar pukul 19.15 WIB dan langsung bertemu dengan Ferdy Sambo di carport.

"Ketemu di carport dengan pak FS, saya tanyakan ada kejadian apa bang," kata Hendra dikutip Suara.com dari tayangan KOMPAS TV, Jumat (16/12/2022).

Saat itu, Ferdy Sambo menjawab bahwa salah satu ajudannya melakukan pelecehan ke sang istri, Putri Candrawathi.

Ferdy Sambo pun menyuruh Hendra Kurniawan masuk ke dalam rumahnya. Ketika masuk, Hendra mengaku melihat tubuh terbaring di lantai yang diyakini adalah Brigadir J.

"Saya lihat ke dalam, tetapi hanya sampai di dapur yang masuk ke ruang tengah. Di situ saya lihat ada yang apa, saya lihat cuma separuh badan karena tertutup tangga," tutur Hendra.

Melihat ada tubuh tergeletak dekat tangga, Hendra pun bertanya ke Benny Ali mengenai peristiwa yang sebenarnya terjadi.

"Tanya-tanya, katanya ada terjadi pelecehan di dalam kamar. Histeris, teriak, kmeudian panik, keluar. Terjadilah tembak-menembak," ujar Hendra membeberkan jawaban Benny Ali saat itu.

Baca Juga: Putri Candrawathi Halu Diperkosa Brigadir J, Sudah Jelas Laporan Polisi Dicabut SP3 dan Bukti Tidak Ada

Hendra pun setelah itu keluar dari rumah dan tepat saat ambulans datang.

Di sela-sela ceritanya, Hendra menyampaikan bahwa pihak dari Biro Paminal yang datang ke rumah Sambo hanyalah dirinya sendiri. Meski sebelumnya ada dari pihak Brio Provost dan yang lainnya adalah para penyidik yang tidak Hendra kenal.

Saat ambulans datang tersebut, proses olah TKP dikabarkan sudah hampir selesai.

"Olah TKP sudah mau selesai, kemudian pada saat jenazah itu dimasukkan ke dalam kantung akan digeser. Saat itu juga pak FS memerintahkan supaya ini dikawal, dan kepada pak Benny ini supaya diamankan saksi dan barang bukti ke kantor," jelas Hendra.

"Untuk saya, diperintahkan untuk cek CCTV kompleks. Dari situ, kami kemudian berangkat ke kantor," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI