PT GNI Milik Siapa? Bentrokan Maut WNI vs WNA hingga Tewaskan 2 Karyawan

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 16 Januari 2023 | 15:31 WIB
PT GNI Milik Siapa? Bentrokan Maut WNI vs WNA hingga Tewaskan 2 Karyawan
PT GNI Milik Siapa? Bentrokan Maut WNI vs WNA hingga Tewaskan 2 Karyawan - PT Gunbuster Nickel Industry (GNI).

Suara.com - Sebuah bentrokan terjadi antara Tenaga Kerja Asing dengan warga lokal di area smelter PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) hingga menewaskan dua orang. Pasca bentrokan maut tersebut, banyak yang bertanya, PT GNI milik siapa?

Maka dari itu, dalam artikel ini akan dijelaskan PT GNI milik siapa. Merangkum berbagai sumber, dua korban jiwa pekerja PT GNI berasal dari WNI dan WNA.

Sebelumnya, PT GNI juga menarik perhatian banyak orang karena smelternya meledak dan menewaskan dua pekerja yang salah satunya adalah seleb TikTok. Insiden naas itu pun masih berkaitan dengan bentrokan di PT GNI di Utara, Sulawesi Tengah baru-baru ini. 

Dalam laman resminya, gunbusternickelindustry.com, PT GNI dijelaskan sebagai salah satu perusahaan smelting terkemuka di Indonesia.  Berdiri sejak 2019, bisnis ini bergerak di bidang industri smelter nikel.

PT GNI menerapkan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dalam prosesnya dengan mengembangkan 25 jalur produksi dan menghasilkan 1,9 juta Nickel Pig Iron (NPI) per tahun.

Perusahaan China ini menghasilkan produk ferronickel yang diolah menjadi besi stainless untuk produksi stainless dan industri besi nickel alloy. 

Hasil produksinya mencapai 10-12% Nickel Pig Iron (NPI) dengan kapasitas produksi mencapai 2,000,000 metrik ton per tahun.

PT GNI Milik Siapa

Seperti yang dijelaskan di atas, investor PT GNI adalah perusahaan baja asal China yang bernama Jiangsu Delong Nickel Industry Co. Ltd.

Perusahaan di atas bergerak di bidang stainless steel dan terbentuk bulan Agustus 2010 di Kawasan Ekonomi Industri China, Xiangshui, Kota Yancheng, Provinsi Jiangsu.

Jiangsu Delong Nickel Industry memiliki ribuan pekerja di mana 2.470 di antaranya adalah pekerja yang bertugas di smelter Indonesia. Perusahaan asing ini juga memiliki 500 insinyur yang bekerja sebagai teknisi.

Di perusahaan induknya, bisnis ini mencatat penjualan hingga CNY 95 miliar atau setara Rp 213 triliun pada 2020 dengan laba sekitar CNY 3 miliar atau Rp 6,7 triliun.

Pada tahun 2020, Jiangsu Delong Nickel Industry meraih peringkat ke-231 dari 500 perusahaan sebagai perusahaan swasta terbaik di China.

Sementara itu, di Indonesia PT GNI tak tercatat sebagai Izin Usaha Pertambangan Operasi (IUP OP) khusus pengolahan dan atau pemurnian melainkan sebagai Izin Usaha Industri (IUI). Hal ini membuat Kementerian ESDM tak memiliki wewenang dalam kasus bentrokan maut di selter PT GNI.

Kronologi Bentrokan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Bentrokan Pekerja di Pabrik Nikel, Anak Buah Luhut Bakal Panggil PT GNI

Imbas Bentrokan Pekerja di Pabrik Nikel, Anak Buah Luhut Bakal Panggil PT GNI

Bisnis | Senin, 16 Januari 2023 | 15:23 WIB

Sekelumit Peristiwa Berdarah di PT GNI: Tewasnya Seleb TikTok sampai Bentrokan Maut

Sekelumit Peristiwa Berdarah di PT GNI: Tewasnya Seleb TikTok sampai Bentrokan Maut

News | Senin, 16 Januari 2023 | 14:03 WIB

Polisi Lakukan Upaya Dialog Selesaikan Konflik PT GNI, Perusahaan Terima 7 Tuntutan Pekerja

Polisi Lakukan Upaya Dialog Selesaikan Konflik PT GNI, Perusahaan Terima 7 Tuntutan Pekerja

| Senin, 16 Januari 2023 | 14:00 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB