Bantah Rayu-rayu PKS Agar Anies Gagal Nyapres, Sandiaga Ngaku Cuma Tawarkan Gagasan Keberlanjutan

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Jum'at, 09 Juni 2023 | 15:34 WIB
Bantah Rayu-rayu PKS Agar Anies Gagal Nyapres, Sandiaga Ngaku Cuma Tawarkan Gagasan Keberlanjutan
Sandiaga Uno bantah ikut rayu PKS agar keluar dai Koalisi Perubahan. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Sandiaga Uno membantah bahwa dirinya ikut-ikutan dalam membujuk rayu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) agar menarik diri dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Tujuannya tidak lain tidak bukan adalah untuk menjegal pencapresan Anies Baswedan.

Hal ini ditegaskan Sandiaga menanggapi adanya rumor atau informasi menyebut dirinya terlibat dalam upaya merayu PKS.

"Enggak sama sekali. Saya bilang kalau koalisi perubahan sudah sepakat dengan capres cawapres dan semua pembagiannya ke depan, dengan juga kekuatan dari dukungan, saya ikhlas. Menurut saya itu yang terbaik buat bangsa ini, silakan," kata Sandiaga di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (9/6/2023).

Mantan politikus Partai Gerindra itu mengaku hanya sebatas menawarkan gagasannya tentang keberlanjutan. Tetapi apa yang dia tawarkan tersebut tidak bersifat memaksa, semuanya kembali kepada pilihan PKS itu sendiri.

"Tapi kalau beliau dari teman-teman PKS ini bisa mempertimbangkan apa yang saya tawarkan karena saya didukung data dan data ini menunjukkan bahwa mayoritas rakyat Indonesia menginginkan keberlanjutan. Tapi bagaimana caranya PKS bisa ikut bagian dari pada poros percepatan ini, nah ini tentunya akan kita bicara bagaimana membangun bangsa bersama," tutur Sandiaga.

Meski menawarkan pemikiran tersebut, Sandiaga meminta hal itu tidak diartikan sebagai bentuk rayuan dan upaya penjegalan terhadap pencapresan Anies.

"Jadi jangan diartikan bagian dari pada penjegalan, nggak, nggak sama sekali. Justru saya menawarkan pemikiran ini, seandainya teman-teman bisa menerima dan memberikan pertimbangan ayok kita sama-sama membangun bangsa," kata Sandiaga.

Sebelumnya Sandiaga Uno menegaskan gagasan yang ia bawa ialah percepatan pembangunan, bukan perubahan. Hal ini ia tegaskan menjawab pertanyaan soal peluang Sandiaga bergabung PKS dan mengulang duet Anies Baswedan-Sandiaga untuk Pilpres 2024.

Tahan Godaan

baca juga

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan mereka tahan uji atas godaan-godaan yang datang dalam upaya menjegal pencapresam Anies Baswedan.

Kepastian tahan bantingnya PKS ini disampaikam Juru Bicara Muhammad Iqbal menanggapi pernyataan Sudirman Said. Anggota Tim 8 itu sebelumnya membeberkam ada upaya penjegalam Anies dengan cara merayu-rayu PKS agar menarik dukungan.

"Terkait pernyataan dari Pak Sudirman Said tentang bahwa banyak godaan yang dialami oleh Koalisi Perubahan dan Persatuan, termasuk di PKS ada godaan jabatan, ada godaan uang ini tentu saja pks sudah teruji," kata Iqbal dihubungi, Kamis (8/6/2023).

Tahan uji itu dibuktikan PKS dengan komitmen mereka terhadap kerja sama politik bersama NasDem dan Partai Demokrat di Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Termasuk posisi PKS yang berada di luar pemerintahan.

"Sampai saat ini PKS tegak lurus berada di luar pemerintahan dan PKS saat ini fokus kepada deklarasi pasangan Anies Baswedan dan cawapresnya dan ini tentu saja menjadi pelajaran penting bagaimana PKS bisa kuat. bisa tanggguh," kata Iqbal.

