Anggota TNI Tewas dalam Operasi Penyelamatan Pilot Susi Air, Komnas HAM Sampaikan Belasungkawa

Chandra Iswinarno, Dea Hardiningsih Irianto

Selasa, 18 April 2023 | 21:47 WIB
Anggota TNI Tewas dalam Operasi Penyelamatan Pilot Susi Air, Komnas HAM Sampaikan Belasungkawa
Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro menyampaikan keterangan terkait kasus penyanderaan terhadap pilot Susi Air yang dilakukan TPNPB-OPM. [Suara.com/Dea]

Suara.com - Komnas HAM menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tewasnya anggota TNI saat melakukan operasi penyelamatan pilot Susi Air.

"Turut berduka cita atas korban jiwa dan luka dari Anggota TNI, khususnya Prajurit TNI Satgas Yonif R 321/GT Pratu Miftakhul Arifin," kata Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro dalam keterangannya, Selasa (18/4/2023).

Dia menyesali tindakan TPNPB-OPM yang menyandera pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens.

Penyanderaan tersebut dinilai makin memperburuk situasi keamanan dan menghambat upaya-upaya damai dalam mendorong pemajuan dan pelindungan HAM di Papua.

"Mendesak TPNPB-OPM segera melepaskan Philip Marthen selaku warga negara asing yang tidak ada kaitannya dengan persoalan Papua," ujar Atnike.

Dia juga menegaskan bahwa Komnas HAM mendukung pemerintah dan aparat penegak hukum, yaitu TNI Polri dalam menyelamatkan Philip dengan prinsip kehati-hatian agar konflik tidak meluas dan tidak ada korban tambahan.

"Mendorong adanya penegakan hukum terhadap semua pihak yang bertanggung jawab dalam berbagai tindak kekerasan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip HAM," katanya.

Pemerintah, lanjut dia, bersama TNI dan Polri diminta untuk memastikan perlindungan terhadap masyarakat sipil yang terdampak langsung dari konflik ini.

Atnike juga meminta semua pihak untuk menahan diri memberikan komentar agar tidak meningkatkan eskalasi konflik di Papua.

baca juga

Diketahui, satu prajurit terkonfirmasi tewas usai ditembaki kelompok  saat operasi pencarian pilot Susi Air Philip Mark Methrtens.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (15/4/2023) lalu di wilayah Mugi-Mam, Nduga, Papua Pegunungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Kejam KKB Pimpinan Egianus Kogoya: Serang Pesawat, TNI, hingga Warga Sipil

Jejak Kejam KKB Pimpinan Egianus Kogoya: Serang Pesawat, TNI, hingga Warga Sipil

News | Selasa, 18 April 2023 | 20:47 WIB

Awalnya Pakai Pendekatan Halus, Kini Panglima TNI Lancarkan Operasi Siaga Tempur Hadapi TPNPB-OPM di Papua

Awalnya Pakai Pendekatan Halus, Kini Panglima TNI Lancarkan Operasi Siaga Tempur Hadapi TPNPB-OPM di Papua

News | Selasa, 18 April 2023 | 13:48 WIB

Wanti-wanti Komnas HAM Di Operasi Pembebasan Pilot Susi Air: Utamakan Negosiasi, Keselamatan Jiwa Yang Utama

Wanti-wanti Komnas HAM Di Operasi Pembebasan Pilot Susi Air: Utamakan Negosiasi, Keselamatan Jiwa Yang Utama

News | Selasa, 18 April 2023 | 09:21 WIB

Terkini

Jalani Sidang Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tolak Opsi Restorative Justice

Jalani Sidang Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tolak Opsi Restorative Justice

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:31 WIB

Breakingnews: AFC Sanksi PSSI, Lakukan Pelanggaran Berulang!

Breakingnews: AFC Sanksi PSSI, Lakukan Pelanggaran Berulang!

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 16:29 WIB

KESGI 50 Jadi Acuan Baru untuk Menilai Emiten Berkelanjutan

KESGI 50 Jadi Acuan Baru untuk Menilai Emiten Berkelanjutan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:26 WIB

Ditinggal Senior ke Asian Games 2026, Skuad Muda Indonesia Tantang Rumania di Piala Davis

Ditinggal Senior ke Asian Games 2026, Skuad Muda Indonesia Tantang Rumania di Piala Davis

Sport | Kamis, 17 September 2026 | 16:25 WIB

4 Zodiak yang Paling Gampang Baper, Apakah Kamu Salah Satunya?

4 Zodiak yang Paling Gampang Baper, Apakah Kamu Salah Satunya?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 16:24 WIB

Katadata Perkenalkan KESGI 50 Index di SAFE 2026

Katadata Perkenalkan KESGI 50 Index di SAFE 2026

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:24 WIB

Bekas Botol Miras Kotori RPTRA Kalijodo, Satpol PP Sebut Ulah Pengunjung Luar

Bekas Botol Miras Kotori RPTRA Kalijodo, Satpol PP Sebut Ulah Pengunjung Luar

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:23 WIB

Dari Ide hingga Produksi, Lenovo Bawa AI Lokal ke Laptop dan Tablet Yoga

Dari Ide hingga Produksi, Lenovo Bawa AI Lokal ke Laptop dan Tablet Yoga

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 16:22 WIB

Kabut Asap Palembang Hari Ini Berdampak ke Penerbangan, 4 Pesawat Sempat Tertahan

Kabut Asap Palembang Hari Ini Berdampak ke Penerbangan, 4 Pesawat Sempat Tertahan

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 16:22 WIB

PT 5 Persen Rawan Hanguskan Suara Rakyat, PAN Tegas Tolak Kenaikan RUU Pemilu

PT 5 Persen Rawan Hanguskan Suara Rakyat, PAN Tegas Tolak Kenaikan RUU Pemilu

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:19 WIB

×