Teka-teki Manuver Jokowi Soal Capres Musra, Kongsi dengan Mega Pecah?

Ruth Meliana Suara.Com
Selasa, 16 Mei 2023 | 11:24 WIB
Teka-teki Manuver Jokowi Soal Capres Musra, Kongsi dengan Mega Pecah?
Momen kebersamaan Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri (Instagram/presidenmegawati)

Suara.com - Manuver politik Presiden Joko Widodo dalam acara Musra relawan Jokowi di Istora Senayan Jakarta, Minggu (14/5/2023) lalu, telah menjadi sorotan luas.

Pasalnya, dalam Musra itu, Jokowi kembali melontarkan sejumlah kriteria capres ideal untuk melanjutkan pemerintahannya ke depan. Namun Jokowi tidak menyebut nama Ganjar Pranowo sebagai capres 2024 yang bakal didukung relawanya.

Padahal, sebelumnya Ganjar telah resmi diusung oleh PDIP sebagai capres yang akan bertarung di Pilpres 2024.

Manuver Jokowi ini lantas menimbulkan tanda tanya, apakah ia mendukung sosok lain untuk menjadi capres selain Ganjar Pranowo?

Menanggapi hal tersebut, Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menyatakan, manuver Jokowi yang hanya menyebut kriteria capres tanpa menyebut nama Ganjar, multitafsir.

Bahkan Jokowi bisa dianggap mempermainkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang sebelumnya telah mengusung Ganjar sebagai bakal capres.

Tak sebut nama Ganjar, kemana arah dukungan Jokowi?

Tidak disebutnya nama Ganjar dalam kriteria capres versi Jokowi, menimbulkan dugaan kalau orang nomor satu di Indonesia itu mendukung sosok lain untuk jadi capres 2024.

Terlebih dalam Musra tersebut, para relawan tidak satu suara mendukung sosok Ganjar, melainkan merekomendasikan dua nama lainnya sebagai capres untuk dipilih Jokowi.

Baca Juga: PDIP Sebut Elektabilitas Ganjar Masih Ungguli Prabowo dan Anies Baswedan untuk Gantikan Sosok Jokowi

Dua nama yang dimaksud adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Keuangan (Menko) Airlangga Hartarto.

Jokowi membelot dukung Prabowo?

Kabar Jokowi bakal mendukung Prabowo berhembus kencang, setelah Ketum Pro Jokowi (Projo) sekaligus Penanggung Jawab Musra, Budi Arie Setiadi buka suara.

Menurut dia, rekapitulasi perolehan suara nasional di internal Musra, menempatkan Prabowo di posisi pertama dengan 20,6 persen suara. Sementara Ganjar diposisi kedua dengan 19,95 persen. Disusul Airlangga dengan 12,15 persen suara.

Karena itulah dalam Musra Jokowi sengaja tidak menyebut nama Ganjar. Sebab Jokowi disebut sudah mengetahui kalau Prabowo yang berada di posisi pertama rekapitulasi suara nasional Musra.

Menurut Budi, Jokowi tidak enak hati jika menyebut Prabowo. Apalagi sebelumnya PDIP sudah resmi mengusung Ganjar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI