Makna Pohon Hayat dalam Logo IKN Nusantara: Refleksi Kekayaan Budaya dan Alam Indonesia

Aulia Hafisa

Rabu, 31 Mei 2023 | 17:41 WIB
Makna Pohon Hayat dalam Logo IKN Nusantara: Refleksi Kekayaan Budaya dan Alam Indonesia
Nominasi logo desain IKN by Aulia Akbar (ikn.go.id)

Suara.com - Logo Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara baru saja diresmikan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo. Logo ini dipilih dari sejumlah peserta kompetisi dan kini menjadi simbol visual resmi untuk IKN Nusantara. Aulia Akbar merupakan perancang di balik logo ini yang menampilkan motif Pohon Hayat Nusantara, sebuah simbol penting dalam tradisi Indonesia.

Simbol Pohon Hayat mengandung makna mendalam, menggambarkan warisan budaya dan harta karun alam Indonesia. Logo ini memancarkan prinsip-prinsip persatuan, keragaman, dan komitmen tak tergoyahkan negara ini terhadap kemerdekaan, sejalan dengan visi bangsa untuk masa depan yang berkelanjutan.

Logo ini menampilkan berbagai elemen dan filosofi terkandung di dalamnya. Dikutip dari akun Instagram resmi IKN Nusantara, logo ini diluncurkan dengan tema Pohon Hayat Nusantara. Diambil dari berbagai simbol pohon yang tersebar di Indonesia, simbol ini merepresentasikan kehidupan dan biodiversitas yang melimpah di ekosistem Nusantara.

Logo IKN Nusantara yang berbentuk Pohon Hayat, terdiri atas lima akar, tujuh batang, dan tujuh belas bunga. Masing-masing elemen ini membawa arti tersendiri dan memberikan kontribusi pada pemahaman logo secara keseluruhan.

Lima akar melukiskan Pancasila, dasar negara Indonesia. Nilai-nilai ini mewakili inti dari identitas bangsa dan menjadi fondasi kuat untuk persatuan dan kemajuan. Tujuh batang melambangkan pulau-pulau besar Indonesia, menunjukkan luas dan keragaman bangsa ini serta menyoroti karakteristik unik dan warisan budaya setiap pulau. Sementara itu, tujuh belas bunga mensimbolkan kemerdekaan yang abadi, diambil dari tahun proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Logo Pohon Hayat Nusantara, yang mendapat inspirasi dari berbagai simbol pohon yang tersebar di Indonesia, merepresentasikan kehidupan dan kekayaan alam yang melimpah di ekosistem negara. Simbol ini menggambarkan Pancasila sebagai lima akar yang berhubungan dengan tujuh batang yang mewakili pulau-pulau utama.

Logo ini merujuk pada perspektif bahari dan Nusantara, dengan mengakui peran penting laut dan sungai sebagai penghubung, membentuk lingkaran yang memunculkan tujuh belas bunga sebagai simbol kemerdekaan yang abadi.

Dalam desainnya, logo ini menggunakan font IKN Sutasoma yang terinspirasi dari aksara Pallawa, salah satu aksara tertua di Asia Tenggara, ditemukan di Kutai, Kalimantan. Identitas visual IKN Nusantara memperingati desain yang universal namun tetap berakar pada tradisi, merepresentasikan esensi dari masa baru peradaban Indonesia.

Logo ini dirancang oleh Aulia Akbar, salah satu pendiri POT Branding House dan anggota aktif dari Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI) Cabang Bandung. Logo buatannya memperlihatkan keahlian artistik dari lulusan Departemen Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung, angkatan 2014.

Logo IKN Nusantara yang telah dipilih ini menangkap esensi hidup dan warisan budaya Indonesia. Logo ini mewakili kesatuan dan keragaman bangsa, dengan akarnya berdasar pada prinsip-prinsip dasar Pancasila dan cabang-cabangnya yang meluas ke berbagai pulau di nusantara.

Saat IKN Nusantara membuka babak baru dengan ibu kota baru, logo ini berperan sebagai representasi kuat dari warisan, identitas, dan komitmen negara ini terhadap pembangunan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diluncurkan Jokowi, Ini Makna dan Arti Logo IKN Nusantara Bertema Pohon Hayat

Diluncurkan Jokowi, Ini Makna dan Arti Logo IKN Nusantara Bertema Pohon Hayat

Moots | Rabu, 31 Mei 2023 | 17:20 WIB

Mengenal Aulia Akbar, Sosok Jenius yang Desain Logo IKN Pohon Hayat

Mengenal Aulia Akbar, Sosok Jenius yang Desain Logo IKN Pohon Hayat

Deli | Rabu, 31 Mei 2023 | 17:01 WIB

Profil Aulia Akbar, Sosok yang Mendesain Logo IKN Pohon Hayat

Profil Aulia Akbar, Sosok yang Mendesain Logo IKN Pohon Hayat

News | Rabu, 31 Mei 2023 | 16:27 WIB

Terkini

Siasat Licik Komplotan Copet di PRJ: Kepung Korban Lengah, Kini Jadi Buruan Polisi

Siasat Licik Komplotan Copet di PRJ: Kepung Korban Lengah, Kini Jadi Buruan Polisi

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:53 WIB

'Jaga Wibawa dan Jangan Ngeledek', Pengamat Bandingkan Gaya Pidato Prabowo dengan Putin

'Jaga Wibawa dan Jangan Ngeledek', Pengamat Bandingkan Gaya Pidato Prabowo dengan Putin

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:44 WIB

5 Pemimpin Dunia Sambut Amerika Serikat dan Iran Damai

5 Pemimpin Dunia Sambut Amerika Serikat dan Iran Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:38 WIB

Pangi Syarwi: Kalau Prabowo Berhenti Pidato Dua Minggu, Jangan-jangan Tenang Negara Ini

Pangi Syarwi: Kalau Prabowo Berhenti Pidato Dua Minggu, Jangan-jangan Tenang Negara Ini

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:36 WIB

Kejar Aliran Uang Dadan Cs! Kejagung akan Terapkan Pasal TTPU di Kasus Korupsi MBG

Kejar Aliran Uang Dadan Cs! Kejagung akan Terapkan Pasal TTPU di Kasus Korupsi MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:28 WIB

Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!

Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:28 WIB

Pemerintah Dinilai Setengah Hati Benahi MBG, Pakar UGM Usul Bentuk Dewan Pengawas Independen

Pemerintah Dinilai Setengah Hati Benahi MBG, Pakar UGM Usul Bentuk Dewan Pengawas Independen

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:20 WIB

BPIP Minta Tambahan Anggaran Rp343 M ke DPR, Bangun Pusat Diklat untuk Pejabat hingga Paskibraka

BPIP Minta Tambahan Anggaran Rp343 M ke DPR, Bangun Pusat Diklat untuk Pejabat hingga Paskibraka

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:17 WIB

Resmi Dibuka! Pendaftaran SPMB Jakarta 2026, 245 Ribu Kursi Gratis Tanpa Biaya

Resmi Dibuka! Pendaftaran SPMB Jakarta 2026, 245 Ribu Kursi Gratis Tanpa Biaya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:03 WIB

Militer Iran Klaim Mempermalukan Pasukan Amerika Serikat dan Israel Usai Damai

Militer Iran Klaim Mempermalukan Pasukan Amerika Serikat dan Israel Usai Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:54 WIB