Kapan Baca Niat Puasa Syawal, Boleh Malam atau Siang?

Rifan Aditya

Jum'at, 28 April 2023 | 14:39 WIB
Kapan Baca Niat Puasa Syawal, Boleh Malam atau Siang?
Ilustrasi Puasa (freepik) - Kapan Baca Niat Puasa Syawal, Boleh Malam atau Siang?

Suara.com - Bulan Syawal baru berjalan seminggu, sehingga masih ada waktu untuk mengerjakan puasa sunnah yaitu puasa syawal. Nah, tahukah kalian bahwa waktu untuk baca niat puasa Syawal ini berbeda dengan puasa wajib?

Kesempatan baca niat puasa Syawal tidak sama dengan puasa Ramadhan. Sebab puasa Syawal adalah ibadah sunnah dan memiliki kelonggaran tersendiri.

Sebagaimana diketahui, niat puasa Ramadhan seharusnya dibaca di malam hari. Biasanya, niat puasa wajib ini diucapkan setelah selesai sholat tarawih berjamaah di masjid.

Selain itu, maksimal niat puasa Ramadhan dibaca waktu sahur sebelum imsak dan adzan subuh. Namun tidak demikian dengan niat puasa Syawal.

Umat Islam sebenarnya memiliki kesempatan membaca niat puasa sunnah bulan syawal tidak hanya di malam hari.

Niat puasa Syawal boleh diucapkan pada pagi harinya sampai waktu adzan duhur. Namun dengan catatan, kita belum makan, minum, dan melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Hal ini juga berlaku pada pembacaan niat puasa sunnah lainnya. Nah, bagaimana bacaan niat puasa Syawal itu sendiri? Berikut ini lafalznya:

Nawaitu shouma ghodin 'an sittatin min syawwaalinn sunnatan lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Aku berniat puasa besok dari enam hari Syawal, sunah karena Allah Ta'ala".

baca juga

Tata Cara Puasa Syawal

Pelaksanaan puasa syawal sendiri sama dengan puasa lainnya. Dimulai waktu subuh sampai adzan magrib berkumandang.

Namun yang utama puasa Syawal dikerjakan selama enam hari. Kita juga boleh melaksanakan puasa tidak secara berurutan.

Misalnya, dilakukan 3 hari puasa di minggu pertama bulan Syawal kemudian dilanjutkan 3 hari berikutnya di minggu kedua.

Meskipun bukan puasa wajib, namun puasa syawal sangat dianjurkan. Sebagaimana bunyi hadist berikut:

"Puasa Ramadhan pahalanya setara dengan puasa sepuluh bulan dan puasa enam hari pahalanya senilai dengan puasa dua bulan. Jumlah keseluruhannya satu tahun penuh." (Diriwayatkan oleh Sa'id bin Manshur dengan sanadnya Tsauban)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Hukum Puasa Qadha Ramadhan Sekaligus Puasa Syawal?

Apa Hukum Puasa Qadha Ramadhan Sekaligus Puasa Syawal?

News | Jum'at, 28 April 2023 | 09:13 WIB

Niat Puasa Syawal 6 Hari Lengkap dengan Dalil dan Hukumnya

Niat Puasa Syawal 6 Hari Lengkap dengan Dalil dan Hukumnya

News | Jum'at, 28 April 2023 | 07:00 WIB

Niat Puasa Senin Kamis Digabung Puasa Syawal dan Cara Bacanya

Niat Puasa Senin Kamis Digabung Puasa Syawal dan Cara Bacanya

News | Kamis, 27 April 2023 | 15:23 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×