Pilu Kisah PSK di Aceh, Rela Cuma Dibayar Rp500.000 demi Anak

Senin, 26 Desember 2022 | 16:20 WIB
Pilu Kisah PSK di Aceh, Rela Cuma Dibayar Rp500.000 demi Anak
Melati dan Mawar, pekerja seks komersial (PSK) di Banda Aceh. (YouTube/Shaleh Abdullah)

Suara.com - Melati dan Mawar hanya ingin menghidupi anak-anak mereka. Sebagai ibu tunggal, mereka rela melakukan pekerjaan apa pun, yang ternyata membawa Melati dan Mawar ke dalam dunia malam yang dipandang tabu.

Stigma negatif kian melekat karena keduanya menjadi pekerja seks komersial di Banda Aceh.

Kisah inilah yang diungkap kedua wanita malang itu siniar Sisi Lain  YouTube Shaleh Abdullah. Kepada Muhammad Saleh selaku pembawa acara, Melati dan Mawar mengaku terpaksa bekerja seperti itu karena faktor ekonomi.

"Salah satunya faktor ekonomi. Saya kan punya tanggung jawab, tapi karena di sini lowongan kerja juga sulit, jadi mau nggak mau saya lakukan itu," terang Melati, dikutip pada Senin (26/12/2022).

Pengakuan yang sama disampaikan oleh Mawar. Sebagai tamatan SMA, kedua ibu tunggal ini mengaku tidak memiliki banyak pilihan pekerjaan sementara kebutuhan anak harus terus dipenuhi.

Apalagi karena mantan-mantan suami mereka sudah tidak lagi memberi nafkah pasca perceraian. Padahal perceraian itu pun terjadi karena suami-suami mereka pernah melakukan kekerasan dalam rumah tangga hingga perselingkuhan.

"Umumnya sudah pisah ya?" tanya Saleh.

"Iya, (kurang lebih selama) 3 tahun, (karena) KDRT, perselingkuhan," balas kedua wanita itu.

"Jadi berarti dikorbankan oleh laki-laki, KDRT dan perselingkuhan? Nafkah nggak diberikan, KDRT juga, perselingkuhan lagi. Betul-betul tidak menguntungkan (untuk istri), yang diuntungkan cuma laki-laki," ucap Saleh menyimpulkan pengalaman Melati dan Mawar.

Baca Juga: Kasus Prank baim Wong Masih Berjalan, Polisi Kembali Panggil Anak Buah Baim Wong

Situasi itu memaksa Melati dan Mawar untuk mencari nafkah meski dengan cara yang kurang baik. Mirisnya lagi, pejabat-pejabat dari dalam dan luar Aceh lah yang menjadi pelanggan mereka.

Menurut Melati dan Mawar, ada oknum yang membantu mencarikan mereka pelanggan dan tempat. Dengan oknum itu pula Melati dan Mawar biasanya membagi penghasilan mereka.

Mirisnya, keberadaan oknum ini pula yang membuat mereka cuma mendapat sedikit upah. Bahkan dalam sekali transaksi mereka hanya dibayar beberapa ratus ribu rupiah.

Muhammad Saleh. (YouTube/Shaleh Abdullah)
Muhammad Saleh. (YouTube/Shaleh Abdullah)

"Kalau sekali transaksi itu berapa ya?" tanya Saleh.

"Sekali sekitar Rp800.000 sampai Rp1 juta. Sama (untuk tamu luar dan dalam)," kata Melati.

"Berapa yang didapatkan untuk kalian kalau lewat oknum."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI