Warga Anggap Polisi yang Amankan Agenda di Sirkuit Mandalika Beban, Kerap Minta Suguhan Kopi dan Singkong Rebus

Risna Halidi, Dea Hardiningsih Irianto

Selasa, 11 April 2023 | 03:15 WIB
Warga Anggap Polisi yang Amankan Agenda di Sirkuit Mandalika Beban, Kerap Minta Suguhan Kopi dan Singkong Rebus
Sejumlah warga berswafoto saat menonton sesi tes pramusim MotoGP 2022 dari atas bukit sekitar Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (12/2/2022). [ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/pras]

Suara.com - Koalisi Pemantau Pembangunan Infrastruktur Indonesia atau KPPII menyoroti sistem pengamanan acara balapan World Superbike dan MotoGP di Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Menurut KPPII, sistem pengamanan di sana berlebihan dan telah merugikan masyarakat setempat.

Peniliti KPPII Sayyidatihayaa Afra. [Suara.com/Dea]
Peniliti KPPII Sayyidatihayaa Afra. [Suara.com/Dea]

Peneliti KPPII Sayyidatihayaa Afra menyebut, agenda World Superbike pertama dan MotoGP pada Maret 2022 lalu mengerahkan sekitar 800 personel kepolisian untuk alasan keamanan.

"84 persen responden mengatakan bahwa mereka terdampak dari pengerahan tentara dan polisi yang berlebihan selama balapan World Superbike dan MotoGP di Sirkuit Mandalika," kata perempuan yang akrab disapa Haya itu di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/4/2023).

Angka itu di dapat melalui jajak pendapat yang dilakukan KPPII terhadap 106 warga terdampak yang terdiri dari 69 laki-laki dan 37 perempuan.

Adapun metode penelitian yang dilakukan adalah wawancara secara langsung dan diskusi kelompok terfokus dengan menggunakan Bahasa Sasak dan Bahasa Indonesia pada Desember 2022 hingga Januari 2023.

Lebih lanjut, Haya mengungkap bahwa selama balapan berlangsung, polisi dan tentara militer banyak yang mengepung rumah warga. Bahkan, mereka kerap meminta suguhan kepada warga berupa kopi dan singkong rebus.

Pembalap memacu kecepatan pada latihan bebas pertama saat MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) Indonesian Round 2023 di Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Jumat (3/3/2023). Sesi latihan pertama tersebut untuk balapan Supersport dan World Superbike. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/nym.
Pembalap memacu kecepatan pada latihan bebas pertama saat MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) Indonesian Round 2023 di Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Jumat (3/3/2023). Sesi latihan pertama tersebut untuk balapan Supersport dan World Superbike. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/nym.

Pemalakan itu diperparah karena banyak aparat keamanan yang meminta suguhan kepada warga setempat tanpa membayar. Menurut Haya, warga merasa keberatan karena harga gula dan kopi yang dianggap mahal.

Sayangnya, warga tidak mampu untuk menolak permintaan para aparat keamanan gelaran olahraga balapan mancanegara itu. Apalagi aparat keamanan membawa senjata sehingga warga merasa takut ditembak bila menolak permintaan aparat.

Selain itu, akses dan aktifitas masyarakat juga terputus dari kegiatan mata pencaharian dan belanja kebutuhan sehari-hari karena adanya pos pemeriksaan dan pembatasan pergerakan.

"Anak-anak-pun tidak bisa pergi ke sekolah selama acara balapan berlangsung. Seorang responden bahkan menceritakan kasus pemakaman yang terganggu oleh pembatasan yang diberlakukan secara ketat," tandas Haya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekerasan dan Intimidasi Warnai Penggusuran Paksa Masyarakat Lokal untuk Pembangunan Mandalika

Kekerasan dan Intimidasi Warnai Penggusuran Paksa Masyarakat Lokal untuk Pembangunan Mandalika

News | Senin, 10 April 2023 | 23:09 WIB

Warga Terdampak Proyek Mandalika Ogah Ngadu ke AIIB dan ITDC, Peneliti: Khawatir Tidak Ditanggapi Serius

Warga Terdampak Proyek Mandalika Ogah Ngadu ke AIIB dan ITDC, Peneliti: Khawatir Tidak Ditanggapi Serius

News | Senin, 10 April 2023 | 20:46 WIB

Akui Ada Pelanggaran HAM saat Pembangunan Sirkuit Mandalika, Komnas HAM Tak Bisa Paksa ITDC Jalankan Rekomendasi

Akui Ada Pelanggaran HAM saat Pembangunan Sirkuit Mandalika, Komnas HAM Tak Bisa Paksa ITDC Jalankan Rekomendasi

News | Senin, 10 April 2023 | 20:29 WIB

KPPII Sebut Mandalika Proyek yang Berdampak Negatif pada Lingkungan dan Kehidupan Sosial Masyarakat Sekitar

KPPII Sebut Mandalika Proyek yang Berdampak Negatif pada Lingkungan dan Kehidupan Sosial Masyarakat Sekitar

News | Senin, 10 April 2023 | 17:13 WIB

Siapa FH Politisi yang Ancam Bunuh Kekasihnya Sendy Siregar? Korban Trauma sampai Lapor Polisi

Siapa FH Politisi yang Ancam Bunuh Kekasihnya Sendy Siregar? Korban Trauma sampai Lapor Polisi

News | Senin, 10 April 2023 | 14:23 WIB

Komplotan Penipu Loloskan Pendaftaran TNI/Polri Ditangkap, Korban Rugi Ratusan Juta

Komplotan Penipu Loloskan Pendaftaran TNI/Polri Ditangkap, Korban Rugi Ratusan Juta

News | Minggu, 09 April 2023 | 09:18 WIB

Terkini

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:39 WIB

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:07 WIB