Jokowi Mencak-Mencak ke Surya Paloh Soal Deklarasi Anies? Beda Klaim Presiden vs NasDem

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Rabu, 01 Februari 2023 | 09:34 WIB
Jokowi Mencak-Mencak ke Surya Paloh Soal Deklarasi Anies? Beda Klaim Presiden vs NasDem
Ilustrai Presiden Jokowi dan Ketua Umum partai Nasdem Surya Paloh

Suara.com - Pertemuan mendadak Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Presiden Jokowi di Istana Negara pada Kamis (26/1/2023) masih jadi sorotan. Ada kabar dalam pertemuan itu, Jokowi menanyakan alasan Surya Paloh mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres tanpa berkonsultasi dengannya. 

Namun Jokowi sendiri mengaku enggan dikaitkan dengan urusan pencapresan. Beda dengan Partai NasDem yang menyebut Jokowi komplain ke Surya Paloh soal pencalonan Anies.

Jokowi soal pertemuan dengan Surya Paloh

Ketika disinggung soal pertemuan dengan Surya Paloh, Jokowi menegaskan bahwa ia tak ingin dikaitkan dengan urusan pencapresan partai. Ia mengatakan pencapresan saat ini adalah urusan partai gabungan.

"Itu urusan partai, atau gabungan partai apa urusannya presiden," kata Jokowi usai menghadiri HUT ke-8 PSI di Djakarta Theater, Jakarta Pusat pada Selasa (31/1/2023).

Kemudian Jokowi meminta agar urusan pencapresan tak dikaitkan dengan Istana yang disebutnya punya banyak pekerjaan.

"Jangan sering dihubungkan dengan Istana. dikit-dikit dengan Istana. Istana pekerjaannya banyak," tegas Jokowi.

NasDem sebut Jokowi komplain ke Surya Paloh soal pencalonan Anies

Namun kemudian Ketua DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto membocorkan bahwa dalam pertemuan itu, Jokowi komplain ke Surya Paloh karena mendeklarasikan Anies sebagai calon presiden tanpa komunikasi. Sugeng mendapat informasi itu dari Surya Paloh sendiri.

"Salah satunya ya dengan bahasa yang ringan. 'Iya Pak Jokowi komplain kenapa kita deklarasikan Anies Baswedan tanpa komunikasi sebelumnya'. Tapi sebatas itu saja kata pak Surya," kata Sugeng dalam program Political Show yang disiarkan CNN Indonesia TV, Senin (30/1/2023) malam.

Sugeng menyebut pertemuan antara Surya Paloh dan Jokowi seperti dua orang sahabat dekat dalam rangka mengakrabkan diri lagi. Selain itu Sugeng mengatakan ada kesepakatan antara keduanya yang ingin membangun kebersamaan kembali.

"Bang Surya bilang NasDem cara berpolitik yang baik mendukung Pak Jokowi sampai 2024," ujarnya.

NasDem deklarasikan Anies Baswedan 

Diketahui NasDem merupakan salah satu partai koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Walau begitu, NasDem telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres 2024 pada Oktober 2022 lalu.

Kekinian NasDem tengah membangun koalisi dengan PKS dan Demokrat untuk bersama-sama mengusung Anies di Pilpres 2024. Suara ketiga partai itu sudah cukup atau memenuhi ambang batas pencalonan presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deal Politik, Satu Jam Obrolan Khusus Jokowi dan Surya Paloh di Istana Merdeka

Deal Politik, Satu Jam Obrolan Khusus Jokowi dan Surya Paloh di Istana Merdeka

Kotak Suara | Rabu, 01 Februari 2023 | 09:27 WIB

CEK FAKTA: Keputusan dari Presiden Jokowi, Ferdy Sambo akan Segera Ditembak Mati

CEK FAKTA: Keputusan dari Presiden Jokowi, Ferdy Sambo akan Segera Ditembak Mati

| Rabu, 01 Februari 2023 | 09:20 WIB

Ridwan Kamil ke Edy Rahmayadi: Cocok Jadi Presiden, Ada Kerut

Ridwan Kamil ke Edy Rahmayadi: Cocok Jadi Presiden, Ada Kerut

| Rabu, 01 Februari 2023 | 09:12 WIB

Soal Perjanjian Politik Prabowo-Anies, Demokrat: Anies Komit Dengan Janji, Lihat Saja Di Jakarta

Soal Perjanjian Politik Prabowo-Anies, Demokrat: Anies Komit Dengan Janji, Lihat Saja Di Jakarta

News | Rabu, 01 Februari 2023 | 09:04 WIB

Mahfud MD Sebut Tak Ada Agenda Di Istana Presiden Hari Ini, Isu Reshuffle Di Rabu Pon Tak Terbukti?

Mahfud MD Sebut Tak Ada Agenda Di Istana Presiden Hari Ini, Isu Reshuffle Di Rabu Pon Tak Terbukti?

News | Rabu, 01 Februari 2023 | 08:55 WIB

CEK FAKTA: Keputusan Jokowi Sudah Final, Ferdy Sambo Segera Ditembak Mati, Benarkah?

CEK FAKTA: Keputusan Jokowi Sudah Final, Ferdy Sambo Segera Ditembak Mati, Benarkah?

News | Rabu, 01 Februari 2023 | 08:40 WIB

Terkini

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:45 WIB

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:39 WIB

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:16 WIB

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:04 WIB