Budayawan Ungkap Politisi Penerima Wahyu Makuturomo Mulai dari Soekarno hingga Jokowi, Anies dan Ganjar Masuk?

Dany Garjito, Fita Nofiana

Selasa, 27 Desember 2022 | 11:04 WIB
Budayawan Ungkap Politisi Penerima Wahyu Makuturomo Mulai dari Soekarno hingga Jokowi, Anies dan Ganjar Masuk?
Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan [Kolase]

Suara.com - Puncak elektabilitas calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) selalu berujung pada nama Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, hingga Anies Baswedan.

Tiga nama tersebut digadang-gadangkan bakal melaju di pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang. Menanggapi soal kontestasi Pilpres, budayawan Arief Poyuono menyebutkan bahwa dari tiga nama yang paling memungkinkan adalah Prabowo Subianto.

Menurut Arief, Prabowo menjadi salah satu orang yang memiliki weton penerima wahyu Makututomo. Dalam hal ini, Arief menyebutkan bahwa ada ramalan Jawa yang menyatakan bahwa orang yang bukan penerima wahyu makuturomo maka akan menimbulkan bencana jika jadi pemimpin.

"Jadi gini kalau enggak percaya teman-teman cek data digital tentang wahyu makuturomo, ini adalah wahyu yang diberikan Tuhan untuk seorang pemimpnin di Indonesia untuk memimpin indonesia," ujar Arief Poyuono dalam perbincangannya di kanal YouTube Total Politik.

Budayawan Arief Poyuono (YouTube/Total Politik)
Budayawan Arief Poyuono (YouTube/Total Politik)

"Tapi yang menerima wahyu makuturomo itu dalam hitungan jawa hanya 8 yang memiliki weton kelahiran tertentu," tambahnya.

Menurut Arief Poyuono, belakangan ada lima tokoh besar yang digadang-gadangkan mau nyapres di 2024 yakni Puan Maharani, Prabowo Subianto, Airlangga Hartato, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.

Namun dari lima tokoh tersebut, hanya ada tiga nama yang mendapatkan wahyu makuturomo.

"Jadi sesuai weton kalau saya lihat, weton kelahiran Ganjar tidak masuk sebagai weton kelahiran penerima wahyu makuturomo, kalau enggak salah 28 oktober 68 dia tidak menerima enggak masuk 8 weton penerima wahyu makuturomo," kata Arief.

Menurut Arief, wahyu makuturomo adalah wahyu yang memayungi bumi yang diartikan sebagai memayungi masyarakat.

baca juga

"Seokarno penerima, Soeharto penerima, SBY penerima, Mulyono apa lagi, Mulyono kan nama kecil Pak Jokowi," kata Arief.

Sama dengan Ganjar, Anies juga tidak mendapatkan wahyu tersebut.

"Begitu juga Anies, enggak bisa juga enggak ada dalam 8 weton itu. Next Prabowo,Prabowo bisa dia lahir 17 Oktober Rabu Legi, dia bisa merima wahyu atau bisa jadi presiden hitungannya masuk dalam 8 itu," ungkap Arief.

"Lalu Puan maharani dia weton kamis pon, Puan Maharani itu bisa menerima wahyu, terus Pak Airlangga juga bisa," tuturnya.

Arief Poyuono lebih lanjut menyebutkan ramalan itu terbukti dengan data hari ini. Pasalnya ketiga orang yang dapat wahyu langkahnya bakal lebih mudah untuk nyapres ketimbang dua orang yang tak mendapat wahyu.

"Sesuai Ganjar harus memohon pada Bu Mega untuk bisa dicalonkan, Anies baru dicalonkan Partai NasDem enggak punya partai, yang punya partai kan tiga oranag ini yang sangat potensial. Mas Airlangga bisa diusung Golkar, Prabowo sudah deklarasi, Puan lebih condong PDI ke Puan," ujar Arief.

"Jadi emang enggak masuk Anies sama Ganjar, kalau dipaksakan jadi goro-goro [bencana]."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat Ngotot Pasangkan Anies Baswedan dengan AHY, Sebut Mereka Pasangan Paling Pas

Demokrat Ngotot Pasangkan Anies Baswedan dengan AHY, Sebut Mereka Pasangan Paling Pas

Moots | Selasa, 27 Desember 2022 | 09:13 WIB

Reaksi Relawan Perubahaan Saat Anies Baswedan Ditolak Datang: Kita Tak Bisa Memaksa

Reaksi Relawan Perubahaan Saat Anies Baswedan Ditolak Datang: Kita Tak Bisa Memaksa

Sumatera | Selasa, 27 Desember 2022 | 09:00 WIB

Jokowi Bakal Larang Penjualan Rokok Batangan: "Ngeteng Aja Diatur, Nyebat Makin Berat"

Jokowi Bakal Larang Penjualan Rokok Batangan: "Ngeteng Aja Diatur, Nyebat Makin Berat"

News | Selasa, 27 Desember 2022 | 08:51 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×