Pasal Berlapis dan Ancaman Hukuman Mario Dandy Usai Hajar Anak di Bawah Umur

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Kamis, 23 Februari 2023 | 12:12 WIB
Pasal Berlapis dan Ancaman Hukuman Mario Dandy Usai Hajar Anak di Bawah Umur
Mario Dandy Satriyo memakai baju tahanan saat dihadirkan dalam konferensi pers kasus pengeroyokan David [Youtube]

Suara.com - Kepolisian bergerak cepat merespons kasus penganiayaan yang dialami oleh David (16 tahun), anak dari salah satu pengurus GP Ansor Jakarta Selatan, pada Senin (20/2/2023) lalu.

Pelaku penganiayaan adalah Mario Dandy Satrio (MDS) yang merupakan anak pejabat pajak, tepatnya pejabat eselon II Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Tak butuh waktu lama, jajaran Polres Metro Jakarta Setalan langsung menangkap dan menetapkan Mario sebagai tersangka penganiayaan.

Mario Dandy Satrio dijerat pasal berlapis

Mario dijerat dengan pasal berlapis. Tak hanya KUHP, ia juga diancam dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, mengingat usia korban masih tergolong di bawah umur.

Berdasarkan Pasal 76 c jo Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, Mario terancam pidana maksimal 5 tahun .

Kombes Ade menuturkan, peristiwa penyaniayaan yang dilakukan Mario berawal ketika ia mendapatkan informasi dari teman perempuannya yang berinisial AGH. Temannya bercerita pernah mendapatkan perbuatan tak menyenangkan dari korban.

Tersangka lalu mendatangi korban dengan mengendarai mobil Rubicon ke komplek Grand Permata, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Selanjutnya, ia mengajak korban ke sebuah gang yang sepi.

Tanpa banyak bicara, Mario langsung memukuli korban hingga terluka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit. Akibatnya, sampai kini, David masih koma dan belum sadarkan diri

Ulah Mario picu kemarahan dua menteri

Aksi penganiayaan yang dilakukan MDS kepada David mendapat perhatian dari dua menteri, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Malalui akun Instaram resminya @smindrawati, Sri Mulyani mengecam tindak kekerasan yang dilakukan Mario terhadap David.

Kemarahan itu bukan hanya karena aksi kekerasan yang dilakukan Mario, tapi juga karena semata-mata pelaku merupakan anak dari salah satu bawahannya di Ditjen Pajak.

Ia menegaskan, Kementerian Keuangan mendukung penuh penanganan hukum terhadap Mario yang kini tengah dilakukan oleh kepolisian.

Terkait kasus itu, Sri Mulyani juga mengecam gaya hidup mewah yang dilakukan jajaran pegawai Kementerian Keuangan beserta keluarganya. Ini karena ulah Mario yang gemar pamer kekayaan ayahnya di media sosial, mulai dari 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gak Mau Kalah dari Sri Mulyani, Segini Harta Kekayaan Pejabat Pajak yang Anaknya Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan

Gak Mau Kalah dari Sri Mulyani, Segini Harta Kekayaan Pejabat Pajak yang Anaknya Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan

| Kamis, 23 Februari 2023 | 11:46 WIB

Heboh Kelakuan Arogan Anak Pejabat Pajak Hingga Pamer Kemewahan, Sri Mulyani : "Mengecam Gaya Hidup Mewah Dilakukan oleh Keluarga Jajaran Kemenkeu"

Heboh Kelakuan Arogan Anak Pejabat Pajak Hingga Pamer Kemewahan, Sri Mulyani : "Mengecam Gaya Hidup Mewah Dilakukan oleh Keluarga Jajaran Kemenkeu"

| Kamis, 23 Februari 2023 | 11:43 WIB

Gara-gara Pamer Rubicon, 45 Ribu Pegawai Pajak Ikutan Was-was

Gara-gara Pamer Rubicon, 45 Ribu Pegawai Pajak Ikutan Was-was

Bisnis | Kamis, 23 Februari 2023 | 11:47 WIB

Harta Nyaris Samai Sri Mulyani, Kekayaan PNS DJP Rafael Alun Mayoritas Beli Sendiri Dan Hibah, Warisannya Sedikit

Harta Nyaris Samai Sri Mulyani, Kekayaan PNS DJP Rafael Alun Mayoritas Beli Sendiri Dan Hibah, Warisannya Sedikit

News | Kamis, 23 Februari 2023 | 11:39 WIB

Mario Dandy Anak Pejabat Pajak Aniaya David hingga Koma, Gus Yaqut Murka: Ini Anakku Juga, Catat Ini!

Mario Dandy Anak Pejabat Pajak Aniaya David hingga Koma, Gus Yaqut Murka: Ini Anakku Juga, Catat Ini!

| Kamis, 23 Februari 2023 | 11:25 WIB

Curiga Punya Harta Rp 56 Miliar dan Mobil Mewah, Kekayaan Pejabat Pajak Mau Dibongkar

Curiga Punya Harta Rp 56 Miliar dan Mobil Mewah, Kekayaan Pejabat Pajak Mau Dibongkar

Bisnis | Kamis, 23 Februari 2023 | 11:39 WIB

Terkini

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya:  Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:49 WIB

Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun

Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:46 WIB

Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial

Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:33 WIB

Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang

Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:23 WIB

Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H

Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:20 WIB

Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut

Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:18 WIB

Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!

Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:15 WIB

KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar

KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:10 WIB

Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran

Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:57 WIB