Kejati DKI Ungkap Kasus Menonjol Sepanjang 2022, Dari Brigadir J hingga 'Lord' Luhut yang Tak Kunjung Disidangkan

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 29 Desember 2022 | 21:29 WIB
Kejati DKI Ungkap Kasus Menonjol Sepanjang 2022, Dari Brigadir J hingga 'Lord' Luhut yang Tak Kunjung Disidangkan
Kejati DKI ungkap kasus yang menonjol selama 2022 mulai dari Pembunuhan Brigadir J hingga Pencemaran nama baik 'Lord' Luhut Pandjaitan. [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta mengungkap belasan kasus yang menarik perhatian selama 2022. Mulai dari kasus pembunuhan Brigadir J hingga pencemaran nama baik 'Lord' Luhut Binsar Pandjaitan.

Sejumlah kasus sudah berjalan di pengadilan, namun beberapa di antaranya sedang berproses menuju meja hijau.

"Perkara tindak pidana umum yang menonjol atau menarik perhatian itu di pidana umum kurang lebih selama tahun 2022 itu ada 15 perkara," kata Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Reda Manthovani saat menggelar konferensi pers di kantornya di Jakarta Selatan, Kamis (29/12/2022).

Kasus pembunuhan Brigadi J atau Nopryansyah Yosua Hutabarat dengan otak utama pembunuhannya mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo masih bergulir kasusnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, sejak sidang perdanaya yang digelar pada 17 Oktober 2022.

Kemudian, kasus tidak pidana pelanggaran Undang-Undang ITE yang menjerat mantan Menteri Pemudah dan Olahraga Roy Suryo. Dia disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat dan terbaru sudah divonis 9 bulan penjara pada Rabu (28/12/2022) kemarin.

Kasus Irjen Pol Teddy Minahasa juga menjadi kasus yang paling menonjol menurut Kejati DKI Jakarta. Terbaru kasus ini akan menuju pengadilan, sebab berkas perkaranya sudah dinyatakan P21 atau lengkap pada 21 Desember lalu.

Kekinian, Kejati DKI Jakarta tinggal menunggu pelimpahan tahap dua dari Polda Metro Jaya. Ditargetkan kasus ini akan disidangkan pada awal Januari 2023 di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Kasus pencemaran nama baik Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan juga menjadi salah satu kasus yang menonjol menurut Kejati DKI Jakarta. Pada kasus dua orang ditetapkan sebagai tersangka, aktivis kemanusian Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti.

Kedua tersangka kali pertama dilaporkan Luhut ke Polda Metro Jaya pada 22 September 2021. Kemudian Haris dan Fatia ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Maret 2022.

baca juga

Terhitung, kasus ini telah bergulir kurang lebih satu tahun, tiga bulan. Namun kasusnya tak kunjung maju ke pengadilan, karena berkas perkaranya yang belum P21 atau belum lengkap, seperti yang diungkap Kasipenkum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Ade Sofyan.

"Belum P21. Jadi memang sudah dikembalikan lagi oleh penyidik, sekarang masih dicek lagi dan diteliti lagi. Masih koordinasi antara JPU (jaksa penuntut umum) dan penyidik," kata Ade saat dihubungi wartawan pada Kamis (29/12/2022).

Di samping itu sepanjang 2022, Kejati DKI Jakarta menyelesaikan 7.886 tindak pidana umum melalui Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atau dengan presentase 100 persen. Sementara dari 6.873 perkara yang tahapapannya di pra penuntutan, sebanyak 5.226 diselesaikan atau dengan presentasinya 76,03 persen.

Kemudian dari 5.910 perkara yang tahapannya berada di penuntutan diselesaikan sebanyak 5.226 atau presetasenya 88,42 persen. Sedangkan untuk tahapan eksekusi terpidana dari 5.675 kasus diselesaikan 5.114 kasus atau dengan presentase 90,11 persen.

Sementara itu, sepanjang 2022 Kejati DKI Jakarta mengembalikan kerugian negara senilai Rp 7,6 triliun yang berasal dari perkara pidana khusus, perdata, dan tata usaha negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejati DKI Selesaikan 30 Perkara dengan Restorative Justice, Mulai Pencurian untuk Beli Susu hingga Berobat Ortu

Kejati DKI Selesaikan 30 Perkara dengan Restorative Justice, Mulai Pencurian untuk Beli Susu hingga Berobat Ortu

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 16:33 WIB

Yakini Alat Bukti Cukup, Kejati DKI Jakarta Bakal Beberkan Barang Bukti Sabu Kasus Irjen Pol Teddy Minahasa

Yakini Alat Bukti Cukup, Kejati DKI Jakarta Bakal Beberkan Barang Bukti Sabu Kasus Irjen Pol Teddy Minahasa

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 15:53 WIB

Khawatir Ada Ikatan Emosional, Kejati DKI Siapkan Jaksa Pilihan Tuntut Irjen Teddy Minahasa Di Pengadilan

Khawatir Ada Ikatan Emosional, Kejati DKI Siapkan Jaksa Pilihan Tuntut Irjen Teddy Minahasa Di Pengadilan

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 13:45 WIB

Terkini

Beli Tiket Indomaret Run Pakai BRImo Dapat Diskon Langsung, Ini Caranya

Beli Tiket Indomaret Run Pakai BRImo Dapat Diskon Langsung, Ini Caranya

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Arti Nama Calon Buah Hati Iko Uwais dan Audy Item yang Keguguran di Usia 7 Minggu

Arti Nama Calon Buah Hati Iko Uwais dan Audy Item yang Keguguran di Usia 7 Minggu

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Alasan Puan Maharani Majukan Sidang Tahunan 2026 ke 14 Agustus

Alasan Puan Maharani Majukan Sidang Tahunan 2026 ke 14 Agustus

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos

Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:52 WIB

Jelang Muktamar NU ke-35, Tokoh dan Aktivis Desak PBNU Independen dan Responsif Gender

Jelang Muktamar NU ke-35, Tokoh dan Aktivis Desak PBNU Independen dan Responsif Gender

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Pemprov DKI: Evaluasi Jalur Bukan Berarti Abaikan Hak Pesepeda

Pemprov DKI: Evaluasi Jalur Bukan Berarti Abaikan Hak Pesepeda

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa

Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Kripto Berbasis Aset Riil Penuhi Unsur Syariah

Kripto Berbasis Aset Riil Penuhi Unsur Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Diskon Dimsum di Super Yumcha Khusus Nasabah BRI, Cek Cara Dapatkannya!

Diskon Dimsum di Super Yumcha Khusus Nasabah BRI, Cek Cara Dapatkannya!

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Jangan Cuma Seremonial! Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Agustusan Jadi Benteng Nasionalisme Gen Z

Jangan Cuma Seremonial! Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Agustusan Jadi Benteng Nasionalisme Gen Z

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:34 WIB

×