Apa Itu Karsinogenik? Zat Pemicu Kanker yang Ditemukan di Indomie oleh Taiwan

Ruth Meliana | Suara.com

Selasa, 25 April 2023 | 19:18 WIB
Apa Itu Karsinogenik? Zat Pemicu Kanker yang Ditemukan di Indomie oleh Taiwan
Indomie Raya Ayam Spesial. (Dok: Taipei's Department of Health)

Suara.com - Kandungan karsinogenik atau pemicu kanker ditemukan oleh Taiwan dalam produk mi instan Indomie rasa ayam spesial yang berasal dari Indonesia. Selain Indonesia, zat serupa juga ditemukan dalam mi instan asal Malaysia.

Temuan tersebut dilaporkan oleh Departemen Kesehatan Pemerintah Kota Taipei pada Senin (24/4/2023). Hal tersebut berdasarkan hasil inspeksi acak yang dilakukan otoritas setempat terhadap 30 produk mi instan tahun 2023.

Puluhan sampel tersebut berasal dari supermarket, pasar tradisional, toko makanan Asia Tenggara, minimarket, toko penjualan umum dan importir grosir. Hasilnya, sebanyak 25 produk yang diperiksa merupakan barang impor, dan 5 produk lainnya berasal dari dalam negeri.

Kabar tersebut juga telah dipublikasikan oleh media asal Taiwan yakni Taiwan News.

Otoritas Taiwan menemukan kedua produk dari Malaysia dan Indonesia memiliki kadar etilen oksida yang berlebihan, sehingga mampu meningkatkan risiko limfoma, leukimia, kanker perut dan payudara.

Berkenaan dengan hal tersebut, muncul pertanyaan apa itu kandungan karsinogenik?

Karsinogen adalah kandungan yang menyebabkan kanker. Pada dasarnya, kandungan tersebut tidak hanya ditemukan pada zat di makanan, tetapi juga dapat ditemukan di bahan kimia seperti virus, obat dan lain sebagainya.

Jika suatu zat telah memiliki label karsinogen, artinya para ahli telah meneliti pengaruhnya terhadap potensi kanker. Karsinogen sendiri bisa merusak DNA dalam sel dan menyebabkan kelainan sel normal.

Meskipun karsinogen menyebabkan kanker, tidak semua orang yang terkena karsinogen langsung menderita kanker. Alasannya, kemampuan karsinogen menimbulkan kanker setiap orang berbeda-beda.

Faktor yang mempengaruhinya adalah jumlah paparan, jangka waktu paparam, kesehatan individu yang terpapar, dan faktor penyebab lainnya. Bahkan keturunan juga mempengaruhi potensi penyebab kanker dari karsinogen.

Contoh makanan hingga bahan yang bisa mengandung karsinogenik adalah minuman beralkohol, tembakau, asap tembakau, serbuk kayu, produksi alumunium, furnitur, besi dan baja.

Kemudian ada juga pembuatan atau perbaikan sepatu, coke, industri karet hingga paparan asam sulfat di lingkungan kerja. Adapun contoh lain berupa asap kendaraan, kosmetik yang tercemar bahan tertentu, sinar UV dan lain sebagainya.

Zat karsinogen pada makanan juga mungkin ditemukan dalam bacon, sosis, kornet hingga ham. Oleh sebab itu, perlu diperhatikan kandungan zat besi heme, pengolahan daging seperti pengawetan atau pengasapan, dan temperatur pemasakan daging.

Untuk mencegah paparan zat karsinogenik dan meminimalisir dampaknya, terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan. Pertama adalah memperhatikan petunjuk penggunaan dengan benar.

Kemudian membaca label kandungan pada makanan dan minuman, menaruh tanaman yang dapat menyerap zat karsinogenik untuk membersihkan udara. Serta meminimalkan penggunaan bahan kimia pembersih rumah yang berbahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Nikmat, Buah Naga Merah Memiliki 6 Manfaat bagi Kesehatan Tubuh

Tak Hanya Nikmat, Buah Naga Merah Memiliki 6 Manfaat bagi Kesehatan Tubuh

Your Say | Selasa, 25 April 2023 | 17:20 WIB

Penampilan Rambut Nunung Berubah Total, Andre Taulany: Mami Tetep Cantik Kok

Penampilan Rambut Nunung Berubah Total, Andre Taulany: Mami Tetep Cantik Kok

| Selasa, 25 April 2023 | 11:12 WIB

Taiwan Temukan Indomie Rasa Ayam Spesial Mengandung Zat Pemicu Kanker

Taiwan Temukan Indomie Rasa Ayam Spesial Mengandung Zat Pemicu Kanker

Lifestyle | Selasa, 25 April 2023 | 10:49 WIB

Shalat Id yang Digelar PCINU Taiwan Pecahkan Rekor Jumlah Makmum

Shalat Id yang Digelar PCINU Taiwan Pecahkan Rekor Jumlah Makmum

News | Minggu, 23 April 2023 | 01:05 WIB

Tragis, TKW di Taiwan Meninggal Tanpa Busana Viral, Ternyata Begini Kronologinya

Tragis, TKW di Taiwan Meninggal Tanpa Busana Viral, Ternyata Begini Kronologinya

| Jum'at, 21 April 2023 | 22:20 WIB

Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Serviks: Bio Farma Gelar Roadshow #SupportAllWoman

Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Serviks: Bio Farma Gelar Roadshow #SupportAllWoman

Bisnis | Jum'at, 21 April 2023 | 21:17 WIB

Terkini

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:42 WIB

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:39 WIB

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:37 WIB

KPK Akan Periksa Muhadjir Effendy soal Mekanisme Pembagian Kuota Haji 2023-2024

KPK Akan Periksa Muhadjir Effendy soal Mekanisme Pembagian Kuota Haji 2023-2024

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:34 WIB

Babak Baru Kasus Jeffrey Epstein: 10 Korban Baru di Prancis dan Keterlibatan Agensi Model

Babak Baru Kasus Jeffrey Epstein: 10 Korban Baru di Prancis dan Keterlibatan Agensi Model

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:31 WIB

Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung

Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB

Meutya Hafid Peringatkan E-Wallet dan Operator Seluler: Jadi Alat Transaksi Judi Online

Meutya Hafid Peringatkan E-Wallet dan Operator Seluler: Jadi Alat Transaksi Judi Online

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB

Viral Model Ansy Jan De Vries Dibacok Begal di Kebon Jeruk, Polisi: Data Pasien di RS Nihil

Viral Model Ansy Jan De Vries Dibacok Begal di Kebon Jeruk, Polisi: Data Pasien di RS Nihil

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB

Apresiasi Jurnalistik Shopee 2026 Dibuka: Dokumentasikan Kiprah UMKM di Era Baru Ekonomi Indonesia

Apresiasi Jurnalistik Shopee 2026 Dibuka: Dokumentasikan Kiprah UMKM di Era Baru Ekonomi Indonesia

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:05 WIB

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:02 WIB