Ia memastikan kembali bahwa PKS sudah melawati rayuan-rayuan yang datang dalam upaya menjegal Anies. Kekinian PKS fokus untuk terus mendukung pencapresan Anies ke tahapan-tahapan selanjutnya.

"Jadi dalam konteks statement Pak Sudirman Said, PKA sudah melewatinya dan kami saat ini tegak lurus untuk bersama Anies Baswedan untuk bersama Koalisi Perubahan dan Perstauan," kata Iqbal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Ucapkan Selamat ke Putri Ariani, Sandiaga Uno Ketahuan Hapus Postingan

Sempat Ucapkan Selamat ke Putri Ariani, Sandiaga Uno Ketahuan Hapus Postingan

Sumatera | Jum'at, 09 Juni 2023 | 15:05 WIB

Usai Dapat Dukungan Perindo, Ganjar Pede Bisa Menangi Pilpres 2024 Satu Putaran

Usai Dapat Dukungan Perindo, Ganjar Pede Bisa Menangi Pilpres 2024 Satu Putaran

News | Jum'at, 09 Juni 2023 | 15:02 WIB

PKS Bakal Ikut Gerbong dengan Gerindra di Pilpres 2024? Denny Siregar Telisik Adanya 'Kontrak Politik'

PKS Bakal Ikut Gerbong dengan Gerindra di Pilpres 2024? Denny Siregar Telisik Adanya 'Kontrak Politik'

Liberte | Jum'at, 09 Juni 2023 | 14:45 WIB

Cawapres Ganjar Masih Tanda Tanya, Megawati: Sudahlah Nanti Juga Tahu

Cawapres Ganjar Masih Tanda Tanya, Megawati: Sudahlah Nanti Juga Tahu

Deli | Jum'at, 09 Juni 2023 | 14:28 WIB

Minta Semua Pihak Sabar Soal Cawapres Ganjar, Megawati: Saya Boleh Dong Pilih Sendiri

Minta Semua Pihak Sabar Soal Cawapres Ganjar, Megawati: Saya Boleh Dong Pilih Sendiri

News | Jum'at, 09 Juni 2023 | 14:21 WIB

Terkini

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV

Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV

Batam | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Mahasiswa UI Ingin Jadi Presiden, Sahroni Berkelakar: Jangan Sampai Ada Ijazah Palsu

Mahasiswa UI Ingin Jadi Presiden, Sahroni Berkelakar: Jangan Sampai Ada Ijazah Palsu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Menteri ESDM Sebut Pemangkasan Ekspor Gas ke Singapura Sesuai Batas Kontrak

Menteri ESDM Sebut Pemangkasan Ekspor Gas ke Singapura Sesuai Batas Kontrak

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Bulog Jamin Kesiapan Beras Jelang Nataru, Stok 4,5 Juta Ton: Pasokan Nasional Aman 10 Bulan

Bulog Jamin Kesiapan Beras Jelang Nataru, Stok 4,5 Juta Ton: Pasokan Nasional Aman 10 Bulan

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Redam Inflasi, Mendagri Usul Ada Subsidi Tiket Pesawat Hingga Listrik Jelang Nataru

Redam Inflasi, Mendagri Usul Ada Subsidi Tiket Pesawat Hingga Listrik Jelang Nataru

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:58 WIB

121 Laga, 141 Gol! Catatan Gila Mitchell Baker Sebelum Tembus MLS SuperDraft

121 Laga, 141 Gol! Catatan Gila Mitchell Baker Sebelum Tembus MLS SuperDraft

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029

Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Eks Pimpinan KPK Dukung Revisi UU Tipikor, Asal Adopsi Instrumen UNCAC

Eks Pimpinan KPK Dukung Revisi UU Tipikor, Asal Adopsi Instrumen UNCAC

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Pejabat BUMN Tak Bisa Lagi Minta Perlakuan Istimewa, Nggak Lagi Pakai Patwal

Pejabat BUMN Tak Bisa Lagi Minta Perlakuan Istimewa, Nggak Lagi Pakai Patwal

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:53 WIB

×