Polemik Trotoar Depan Kedubes AS: Ditutup Sejak Jokowi Jadi Gubernur, Diprotes Warga

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 07 Juni 2023 | 13:36 WIB
Polemik Trotoar Depan Kedubes AS: Ditutup Sejak Jokowi Jadi Gubernur, Diprotes Warga
Trotoar di depan Kedubes Amerika Serikat di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan diblokade sejak zaman Jokowi menjadi Gubernur DKI. Koalisi Pejalan Kaki memprotes kebijakan tersebut hingga kini. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Trotoar di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat ditutup dan dijaga ketat. Padahal, gedung ini berbatasan dengan Istana Wakil Presiden dan Balai Kota DKI Jakarta. Namun, akses pejalan kaki diketahui hanya sampai depan Istana Wakil Presiden saja.

Perbatasan trotoar Kedubes AS dan istana dipisahkan oleh pembatas beton serta kawat berduri. Pembatasan ini bahkan melebar hingga kendaraan tak bisa melintas terlalu dekat. Penutupan itu lantas menjadi polemik, karena dianggap mengganggu kenyamanan publik khususnya bagi para pejalan kaki.

Sudah Ditutup Sejak Jokowi Jadi Gubernur DKI

Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus, menyebut bahwa pihaknya sudah memprotes penutupan itu sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ia mengatakan trotoar adalah hak warga negara, namun pemerintah seolah tak berani menindaklanjuti.

Lebih lanjut, Alfred juga mengungkap jika trotoar di Jalan Medan Merdeka Selatan baru selesai direvitalisasi oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Namun, proses itu hanya dilakukan hingga depan Istana Wakil Presiden. Sehingga, para pejalan kaki masih belum bisa memakai akses tersebut.

Diprotes Warga

Salah satu warga Jakarta, mengaku pernah diusir oleh petugas keamanan karena berjalan di trotoar Kedubes AS. Ia pun mengeluh jika kebijakan ini merugikan dirinya sebagai pejalan kaki. Sebab, ia bersama orang temannya terpaksa berjalan sampai ke wilayah depan Istana Wakil Presiden.

Ketua Koalisi Pejalan Kaki Alfred jjga menyesalkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang bertahun-tahun masih belum mengambil tindakan atas permasalahan ini. Padahal, trotoar itu, katanya, milik negara Indonesia. Ia lantas menilai pemerintah gagal mengutamakan hak para pejalan kaki.

Dituntut Koalisi Pejalan Kaki

baca juga

Koalisi Pejalan Kaki menuntut agar trotoar depan Kedubes AS di Jl Medan Merdeka Selatan, bisa dibuka. Tak hanya itu, Kelompok Pemerhati Hak Pedestrian, dan Komunitas Pejalan Kaki, pun ikut meminta pembukaan trotoar yang telah lama ditutupi barier beton serta kawat berduri tersebut.

Anggota DPRD Ikut Mengkritik

Permasalahan trotoar depan Kedubes AS itu turut dikritik anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas. Ia menilai Pemprov DKI kurang gesit dalam menangani aduan warga. Padahal, trotoar telah tertutup sejak lama sampai membuat pejalan kaki harus berjalan dengan kendaraan.

"Ini (soal trotoar di depan Kedubes AS) permasalahannya penanganan di pemdanya agak lambat nih," ujar Ilyas kepada wartawan, Senin (5/6/2023)

Kritik juga datang dari anggota DPRD DKI Fraksi Gerindra, Syarif. Ia berharap pihak Dinas Bina Marga DKI, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), dan Kedubes AS bisa menemukan solusi yang baik Sebab, ide Dinas Bina Marga DKI untuk membuat jalur pengalihan bagi pejalan kaki, menurutnya tak menunjukkan simpati.

"(Terkait) Jawaban Bina Marga yang akan mencari trotoar alternatif baru untuk pejalan kaki tidak simpatik, terlalu terburu-buru, dan tidak wibawa," tutur Syarif kepada wartawan, Selasa (6/6/2023).

Respons Dubes AS: Siap Buka Trotoar

Usai diprotes, Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Republik Indonesia (RI), Sung Y Kim, angkat bicara. Dalam keterangannya, ia menyatakan siap membuka trotoar di depan kantor Kedubes AS dan akan berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia.

Adapun pernyataan Dubes AS itu disampaikan melalui akun Twitter resminya, @USAmbIndonesia. Kemudian, apa yang ia tulis diterjemahkan akun Twitter Kedubes AS di Jakarta, @usembassyjkt. Tujuannya, mempermudah warganet memahami keterangan Sung Y Kim.

