Jelang Pemilu 2024, BNPT Antisipasi Terorisme dan Radikalisme, Siapkan Langkah Migitasi

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 28 Desember 2022 | 21:03 WIB
Jelang Pemilu 2024, BNPT Antisipasi Terorisme dan Radikalisme, Siapkan Langkah Migitasi
Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengumumkan potensi radikalisme di Indonesia Tahun 2022 turun. Hal tersebut disampaikan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat pada Rabu (28/12/2022). [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengantisipasi terorisme dan penyebaran paham radikalisme menjelang pesta demokrasi pemilihan umum (pemilu) serentak 2024.

Kepala BNPT Boy Rafli Amar menegaskan, Pemilu 2024 harus berjalan kondusif untuk menjaga iklim demokrasi.

"Dalam rangka menciptakan iklim demokrasi yang kondusif narasi-narasi intoleran apalagi mengarah kepada radikal, kekerasan radikal, teror ini perlu kita antisipasi bersama," kata Boy kepada wartawan di salah satu hotel di Jakarta Pusat, Rabu (28/12/2022).

Dia mengungkapkan BNPT memiliki tugas dan fungsi menanggulangi terorisme dan radikalisme. Pertama, kesiapsiagaan, kedua kontraradikalisasi dan deradikalisasi.

"Dalam rangka kontraradikalisasi ini maka tentu kita bersama-sama dengan komponen masyarakat, kita melakukan kontra-kontra narasi yang menyebarluaskan hal-hal yang tidak baik, tentu harus diupayakan ada langkah-langkah mitigasi," kata Boy.

Langkah mitigasi akan dilakukan BNPT dengan menggelar dialog bersama masyarakat beserta pemangku kepentingan untuk menyamakan pandangan.

"Bagaimana demokrasi yang baik itu, demokrasi yang terbebas dari kekerasan. Karena kita tahu kalau demokrasi digenre dengan kekerasan maka kita akan jadi sorotan dunia," kata Boy.

"Oleh karena itu, agar tidak terjadinya gesekan-gesekan negatif, kami bersama dengan pemangku kepentingan di 2023 ini merencanakan, menyelenggarkan semacam dialog terbuka. Dialog publik untuk mengajak semua pihak, yang tentunya nanti narasi-narasi itu diharapkan bisa menjadi hal-hal yang disampaikan teman-teman media ke masyarakat," sambungnya.

Lewat sejumlah langkah yang diambil yang akan diambil BNPT, Boy berharap jelang pesta demokrasi 2024 tidak ada narasi atau tindakan terorisme dan radikalisme.

baca juga

"Tidak ada intimdasi, tidak ada hal-hal yang sifatnya propganda negatif, tidak ada hal-hal yng sifatnya melakukan ujaran kebencian," kata Boy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap 600 Situs Bermuatan Radikal, BNPT Sebut Gen Z Paling Mudah Terdoktrin

Ungkap 600 Situs Bermuatan Radikal, BNPT Sebut Gen Z Paling Mudah Terdoktrin

News | Rabu, 28 Desember 2022 | 18:47 WIB

Klaim BNPT, Indeks Potensi Radikalisme 2022 Turun: Jadi 10 Persen

Klaim BNPT, Indeks Potensi Radikalisme 2022 Turun: Jadi 10 Persen

News | Rabu, 28 Desember 2022 | 16:50 WIB

Dibahas di Istana Bogor, Indonesia dan Vietnam Sepakati Kerja Sama di Bidang Penanggulangan Terorisme dan Narkotika

Dibahas di Istana Bogor, Indonesia dan Vietnam Sepakati Kerja Sama di Bidang Penanggulangan Terorisme dan Narkotika

News | Kamis, 22 Desember 2022 | 13:45 WIB

Terkini

Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA

Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!

Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Rutinitas Skincare Kini Makin Simpel, Pemilik Kulit Sensitif Mulai Utamakan Pelembap yang Praktis

Rutinitas Skincare Kini Makin Simpel, Pemilik Kulit Sensitif Mulai Utamakan Pelembap yang Praktis

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:49 WIB

Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk

Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:46 WIB

Istana Akui Presiden Prabowo Pertimbangkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

Istana Akui Presiden Prabowo Pertimbangkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Misteri 2 Orang Bermasker Tinggalkan TKP Penemuan Jenazah Bos Konter HP Ambarawa

Misteri 2 Orang Bermasker Tinggalkan TKP Penemuan Jenazah Bos Konter HP Ambarawa

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Rekam Jejak Aneh Wasit Oman Khalfan Al-Amouri Laga Singapura vs Timnas Indonesia

Rekam Jejak Aneh Wasit Oman Khalfan Al-Amouri Laga Singapura vs Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:35 WIB

CIMB Niaga Gandeng Ajaib, Permudah Nasabah Investasi Saham

CIMB Niaga Gandeng Ajaib, Permudah Nasabah Investasi Saham

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:33 WIB

Ada Dugaan Praktik Curang di Sektor Pangan, Bikin Rugi Rp100 Triliun

Ada Dugaan Praktik Curang di Sektor Pangan, Bikin Rugi Rp100 Triliun

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Bisnis Karet BUMN Berubah Total, Kini Andalkan Riset dan Nilai Tambah

Bisnis Karet BUMN Berubah Total, Kini Andalkan Riset dan Nilai Tambah

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:20 WIB

×