Cerita Gus Dur Kerja di Belanda Jadi Tukang Pel Kapal Induk, Gaji Besar Tapi Pulang Berlumur Oli

Dany Garjito | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 23 Desember 2022 | 20:12 WIB
Cerita Gus Dur Kerja di Belanda Jadi Tukang Pel Kapal Induk, Gaji Besar Tapi Pulang Berlumur Oli
Gus Dur [NU.or.id]

Suara.com - Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid atau lebih beken disebut Gus Dur rupanya sempat bekerja sebagai tukang pel kapal induk di Belanda.

Cerita lawas tersebut diungkapkan oleh sahabat lama Gus Dur, KH A Mustofa Bisri (Gus Mus) dalam tausiyah pada Haul Ke-13 Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (17/12) malam.

Gus Mus mulanya bercerita soal perjalanan mereka yang akan berkuliah di Timur Tengah, Gus Mus memutuskan untuk berkuliah di Al-Azhar, Kairo Mesir sementara Gus Dur di Universitas Baghdad Irak.

“Tapi kemudian beliau lulus duluan. Saya belum karena masih punya utang pelajaran. Beliau terus pergi ke Belanda setelah lulus,” kata Gus Mus yang videonya diunggah di kanal YouTube NU Online.

KH A Mustofa Bisri atau Gus Mus (YouTube/NU Online)
KH A Mustofa Bisri atau Gus Mus (YouTube/NU Online)

Berpisah jauh, Gus Dur rupanya sempat mengirimkan surat pada Gus Mus sebanyak 12 lembar. Pada suratnya, Gus Dur meminta Gus Mus mencari pinjaman untuk menyusulnya ke Belanda.

Menurut Gus Mus, Gus Dur mengaku mendapat pekerjaan dengan gaji sangat besar. Bahkan Gus Dur sudah mencarikannya pekerjaan di Belanda dengan gaji besar pula.

"Belakangan kawan saya di Belanda bilang kalau Gus Dur waktu datang minta dicarikan kerjaan yang bayarannya besar," ujar Gus Mus.

Sang teman menyebutkan bahwa gaji besar memerlukan tenaga yang juga besar bahkan sangat kasar, namun disanggupi Gus Dur.

“Dicarikan akhirnya dapat kerjaan, ngepel kapal induk. Berat sekali. Kata kawan saya, setiap jam 5 pulang, badan Gus Dur oli thok. Itu dilakukan demi untuk dapat duit,” ucap Gus Mus.

Sementa Gus Mus dicarikan pekerjaan yang sesuai kegemaran yakni menggambar.

"Suratnya kepada saya sudah dicarikan pekerjaan gaji besar yang diseusiakan keahlian, yaitu bagian nggawe (bikin) reklame, karena dia tahu saya suka gambar," tambahnya.

Cerita Gus Dur soal pemilu 2004 (Youtube/TvOne)
Cerita Gus Dur soal pemilu 2004 (Youtube/TvOne)

Tujuan Gus Dur mendapatkan banyak uang adalah untuk dibelikan mobil bekas.

Di dalam surat yang dikirimkan ke Gus Mus itu, Gus Dur berkeinginan untuk pulang lewat darat menggunakan mobil bekas dan keliling menemui kawan-kawan mereka di bebagai daerah.

"Di dalam perjalanan itu, nanti kita bisa berbicara banyak tentang NU bagaimana bisa bermanfaat penuh untuk Indonesia," ujar Gus Dur yang ditirukan oleh Gus Mus.

"Tujuannya Gus Dur itu untuk kemanusiaan," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oponi Gus Dur Ini Kerap Muncul Saat Terjadi Kegaduhan Ucapan Selamat Natal dari Muslim ke Nasrani

Oponi Gus Dur Ini Kerap Muncul Saat Terjadi Kegaduhan Ucapan Selamat Natal dari Muslim ke Nasrani

| Kamis, 22 Desember 2022 | 13:54 WIB

4 Kisah Panda Nababan dan Kedekatannya dengan Para Presiden

4 Kisah Panda Nababan dan Kedekatannya dengan Para Presiden

News | Selasa, 20 Desember 2022 | 18:33 WIB

Ngakak Bareng Gus Dur: Cerita Pak Dandim Menebak Umur Mumi

Ngakak Bareng Gus Dur: Cerita Pak Dandim Menebak Umur Mumi

| Selasa, 20 Desember 2022 | 08:50 WIB

Terkini

Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu

Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu

News | Kamis, 09 April 2026 | 20:37 WIB

Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta

Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:51 WIB

Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam

Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:50 WIB

Skandal Foto AI di JAKI: Kronologi hingga Pencopotan Lurah Kalisari

Skandal Foto AI di JAKI: Kronologi hingga Pencopotan Lurah Kalisari

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:48 WIB

Polri Bongkar Kasus BBM dan LPG Subsidi, Boni Hargens: Respons Cepat Hadapi Krisis Energi Global

Polri Bongkar Kasus BBM dan LPG Subsidi, Boni Hargens: Respons Cepat Hadapi Krisis Energi Global

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:45 WIB

Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol

Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:27 WIB

Dubes Arab Saudi Temui Megawati, Minta Peran Aktif untuk Perdamaian Timur Tengah

Dubes Arab Saudi Temui Megawati, Minta Peran Aktif untuk Perdamaian Timur Tengah

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:27 WIB

Usulan BNN Soal Larangan Vape, DPR: Kalau Memang Ada Risetnya, Itu Bagus

Usulan BNN Soal Larangan Vape, DPR: Kalau Memang Ada Risetnya, Itu Bagus

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:25 WIB

Pimpin Revitalisasi Kawasan, Rano Karno Bakal Berkantor di Kota Tua

Pimpin Revitalisasi Kawasan, Rano Karno Bakal Berkantor di Kota Tua

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

TAUD Ungkap Ada 16 Terduga Pelaku Sipil di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

TAUD Ungkap Ada 16 Terduga Pelaku Sipil di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:15 WIB