Beda Lebaran Pemerintah dan Muhammadiyah, Ketua Komisi VIII DPR: Jangan Dibawa ke Politik

Dwi Bowo Raharjo, Rakha Arlyanto

Kamis, 20 April 2023 | 20:10 WIB
Beda Lebaran Pemerintah dan Muhammadiyah, Ketua Komisi VIII DPR: Jangan Dibawa ke Politik
Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi (tengah) dan Menag Yaqut Cholil Qoumas (kanan) saat menetapkan Lebaran Idul Fitri 2023 atau 1 Syawal 1444 hijriah jatuh pada Sabtu 22 April 2023. (Suara.com/Rakha)

Suara.com - Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi meminta hasil sidang Isbat penetapan 1 Syawal 1444 hijriah yang disampaikan Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) tidak dibawa ke ranah politik.

Hal ini disampaikan Kahfi usai mendampingi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menetapkan Lebaran Idul Fitri 2023 atau 1 Syawal 1444 hijriah jatuh pada Sabtu 22 April 2023.

"Keputusan sidang isbat ini tidak boleh dibawa kemana-mana, termasuk dibawa ke ranah politik," kata Kahfi usai mengikuti sidang isbat penetapan 1 Syawal 1444 H di kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2023).

Kahfi berharap sidang isbat ini bisa dijadikan sebagai sarana untuk memperkokoh di kalangan umat islam.

"Semua pihak diharapkan untuk menghormati keputusan berbagai pihak dalam penentuan 1 syawal," jelasnya.

Diketahui, PP Muhammadiyah sebelumnya lebih dulu telah menetapkan hari raya Idul Fitri 2023 jatuh pada 21 April 2023 atau bertepatan dengan hari Jumat.

Hal tersebut tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah No.1/MLM/I.0/E/2023 tentang Penetapan Hasil Hisab, Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1444 H.

Terkait itu, Kahfi meminta pihak yang menetapan lebaran lebih awal atau Jumat besok untuk saling mengjormati.

"Bagi yang menetapkan lebih awal dari keputusan pemerintah diharapkan menghormati umat islam yang masih menyempurnakan puasanya di hari terakhir," jelasnya.

baca juga

"Demikian juga mereka yang sudah berbuka diharapkan tidak makan dan minum di sembarang tempat sebai penghormatan bagi masyarakat yang masih menyempurnakna puasnaya," lanjutnya menambahkan.

Versi Pemerintah

Sebelumnya Pemerintah melalui Menteri Agama menyampaikan penetapan 1 Syawal 1444 hijriah jatuh pada Sabtu 22 April 2023. Sehingga umat muslim di tanah air masih harus puasa besok.

Kemenag dalam penentuan hari raya Idul Fitri 2023 menggunakan dua metode, yakni metode hisab dan rukyat.

Selain itu pemerintah menggunakan gabungan antara metode hisab dan rukyat dengan mengacu pada kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang kemudian ditetapkan melalui sidang isbat.

Adapun ketinggian hilal yang disepakati MABIMS minimal 3 derajat dengan elongasi minimal 6,4 derajat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1444 H atau Hari Raya Idul Fitri 2023 Jatuh pada Sabtu 22 April 2023

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1444 H atau Hari Raya Idul Fitri 2023 Jatuh pada Sabtu 22 April 2023

Linimasa | Kamis, 20 April 2023 | 20:00 WIB

Pemerintah Umumkan 1 Syawal Jatuh Pada Sabtu 22 April 2023

Pemerintah Umumkan 1 Syawal Jatuh Pada Sabtu 22 April 2023

Purwokerto | Kamis, 20 April 2023 | 19:55 WIB

FIX! Lebaran Idul Fitri 2023 Jatuh Pada Sabtu 22 April 2023 Kata Kemenag, Menag Yaqut Bilang Begini

FIX! Lebaran Idul Fitri 2023 Jatuh Pada Sabtu 22 April 2023 Kata Kemenag, Menag Yaqut Bilang Begini

Bandungbarat | Kamis, 20 April 2023 | 19:54 WIB

Muhammadiyah Lebaran Jumat Pemerintah Umumkan Sabtu, Menag: Jangan Menonjolkan Perbedaan, Tapi...

Muhammadiyah Lebaran Jumat Pemerintah Umumkan Sabtu, Menag: Jangan Menonjolkan Perbedaan, Tapi...

News | Kamis, 20 April 2023 | 19:53 WIB

35 Kata-Kata Lebaran 2023, Indah dan Menyentuh Untuk Keluarga dan Sahabat

35 Kata-Kata Lebaran 2023, Indah dan Menyentuh Untuk Keluarga dan Sahabat

News | Kamis, 20 April 2023 | 20:00 WIB

Terkini

Dewi Natalia, Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Bantu Pedagang Keluar dari Jerat Rentenir

Dewi Natalia, Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Bantu Pedagang Keluar dari Jerat Rentenir

Lampung | Senin, 14 September 2026 | 15:11 WIB

14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Konsisten Dampingi Nasabah hingga Mandiri

14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Konsisten Dampingi Nasabah hingga Mandiri

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 15:08 WIB

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Bantu Pedagang Lepas dari Rentenir

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Bantu Pedagang Lepas dari Rentenir

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 15:07 WIB

Helm yang Bagus Merek Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Lengkap Harganya

Helm yang Bagus Merek Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Lengkap Harganya

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 15:07 WIB

Menjaga Daya Kritis Gen Z, Suara.com dan Bulaksumur UGM Gelar Gen Z Impact

Menjaga Daya Kritis Gen Z, Suara.com dan Bulaksumur UGM Gelar Gen Z Impact

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 15:06 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Kisah Dewi Natalia Membawa Pedagang Pasar Lepas dari Rentenir

Dari Pintu ke Pintu, Kisah Dewi Natalia Membawa Pedagang Pasar Lepas dari Rentenir

Lampung | Senin, 14 September 2026 | 15:05 WIB

Akali Ulah Pak Ogah yang Suka Buka Jalan, Simpang Pesing Kini Diblokir Pakai Beton!

Akali Ulah Pak Ogah yang Suka Buka Jalan, Simpang Pesing Kini Diblokir Pakai Beton!

News | Senin, 14 September 2026 | 15:03 WIB

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat

Bekaci | Senin, 14 September 2026 | 15:02 WIB

Bagaimana Malaysia Bisa Tambah Kuota BBM Subsidi Demi Ringankan Beban Hidup Rakyat?

Bagaimana Malaysia Bisa Tambah Kuota BBM Subsidi Demi Ringankan Beban Hidup Rakyat?

News | Senin, 14 September 2026 | 15:00 WIB

14 Tahun Mengabdi sebagai Mantri BRI, Dewi Bebaskan Warga Desa dari Jerat Rentenir

14 Tahun Mengabdi sebagai Mantri BRI, Dewi Bebaskan Warga Desa dari Jerat Rentenir

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:59 WIB

×