Singgung SBY Bicara 'Chaos Politik' Karena Polemik Sistem Pemilu, Megawati: Big Questions, Maunya Apa?

Erick Tanjung | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Jum'at, 02 Juni 2023 | 21:29 WIB
Singgung SBY Bicara 'Chaos Politik' Karena Polemik Sistem Pemilu, Megawati: Big Questions, Maunya Apa?
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri seusai pertemuan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan jajaran di Markas PDIP, Jumat (2/6/2023). [Dok. DPP PDIP]

Suara.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan bahwa partainya terbuka dan tak menutup diri untuk menjajaki kerja sama politik di Pemilu 2024. Walaupun diakuinya saat ini PDIP sendiri masih mengamati situasi politik yang berkembang.

Hal itu disampaikan Megawati dalam konferensi pers setelah pertemuan tertutup di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (2/6/2023).

Dalam mengamati perkembangan situasi politik di luar, Megawati meminta para kadernya dalam berpolitik itu seperti melakukan dansa.

"Jadi kalau ditanya kalau partai-partai apakah mau juga ke PDIP, kami ya terbuka saja, kami mana sih menutup diri? Nggak ada. Ya tapi kami menurut waktu sekarang ini karena kami melihat dari kejauhan, saya bilang pada anak buah saya, 'berpolitik asik sebenarnya asik seperti berdansa tapi kalau kita berdansa kita juga melihat dansa yang paling enak itu bagaimana'. Jadi saya mengamati dulu suasana politiknya bagaimana," kata Megawati.

Menurutnya, usai dirinya melakukan pengamatan situasi politik yang berkembang, ternyata sudah banyak yang membentuk perkumpulan kerja sama politik seperti yang dilakukan PAN dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

"Ternyata banyak partai yang sudah membuat, berkumpul begitu, seperti kalau PAN dengan KIB, jadi ya buat saya monggo aja," tuturnya.

Berkenaan dengan itu juga, Presiden kelima RI itu juga mengingatkan, bahwa Pemilu bukan lah barang baru. Ia pun menjelaskan maksudnya pernyataannya tersebut.

Ia menyinggung adanya pihak yang selalu berpikir akan terjadi chaos atau kekacauan politik akibat Pemilu.

"Jangan lagi kita melihat pemilu seperti barang baru. Maksud saya itu begini kan ada itu komen-komen yang menurut saya aneh yaitu seperti akan kalau ndak begini, ndak begitu itu, itu bisa terjadi chaos. Saya lalu berpikir, lah mereka sendiri yang mengatakan begitu bahwa bisa terjadi chaos," tuturnya.

Megawati mengingatkan, jika chaos tidak akan sampai terjadi, mengingat Indonesia sendiri sudah menggelar pemilu sejak 1955.

"Jadi bukan barang baru. Jadi kalau ada yang sampai mengatakan seperti itu buat saya big questions, maunya seperti apa? Tapi bagi kami melihat," ucapnya.

SBY Sebut Chaos

Sebelumnya, polemik sistem Pemilu terus berkembang setelah Denny Indrayana berikan bocoran informasi putusan MK bahwa sistem Pemilu akan dilakukan secara tertutup.

Hal ini sontak mendapat respon, salah satunya adalah dari pendiri Partai Demokrat sekaligus Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dirinya memberikan beberapa tanggapan, salah satunya adalah menyatakan bahwa putusan MK ini berpotensi timbukan chaos dimasyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kantongi Nama Cawapres, Anies Baru Sodorkan ke SBY-AHY dan Surya Paloh

Kantongi Nama Cawapres, Anies Baru Sodorkan ke SBY-AHY dan Surya Paloh

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 19:41 WIB

Rekam Jejak Megawati: Pernah Jadi Wapres, Protes Jika Selalu Dipanggil Presiden Kelima

Rekam Jejak Megawati: Pernah Jadi Wapres, Protes Jika Selalu Dipanggil Presiden Kelima

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 19:38 WIB

Koalisi Perubahan Serahkan Satu Nama Cawapres untuk Anies Baswedan, Siapa?

Koalisi Perubahan Serahkan Satu Nama Cawapres untuk Anies Baswedan, Siapa?

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 19:28 WIB

Terkini

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15 WIB

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:05 WIB

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:04 WIB