Berapa Gaji Sherpa Everest? Pekerjaan Ekstrem Rela Pertaruhkan Nyawa Demi Pendaki Gunung

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 06 Juni 2023 | 17:36 WIB
Berapa Gaji Sherpa Everest? Pekerjaan Ekstrem Rela Pertaruhkan Nyawa Demi Pendaki Gunung
Sherpa Everest, Gelje - Berapa Gaji Sherpa Everest? Pekerjaan Ekstrem Rela Pertaruhkan Nyawa Demi Pendaki (Instagram/gelje_sherpa)

Suara.com - Seorang pendaki gunung asal Malaysia, Revichandran menjadi bulan-bulanan netizen setelah dirinya tak mau berterima kasih kepada sherpa yang menyelamatkannya dari kematian akibat kedinginan di Everest. Padahal, gaji sherpa Everest yang cukup tinggi ditinggalkan begitu saja demi menyelamatkan nyawa Revi. 

Sherpa merupakan sebutan bagi pemandu pendakian di Everest, gunung tertinggi di dunia. Nama ini berasal dari nama suku Sherpa yang pada awalnya bermigrasi dari Tibet ke Nepal dan kemudian menekuni profesi sebagai pemandu para pendaki ke puncak gunung tertinggi di dunia tersebut.

Pada awal Everest dibuka untuk umum, orang-orang Sherpa asli lah yang menuntun para pendaki sampai ke puncak. Tak hanya itu, mereka juga bertindak sebagai porter, membawakan barang, dan menyewakan yak, sejenis sapi dengan bulu tebal yang biasa digunakan untuk mengangkut barang jika terlalu berat. 

Saat ini, Sherpa tidak lagi identik dengan nama suku. Melainkan menjadi sebutan organik bagi pemandu wisata pendakian Everest kendati bukan asli berasal dari Suku Sherpa. Dalam manajemen pendakian yang lebih modern, para pemandu ini juga terhubung dengan agen-agen travel yang membawa turis dari seluruh dunia ke Everest. 

Video yang menampilkan Revi dengan pakaian tebal digendong oleh Sherpa bernama Gelje viral di internet. Video tersebut menampilkan aksi heroik Gelje yang menyelamatkan Revi setelah enam jam di zona kematian. Sayangnya, Revi justru berlaku sebaliknya.

Dia tak mau mengakui bahwa dirinya telah diselamatkan oleh Sherpa yang semula bermaksud mengantarkan pendaki Tiongkok ke puncak Everest. Alih-alih mendapat bayaran dari turis yang dipandunya, Gelje justru memilih untuk memutar arah demi menyelamatkan Revi. 

Sayangnya, Revi menolak mengakui bahwa Gelje lah yang telah menolongnya yang hampir mati. Namun, setelah mendapat kecaman dari netizen dia mengubah unggahan di Instagram bahwa Gelje Sherpa adalah satu dari banyak orang yang membantunya selamat di Everest. 

Gaji Sherpa Everest

Melansir berbagai sumber, para Sherpa di Everest digaji oleh para pendaki berdasarkan waktu pengantaran. Semakin lama mencapai puncak, maka semakin tinggi bayaran.

Apalagi jika Sherpa ini menyediakan paket penyewaan yak untuk membantu mengangkut barang. Puncak Everest hanya bisa didaki oleh pendaki profesional bersertifikat dan membutuhkan waktu kira-kira dua pekan. Untuk pendaki amatir, pendakian hanya sampai ke pos tertentu bisa diselesaikan dalam waktu satu pekan. 

Dari hasil menemani para turis pendaki ini, seorang Sherpa senior bisa memperoleh bayaran hingga USD 10.000 atau sekitar Rp140 juta di musim ramai pendakian di pertengahan tahun. Penghasilan akan menurun di musim dingin atau bagi Sherpa yang tidak berpengalaman. 

Nah, itulah bocoran gaji sherpa Everest yang rela bertaruh nyawa demi menyelamatkan orang lain.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bermain di Liga Korea, Asnawi Mangkualam Blak-blakan Hanya Digaji Sedikit, Lebih Besar di Indonesia

Bermain di Liga Korea, Asnawi Mangkualam Blak-blakan Hanya Digaji Sedikit, Lebih Besar di Indonesia

| Selasa, 06 Juni 2023 | 16:46 WIB

Rincian Gaji Ke-13 2023 untuk PNS dan Pensiunan, Sudah Cair?

Rincian Gaji Ke-13 2023 untuk PNS dan Pensiunan, Sudah Cair?

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 16:06 WIB

Tak Tahu Diuntung, 4 Fakta Pendaki Malaysia Ogah Akui Diselamatkan Sherpa Everest dari Zona Kematian

Tak Tahu Diuntung, 4 Fakta Pendaki Malaysia Ogah Akui Diselamatkan Sherpa Everest dari Zona Kematian

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 15:38 WIB

Apa Itu Sherpa? Ini Sosok Penyelamat Pendaki Malaysia di Everest yang Tak Diakui

Apa Itu Sherpa? Ini Sosok Penyelamat Pendaki Malaysia di Everest yang Tak Diakui

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 15:36 WIB

Trending di Twitter, Inilah Sherpa dan Pekerjaannya

Trending di Twitter, Inilah Sherpa dan Pekerjaannya

| Selasa, 06 Juni 2023 | 11:35 WIB

Tak Balas Budi! Pendaki Malaysia Dikecam karena Tak Akui Diselamatkan oleh Sherpa Saat Hampir Meninggal di Puncak Everest

Tak Balas Budi! Pendaki Malaysia Dikecam karena Tak Akui Diselamatkan oleh Sherpa Saat Hampir Meninggal di Puncak Everest

| Selasa, 06 Juni 2023 | 10:41 WIB

Terkini

Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat

Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:49 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif

Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:41 WIB

Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan

Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:33 WIB

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:00 WIB

Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib

Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:45 WIB

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:41 WIB

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:13 WIB

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:52 WIB

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB