Pengamat Nilai PDIP Bakal Deklarasi Capres di Last Minute, Mau Ganjar atau Puan Ditentukan oleh Ini

Senin, 02 Januari 2023 | 17:07 WIB
Pengamat Nilai PDIP Bakal Deklarasi Capres di Last Minute, Mau Ganjar atau Puan Ditentukan oleh Ini
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjemput Puan Maharani di Bandara Adi Soemarmo Minggu (11/12/2022). [Istimewa]

Suara.com - Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda mengaku tidak yakin PDIP akan mendeklarasikan kandidat capresnya di awal tahun 2023.

Seperti misalnya, Hanta Yuda yakin tak akan ada kejutan di HUT PDIP seperti yang diharapkan oleh publik.

Hal itu menurut Hanta terlihat dari pola dari PDIP sendiri. Selain itu, PDIP yang merupakan partai besar, dinilai cenderung akan terakhir dibanding parpol lainnya.

"Berbeda dengan Partai NasDem, memang telat kalau misalnya belum cukup boarding pass-nya atau tiket partainya sehingga lebih awal lebih bagus," jelas Hanta Yuda dikutip Suara.com dari tayangan KOMPAS TV, Senin (02/01/2023).

Sementara itu, PDIP diprediksi akan mengumumkan deklarasi capresnya untuk pemilu 2024 mendatang di momen-momen terakhir.

"Bagi PDI Perjuangan saya kira akan main di ujung nanti, waktunya bisa jadi di last minute juga. Detik-detik yang sangat menentukan dan itu penting mengatur ritme permainan," sambungnya.

Hanta lalu menyampaikan bahwa PDIP akan menentukan tendensi peta koalisi karena dua hal.

Pertama adalah karena secara kursi, PDIP memiliki posisi yang strategis dan mempunyai tiket premium. Oleh sebab itu, Hanta menganggap bahwa PDIP bisa maju meskipun tanpa berkoalisi.

Kedua, Hanta menyampaikan ada tiga nama yang kuat dalam survei Poltracking Indonesia berkaitan dengan elektabilitas bakal calon presiden pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga: Sebut Megawati Ahli Strategi, Analis Nilai Capres PDIP Sengaja Belum Diumumkan hingga Kini

Salah satu dari tiga nama tersebut adalah kader PDIP, Ganjar Pranowo yang menempati posisi 28,3%.

Dalam survei tersebut pun Ganjar mengungguli bacapres Partai NasDem Anies Baswedan (24,9%) dan Menhan Prabowo Subianto (23,1%).

"Nah itu akan sangat menentukan siapa yang akan maju. Saya bacakan secara singkat 6 analisis saya yang menentukan PDI Perjuangan ini," ungkap.

Enam analisis Hanta Yuda di antaranya adalah sosok yang ditentukan jadi pertimbangan untuk memperhatikan masa depan PDIP, faktor elektabilitas, efek ekor jas, faktor King Maker dalam hal ini Jokowi, lawan politik, dan faktor koalisi.

Hanta menyebut Puan unggul di faktor pertama, sedangkan Ganjar lebih unggul di faktor kedua yakni elektabilitas.

Adapun Hanta menjelaskan pilihan PDIP soal kandidat capres ditentukan dengan lawan politik mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI