Fakta-fakta Sosok Agung Wahono, Diciduk Polisi Usai Ngaku Kasetpres Baru dan Palsukan Ijazah

Agatha Vidya Nariswari

Senin, 30 Januari 2023 | 17:42 WIB
Fakta-fakta Sosok Agung Wahono, Diciduk Polisi Usai Ngaku Kasetpres Baru dan Palsukan Ijazah
Pelaku Kasetpres gadungan di Semarang yang berhasil diamankan Ditreskrimum Polda Jateng. [dok Humas Polda Jateng]

Suara.com - Pria asal Demak berinisial JW (44) alias Agung Wahono melakukan aksi nekat dengan mengaku menjadi Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) yang baru menggantikan Heru Budi Hartono yang kini menjabat sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta.

Aksi nekatnya berujung petaka setelah Polda Jawa Tengah melalui Ditreskrium menangkap pelaku yang tinggal di Perumahan Bukit Pesona Jalan Pesona V nomor 9 RT012/RW025, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Berkenaan dengan hal itu, berikut ini fakta-fakta Agung Wahono yang diciduk polisi usai ngaku Kasetpres dan memalsukan ijazah S2 selengkapnya.

Asal Usul Sosok Agung Wahono

Agung Wahono selaku pembuat tasyakuran palsu itu berusia 45 tahun. Agung Wahono memiliki nama alias JW dan beralamat di Perumahan Bukit Pesona, jalan Pesona V nomor 9 RT/RW 12/25, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Gelar Tasyakuran 2 Kali

Dalam video yang beredar, Agung Wahono menggelar tasyakuran atas pengangkatannya sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres). Bahkan dalam latar belakang video itu juga terdapat Surat Keputusan Nomor 568A/I/2023 tanggal 19 Januari 2023 tentang pengangkatan Agung Wahono sebagai Kasetpres RI.

Selain itu, menurut kabid Humas Polda Jawa Tengah Iqbal Alqudusy, acara syukuran Kasetpres gadungan itu diadakan sebanyak dua kali. Lokasi pelaksanaannya pun berbeda-beda di kawasan Semarang.

"Polisi memperoleh informasi tentang adanya kegiatan tasyakuran yang berlokasi di depan Swalayan ADA Majapahit dan salah satu apartemen di Kota Semarang," jelas Kabid Humas Polda Jawa Tengah Iqbal Alqudusy, Senin (30/1/2023).

baca juga

Kabar yang beredar tersebut pun membuat pihak kepolisian segera menangkapnya.

Palsukan Ijazah S2 dan Identitas

Pihak kepolisian juga menyita beberapa alat bukti. Alat bukti tersebut berupa KTP, Kartu Keluarga yang diduga palsu atas nama Agung Wahono, ijazah Magister Hukum palsu, dan foto kegiatan tasyakuran.

"Jadi pelaku membuat KTP, KK, ijazah palsu dan mengaku sebagai Kepala Sekretariat Presiden," kata Iqbal, Senin (30/1/2023).

Atas tindakan pemalsuan ini, Agung Wahono dijerat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dan/atau Pasal 265 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang Pemalsuan.

Motif Belum Diketahui

Setelah memperoleh yang beredar, kemudian polisi pun melakukan penyelidikan dan kemudian tim Jatanras Diterskrimum Polda Jateng menangkap pelaku pada Jumat (27/1/2023). Selanjutnya, kasus ini pun masih dalam pemeriksaan untuk diselidiki motifnya.

"Saat ini masih kami selidiki untuk motif dan sebagainya," tegas dia.

Demikian fakta-fakta Agung Wahono yang diciduk polisi usai ngaku jadi Kasetpres RI palsu dan memalsukan dokumen berupa ijazah, KTP, dan KK.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nekat Gelar Tasyakuran hingga Bikin Ijazah Palsu S2 Hukum, Pria Ini Ngaku-ngaku jadi Kasetpres Gantikan Pj Gubernur DKI Heru Budi

Nekat Gelar Tasyakuran hingga Bikin Ijazah Palsu S2 Hukum, Pria Ini Ngaku-ngaku jadi Kasetpres Gantikan Pj Gubernur DKI Heru Budi

Dexcon | Senin, 30 Januari 2023 | 11:22 WIB

Tasyakuran Karena Diangkat Jadi Kasetpres RI, Agung Wahono Ditangkap Polda Jateng

Tasyakuran Karena Diangkat Jadi Kasetpres RI, Agung Wahono Ditangkap Polda Jateng

News | Senin, 30 Januari 2023 | 11:09 WIB

Gelar Syukuran usai Ngaku-ngaku Kasetpres Gantikan Heru Budi, Agung Wahono Palsukan Ijazah S2 Hukum

Gelar Syukuran usai Ngaku-ngaku Kasetpres Gantikan Heru Budi, Agung Wahono Palsukan Ijazah S2 Hukum

News | Senin, 30 Januari 2023 | 11:01 WIB

Mengaku Gantikan Heru Budi hingga Gelar Syukuran, Kasetpres Gadungan Asal Demak Diciduk Polisi

Mengaku Gantikan Heru Budi hingga Gelar Syukuran, Kasetpres Gadungan Asal Demak Diciduk Polisi

Surakarta | Senin, 30 Januari 2023 | 09:29 WIB

Heru Budi Rangkap Jabatan sebagai Kasetpres dan Pj Gubernur DKI Justru Untungkan Jakarta, Benarkah?

Heru Budi Rangkap Jabatan sebagai Kasetpres dan Pj Gubernur DKI Justru Untungkan Jakarta, Benarkah?

Jakarta | Rabu, 14 Desember 2022 | 21:09 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×