"Aksesibilitas, keamanan, dan walkability adalah faktor pertimbangan penting untuk kota besar seperti Jakarta. Kami menyambut baik dan menantikan kerjasama dengan pemerintah Indonesia untuk pembukaan kembali trotoar di depan Kedubes AS," tulis Sung Y Kim, Selasa (6/6/2023).

Sementara itu, dikatakan Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI, Wiwik Wahyuni, pembahasan ini akan digelar pada Rabu (7/6/2023) hari ini. Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono juga menyebut hal serupa saat ditanya soal cuitan Dubes AS tentang trotoar tersebut di Twitter.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dubes AS Bersedia Buka Trotoar yang Diblokade, Tunggu Kerja Sama Pemerintah

Dubes AS Bersedia Buka Trotoar yang Diblokade, Tunggu Kerja Sama Pemerintah

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 20:13 WIB

Blokade Trotoar di Depan Kedubes AS Sudah Lama Tuai Polemik, Pemprov DKI Janji Cari Solusi

Blokade Trotoar di Depan Kedubes AS Sudah Lama Tuai Polemik, Pemprov DKI Janji Cari Solusi

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 18:47 WIB

Larang Foto Blokade Trotoar di Depan Kedubes AS, Satpam ke Jurnalis: dari Mana Mas?

Larang Foto Blokade Trotoar di Depan Kedubes AS, Satpam ke Jurnalis: dari Mana Mas?

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 17:26 WIB

Trotoar Depan Kedubes Amerika Dipasang Blokade Besi dan Kawat Berduri Jadi Polemik, Begini Kondisinya

Trotoar Depan Kedubes Amerika Dipasang Blokade Besi dan Kawat Berduri Jadi Polemik, Begini Kondisinya

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 15:53 WIB

Viral Diprotes, 5 Fakta Trotoar Kedubes AS di Jakarta Ditutup

Viral Diprotes, 5 Fakta Trotoar Kedubes AS di Jakarta Ditutup

News | Kamis, 01 Juni 2023 | 19:36 WIB

Terkini

Antam Memang Diminta ESDM Ambil Alih Tambang di Nabire

Antam Memang Diminta ESDM Ambil Alih Tambang di Nabire

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:39 WIB

MilkLife Kickers Raih Dua Kemenangan di Hari Kedua Singa Cup 2026

MilkLife Kickers Raih Dua Kemenangan di Hari Kedua Singa Cup 2026

Surakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 17:38 WIB

Pemerintah Tetapkan PT DSI Sebagai Perantara Tunggal Ekspor SDA Strategis, Berlaku 1 Januari 2027

Pemerintah Tetapkan PT DSI Sebagai Perantara Tunggal Ekspor SDA Strategis, Berlaku 1 Januari 2027

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:37 WIB

Keluarga Hartono Modal Rp 7 T, Ambisi Besar Mirwan Suwarso: Bawa Como 1907 Jadi Klub Elite Dunia

Keluarga Hartono Modal Rp 7 T, Ambisi Besar Mirwan Suwarso: Bawa Como 1907 Jadi Klub Elite Dunia

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI

Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Tak Cukup Pasal Penyadapan, Polri Didesak Dalami Dugaan Makar dalam Kasus Listyo Sigit Cs

Tak Cukup Pasal Penyadapan, Polri Didesak Dalami Dugaan Makar dalam Kasus Listyo Sigit Cs

News | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!

Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 17:34 WIB

Bukan Cuma Produksi Listrik, Keselamatan Pembangkit Panas Bumi Jadi Prioritas

Bukan Cuma Produksi Listrik, Keselamatan Pembangkit Panas Bumi Jadi Prioritas

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:33 WIB

HP Gaming Baterai 7.500 mAh, POCO C95 Pro Bidik Gamer yang Suka Main Lama, Dibanderol Rp3 Jutaan

HP Gaming Baterai 7.500 mAh, POCO C95 Pro Bidik Gamer yang Suka Main Lama, Dibanderol Rp3 Jutaan

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 17:32 WIB

Naik Mobil Komando Aksi 611, Kata Baba Sentil Polisi: Lo Beranak dari Mana, Masa dari Jempol Jokowi?

Naik Mobil Komando Aksi 611, Kata Baba Sentil Polisi: Lo Beranak dari Mana, Masa dari Jempol Jokowi?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 17:29 WIB

×