Cara Membedakan Baja SNI Asli dan Palsu, Salah Pilih Bangunan Bisa Ambruk!

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Sabtu, 14 Januari 2023 | 09:30 WIB
Cara Membedakan Baja SNI Asli dan Palsu, Salah Pilih Bangunan Bisa Ambruk!
Ilustrasi Baja - Cara Membedakan Baja SNI Asli dan Palsu (Pexels)

Suara.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menemukan 40 perusahaan baja dengan hasil produksi yang tak sesuai dengan standar nasional Indonesia atau SNI. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan jika mayoritas perusahaan tersebut berada di wilayah Banten. Atas temuan ini penting bagi masyarakat mengetahui cara membedakan baja SNI asli dan palsu

Zulkifli Hasan, atau yang dikenal dengan sapaan Zulhas mengatakan jika penemuan baja tak berstandar SNI tersebut sangat berbahaya dan merugikan konsumen. Sehingga sejumlah perusahaan yang memproduksi baja palsu ini harus ditertibkan.  

Di PT Long Teng Iron and Steel Product, Kemendag bersama  dengan Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Pencegahan Korupsi Polri melakukan pemusnahan pada 419.537 batang produk baja tulangan beton (BjTB) beratnya sebesar 2.302 ton dengan nilai yang mencapai Rp 32,23 miliar. 

Berdasarkan hasil pengujian di laboratorium menunjukkan bahwa produk-produk tersebut tidak memenuhi SNI, yakni SNI 2052:2017. Kemudian setelah terbukti tidak memenuhi ketentuan SNI, produk tersebut diamankan sebagai bentuk pencegahan awal dalam meminimalisasi kerugian konsumen berdasarkan aspek keselamatan, keamanan, kesehatan konsumen, serta lingkungan hidup (K3L). 

Lantas bagaimana cara membedakan baja SNI asli dan palsu? Simak ulasan selengkapnya berikut ini. 

Cara Membedakan Baja SNI Asli dan Palsu

SNI dalam suatu produk bisa dipalsukan, dengan hanya menyantumkan logo SNI di dalamnya. Sementara yang asli logonya diapit oleh garis di atas tulisan SNI serta di bawahnya. Maka dari itu jika ingin membeli baja SNI yang asli, Anda harus tahu bagaimana cara membedakannya. Berikut ini beberapa cara sederhana dan mudah yang dapat Anda lakukan, sehingga tidak mengalami penipuan: 

1. Kenali spesifikasinya 

Langkah pertama, Anda harus mengetahui jika barang SNI asli terdapat spesifikasi khusus. Yang mana dalam proses pembuatan baja harus terhindar dari lipatan, kandungan serpihan dan lain sebagainya. Dalam pedoman SNInya mengatur terkait jenisnya, panjang, ukuran, berat, dan toleransi penyimpanan. Semua hal tersebut harus sesuai dan tidak boleh kurang atau melebihi dari standar yang telah ditentukan. 

Contohnya standar yang ada diantara 0,222 kg/m hingga 17,4 kg/m dengan toleransi 3,5% maksimal. Jika Anda mendapatkan baja dengan ukuran yang tidak sesuai standar maka dipastikan barang tersebut palsu. 

2. Cari merk terkenal dan sudah pasti berstandar SNI 

Jika Anda tidak memiliki pengalaman membeli baja berkualitas dan berstandar SNI, maka Anda harus mencari lebih banyak informasi dan sebaiknya Anda mencari merk terkenal dan sudah pasti SNI. Hal ini lantaran tidak semua penjual mau jujur terhadap kualitas produk yang dijual demi mendapat keuntungan. 

Dengan cara tersebut nantinya Anda bisa mengetahui keunggulan pada setiap merk serta apa saja kekurangannya sebagai bahan pertimbangan. Ketika membeli secara langsung, Anda tinggal menyebutkan merknya saja sehingga dijamin akan mendapatkan baja SNI asli. 

3. Perhatikan harga pasarannya 

Sebelum memutuskan untuk membeli baja secara langsung sebaiknya Anda mencermati harga pasarnya terlebih dahulu. Alangkah baiknya Anda cari informasi mengenai berapa harga umum di Indonesia karena dapat dijadikan patokan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mengetahui Nomor WhatsApp Kita Diblokir Pengguna Lain

Cara Mengetahui Nomor WhatsApp Kita Diblokir Pengguna Lain

Tekno | Jum'at, 13 Januari 2023 | 19:13 WIB

Ungkit Lagi Isu Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa Colek Megawati: Hanya Ibu yang Bisa...

Ungkit Lagi Isu Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa Colek Megawati: Hanya Ibu yang Bisa...

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 15:31 WIB

Panduan Cara Istikharah Lewat Al-Quran untuk Memohon Petunjuk

Panduan Cara Istikharah Lewat Al-Quran untuk Memohon Petunjuk

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 13:10 WIB

Sholat Dhuha Sampai Jam Berapa? Ini Waktu Terbaik Mengerjakannya

Sholat Dhuha Sampai Jam Berapa? Ini Waktu Terbaik Mengerjakannya

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 11:20 WIB

Cara Lapor SPT Tahunan Pakai HP, Proses Lebih Mudah dan Cepat

Cara Lapor SPT Tahunan Pakai HP, Proses Lebih Mudah dan Cepat

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 09:15 WIB

Pedoman Tata Cara Shalat Istikharah Lengkap: Niat, Bacaan Doa, Waktu Pelaksanaan dan Hukumnya

Pedoman Tata Cara Shalat Istikharah Lengkap: Niat, Bacaan Doa, Waktu Pelaksanaan dan Hukumnya

News | Kamis, 12 Januari 2023 | 14:55 WIB

Terkini

Remaja 17 Tahun di Cipondoh Dicekoki Miras Lalu Diperkosa, Pelaku Utama Masih Buron!

Remaja 17 Tahun di Cipondoh Dicekoki Miras Lalu Diperkosa, Pelaku Utama Masih Buron!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 08:14 WIB

Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru

Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru

News | Senin, 04 Mei 2026 | 07:40 WIB

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB