Kronologi Wamenkumham Polisikan Keponakan Sendiri, Diduga 'Jual Nama' untuk Pemerasan

Agatha Vidya Nariswari

Minggu, 26 Maret 2023 | 13:47 WIB
Kronologi Wamenkumham Polisikan Keponakan Sendiri, Diduga 'Jual Nama' untuk Pemerasan
Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej saat berada di KPK. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej melaporkan ponakannya sendiri ke polisi. Dia sebenarnya sudah melangkah ke kantor polisi sejak tahun lalu namun ketika itu belum diketahui perkara apa yang dilaporkan.

Eddy Hiariej melaporkan AB yang merupakan keponakannya sendiri itu karena masalah pencemaran nama baik.  AB dilaporkan karena menyalahgunakan nama besar Eddy sebagai Wamenkumham. Simak kronologi Wamenkumham polisikan keponakan sendiri berikut ini.

1. Kronologi Eddy Hiariej Polisikan Ponakan Sendiri

Eddy Hiariej melaporkan orang berinisial AB ke Polda Metro Jaya karena masalah pencemaran nama baik pada 10 November 2022. Namun kemudian pada 1 Desember 2022, dia menggeser laporannya dari Polda Metro Jaya ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. 

Bareskrim kemudian meningkatkan laporan Eddy ke tahap penyelidikan pada 19 Desember 2022. AB pun terungkap merupakan ponakan Eddy Hiariej yang diduga 'menjual nama' sang paman untuk 'memeras' orang. Disebutkan bahwa AB menyeret nama Eddy untuk minta-minta uang.

Eddy yang merasa dirugikan kemudian melaporkan tindakan AB ke pihak berwajib atas dugaan pencemaran nama baik. Walau begitu, dia belum mengungkap soal jumlah uang dan modus AB.

2. Bareskrim Proses Laporan Eddy Hiariej

Sementara itu Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri telah menerima laporan Eddy Hiariej atas sang keponakan, AB. Laporan dugaan pencemaran nama baik itu sedang diproses pihak kepolisian.

Meski demikian, pihak Bareskrim Polri belum menjelaskan apakah pihaknya akan memanggil pelapor dan terlapor atau tidak. Mereka juga belum menjelaskan detail persoalan yang dilaporkan Eddy itu.

baca juga

3. Eddy Serahkan Sepenuhnya ke Proses Hukum

Eddy Hiariej enggan berkomentar terkait pelaporan terhadap AB. Dia memutuskan telah menyerahkan sepenuhnya ke aparat kepolisian untuk proses hukum.

"Saya serahkan sepenuhnya ke proses hukum," katanya pada Sabtu (25/3/2023).

Alhasil Eddy tak bisa menjelaskan soal kerugian dan modus yang dibuat AB meminta uang ke sejumlah pihak dengan menggunakan namanya tersebut. Pasalnya kedua hal itu telah masuk dalam pokok perkara.

"Dan itu materi penyidikan bersifat rahasia," ujarnya.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keterlaluan! Ternyata Ini Penyebab Wamenkumham Polisikan Keponakan Sendiri

Keterlaluan! Ternyata Ini Penyebab Wamenkumham Polisikan Keponakan Sendiri

News | Minggu, 26 Maret 2023 | 12:52 WIB

Bareskrim Polri Usut Laporan Wamenkumham Eddy Hiariej terhadap Keponakannya

Bareskrim Polri Usut Laporan Wamenkumham Eddy Hiariej terhadap Keponakannya

Linimasa | Sabtu, 25 Maret 2023 | 12:45 WIB

Kisah OB Kembalikan Dompet Hotman Paris yang Isinya Rp70 Juta, Warganet Sarankan Isi Seminar Kejujuran di Kemenkeu

Kisah OB Kembalikan Dompet Hotman Paris yang Isinya Rp70 Juta, Warganet Sarankan Isi Seminar Kejujuran di Kemenkeu

Depok | Kamis, 23 Maret 2023 | 16:16 WIB

Profil Eddy Hiariej dan Peran dalam Dugaan Gratifikasi Rp7 Miliar

Profil Eddy Hiariej dan Peran dalam Dugaan Gratifikasi Rp7 Miliar

News | Kamis, 23 Maret 2023 | 13:09 WIB

Dugaan Pemerasan Oleh Wamenkumham, Pengamat: Nonaktifkan Sementara!

Dugaan Pemerasan Oleh Wamenkumham, Pengamat: Nonaktifkan Sementara!

Tantrum | Selasa, 21 Maret 2023 | 11:45 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×