Warganet Singgung Senjata Ridwan Kamil 'Pinned Comment' Berujung Doxing untuk Hadapi Serangan Kritik

Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 16 Maret 2023 | 18:05 WIB
Warganet Singgung Senjata Ridwan Kamil 'Pinned Comment' Berujung Doxing untuk Hadapi Serangan Kritik
Komentar guru SMK Telkom Sekar Kemuning ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang berujung pemecatan. (tangkap layar)

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali menjadi sorotan karena kasus guru SMK Telkom Sekar Kemuning Cirebon, Muhammad Sabil Fadhilah yang dipecat lantaran menyebut kata 'maneh' saat melontarkan kritik melalui akun Instagram. Warganet lantas menilai kalau Ridwan Kamil memiliki kebiasaan sengaja membiarkan para pengkritik mendapatkan serangan dari pemilik akun Instagram lainnya menggunakan fitur 'pinned comment'.

Fitur pinned comment itu berguna untuk menyematkan komentar berada di urutan paling atas. Sehingga meskipun komentar terus bertambah, komentar yang dipilih untuk dipin akan tetap muncul paling utama.

Cara itu dilakukan Ridwan Kamil terhadap komentar Sabil. Komentar itu ditulis Sabil pada satu unggahan Ridwan Kamil.

"Dalam Zoom ini, maneh teh keur jadi gubernur Jabar atau kader partai atau pribadi @ridwankamil???," tulis Sabil.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (9/12/2022). (Suara.com/Yaumal)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (9/12/2022). (Suara.com/Yaumal)

Ridwan Kamil membalas komentar Sabil dengan menggunakan kata 'maneh'.

"Ceuk maneh kumaha?," jawab Ridwan Kamil.

Komentar Sabil itu lantas disematkan atau pinned comment oleh Ridwan Kamil. Sontak, tidak sedikit komentar negatif warganet menyerang Sabil.

Senjata 'pinned comment' tersebut lantas menjadi buah bibir warganet di Twitter. Ada warganet yang menilai Ridwan Kamil jahat karena sengaja membuat pengkritik dirundung oleh pengguna akun Instagram lainnya.

"Jahat banget, ya, ngapain sih sampe di pin segala komennya? Ya, cukup bales aja biasa, toh followersnya juga pasti pada lihat. Kalau sampe di pin kan kayak menggiring orang-orang, followers, dan fansnya buat hujat si guru ini. Terlepas dari si guru emang gak sopan bahasanya," tulis @oran*******ek.

baca juga

Sementara itu, warganet lainnya menilai kalau cara itu memang biasa dilakukan Ridwan Kamil untuk menyerang haters-nya. Bahkan menurutnya, cara itu dilakukan ketika Ridwan Kamil sejak awal menjabata sebagai gubernur.

"Polanya seperti itu dari pas awal menjabat gubernur. Dia sengaja membuat pengkritik seperti dijadikan samsak buzzer dan fans fanatiknya
@ridwankamil. Alhamdulillah, di Instagram dan Twitter saya unfollow dia. Karena dia ternyata tipe pejabat yang kupingnya tipis," cuit @ia***ham.

Seorang warganet kemudian mengaku berhenti mengikuti akun media sosial Ridwan Kamil karena kecewa dengan senjata pinned comment yang menurutnya biasa dilakukan oleh mantan wali kota Bandung tersebut.

"Indeed, dulu waktu masih jadi walkot saya follow dan ngerasa asik gt orangnya, tapi sejak brought up hujatan seseorang ke IG atau di pin kaya gini aku jadi unfollow. Sudah lumayan lama sih saya unfollow beliau dan udah beberapa kali sih kejadian kayak gini," tutur @**angs***escek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Arti 'Maneh'? Sebutan Guru di Cirebon ke Ridwan Kamil yang Berakhir Pemecatan

Apa Arti 'Maneh'? Sebutan Guru di Cirebon ke Ridwan Kamil yang Berakhir Pemecatan

News | Kamis, 16 Maret 2023 | 17:36 WIB

Polemik Pemecatan Guru! Sekolah yang Pecat, Ridwan Kamil yang Disalahkan, Kok Gitu sih??

Polemik Pemecatan Guru! Sekolah yang Pecat, Ridwan Kamil yang Disalahkan, Kok Gitu sih??

Cianjur | Kamis, 16 Maret 2023 | 17:07 WIB

Viral Pecat Guru Pengkritik Ridwan Kamil, SMK Telkom Sekar Kemuning Cirebon Buka Suara

Viral Pecat Guru Pengkritik Ridwan Kamil, SMK Telkom Sekar Kemuning Cirebon Buka Suara

Moots | Kamis, 16 Maret 2023 | 17:01 WIB

Ridwan Kamil Klarifikasi soal Guru di Cirebon Viral Dipecat Usai Kritik Dirinya, Tegaskan Tidak Antikritik

Ridwan Kamil Klarifikasi soal Guru di Cirebon Viral Dipecat Usai Kritik Dirinya, Tegaskan Tidak Antikritik

Moots | Kamis, 16 Maret 2023 | 16:47 WIB

Respon Santai Kasus Pemecatan Guru SMK, Ridwan Kamil Malah Sambangi Waduk Darma di Kuningan

Respon Santai Kasus Pemecatan Guru SMK, Ridwan Kamil Malah Sambangi Waduk Darma di Kuningan

Cianjur | Kamis, 16 Maret 2023 | 16:40 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×