6 Fakta Aksi Emak-emak Siram Air Kencing ke Rumah Tetangga, Dilakukan Sejak 2017

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 12 Mei 2023 | 10:31 WIB
6 Fakta Aksi Emak-emak Siram Air Kencing ke Rumah Tetangga, Dilakukan Sejak 2017
Tangkapan layar rekaman CCTV di mana viral emak-emak siram air kencing ke rumah tetangga. [Instagram/@terangmedia]

Suara.com - Aksi emak-emak warga Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo Jawa Timur melempari air kencing ke rumah tetangganya viral di media sosial. Tindakan tak pantas emak-emak bernama Masriah itu terekam kamera pengawas atau CCTV.

Emak-emak itu kemudian dipolisikan karena tidak kunjung berhenti menyiramkan air kencing ke rumah tetangganya yang bernama Wiwik Winarti. Rupanya ada motif khusus di balik aksi emak-emak itu. Simak fakta aksi emak-emak siram air kencing ke rumah tetangga berikut ini.

1. Viral di Medsos

Pelaku pelemparan air kencing ke rumah tetangga itu adalah Masriah (56), warga Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur. Dalam rekaman CCTV viral, Masriah membawa baskom berisi air kencing yang kemudian disiram ke depan pintu rumah Wiwik.

Wiwik mengungkap aksi tetangganya itu hampir dilakukan tiap hari. Masriah disebut juga menyiramkan air berbau dan melemparkan sampah rumah tangga ke halaman rumah Wiwik. Bahkan ada juga tinja atau kotoran manusia yang dilempar oleh Masriah.

"Kami sekeluarga diteror dilempari air kencing, sampah limbah rumah tangga seperti diapers, sisa makanan busuk. Sore kemarin dilempari air kencing dan kotoran manusia," kata Wiwik di kediamannya, pada Kamis (11/5/2023).

Wiwik menceritakan bahwa pagi-pagi sekitar pukul 04.35 WIB, Masriah sudah melempari air kencing ke rumahnya. Lokasi yang menjadi sasaran Masriah adalah depan pintu utama rumah Wiwik.

2. Sudah Beraksi Sejak 2017

Aksi Masriah itu dilakukannya sejak tahun 2017. Hal itu diungkap oleh Kaur Perencanaan Desa Jogosatru Kecamatan Sukodono, Kusnul. 

baca juga

Bahkan pihak pemerintah desa telah melakukan mediasi pada Wiwik dan Masriah. Tapi penyiraman dan pelemparan sampah ke rumah Wiwik nyatanya masih berlangsung hingga saat ini.

"Sejak (tahun) 2017 kasus itu diselesaikan ditingkat RT hingga dilanjutkan ke balai desa. Dimediasi di balai desa lebih dari 3 kali," kata Kusnul, Selasa (9/5/2023).

3. Pernah Mediasi

Masriah dan Wiwik pernah dimediasi akibat peristiwa itu tapi tak membuahkan hasil. Pasalnya dalam mediasi, Masriah berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya namun nyatanya tak ditepati.

"Pernah membuat persetujuan tidak akan mengulangi perbuatannya. Namun perbuatan tidak pantas itu diulangi lagi," jelas Kusnul.

4. Masriah Dipolisikan

Wiwik akhirnya melaporkan Masriah ke polisi pada Jumat (5/5/2023) kemarin. Sementara itu polisi berencana akan memeriksa kedua belah pihak. 

"Kedua belah pihak dimediasi untuk damai, disepakati dengan membuat surat pernyataan, jika si emak itu berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi di Polsek Sukodono tahun 2017 lalu," ungkap Kanit Reskrim Polsek Sukodono Ipda Andri Tri Sasongko.

5. Motif Masriah

Motif Masriah melakukan aksinya itu pun terbongkar. Kepolisian mengungkap rumah yang ditempati Wiwik itu awalnya milik adik Masriah. Rumah itu kemudian dijual adik Masriah pada Wiwik.

Namun ternyata Masriah ingin memiliki rumah itu. Dia pun sering menyiram air kencing, comberan sampai melempar sampah agar Wiwik dan keluarga tidak betah hingga kemudian dijual murah kepadanya.

6. Masriah Terancam Pasal Berlapis

Pihak kepolisian akan memanggil Masriah karena tak kunjung menghentikan aksinya. Beberapa bukti yang dibutuhkan untuk mengusut kasus ini pun telah digali. Masriah bahkan terancam dikenakan pasal berlapis atas perbuatannya.

"Kami akan memanggil terduga pelaku Jumat (12/5/2023). Kami sudah mendalami bukti-bukti dari kamera CCTV terdahulu," kata Andri pada Kamis (11/5/2023).

"Kalau terbukti melakukan pelanggaran hukum, akan kami tidak sesuai dengan pelanggarannya.  Apabila nanti ditemukan bukti bahwa kotoran itu masuk rumah akan dikenakan pasal berlapis," ujar Andri.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Emak-Emak di Sidoarjo Siram Air Kencing ke Rumah Tetangga, Alasannya Bikin Elus Dada

Viral Emak-Emak di Sidoarjo Siram Air Kencing ke Rumah Tetangga, Alasannya Bikin Elus Dada

Moots | Kamis, 11 Mei 2023 | 20:24 WIB

Emak-emak Terekam CCTV Sering Siram Air Kencing ke Rumah Tetangga, Motifnya Terkuak!

Emak-emak Terekam CCTV Sering Siram Air Kencing ke Rumah Tetangga, Motifnya Terkuak!

Dexcon | Kamis, 11 Mei 2023 | 15:21 WIB

Duduk Perkara Masriah Siram Air Kencing dan Sampah Ke Rumah Tetangganya di Sidoarjo

Duduk Perkara Masriah Siram Air Kencing dan Sampah Ke Rumah Tetangganya di Sidoarjo

News | Kamis, 11 Mei 2023 | 15:01 WIB

7 Cara Menjaga Hubungan Baik dengan Tetangga Kos, Hormati Privasi!

7 Cara Menjaga Hubungan Baik dengan Tetangga Kos, Hormati Privasi!

Your Say | Rabu, 10 Mei 2023 | 20:40 WIB

Lagi-Lagi, Emak-emak di Palembang Tertipu Arisan Online Sampai Rugi Ratusan Juta

Lagi-Lagi, Emak-emak di Palembang Tertipu Arisan Online Sampai Rugi Ratusan Juta

Sumsel | Rabu, 10 Mei 2023 | 10:25 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

×