Membaca Manuver PDIP Dekati Demokrat, Cuma Gimmick Atau...

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 11 Juni 2023 | 20:28 WIB
Membaca Manuver PDIP Dekati Demokrat, Cuma Gimmick Atau...
Ketum PDIP Megawati hingga Presiden Jokowi salam metal dalam acara Rakenas III PDIP di Sekolah Partai DPP PDIP di Lenteng Agung, Jaksel. (Foto: dokumen DPP PDIP)

Suara.com - Konstelasi politik jelang 2024 makin menghangat saja, terutama PDIP yang mengusung sosok Ganjar Pranowo sebagai bacapres. Terkini, PDIP tengah mencoba pendekatan alias PDKT dengan Demokrat.

Bermula dari komentar Sekjen PDIP Hasto Kristiyano yang mengungkapkan, partainya mau membuka ruang dialog dengan Demokrat untuk jajaki kerja sama politik untuk Pemilu 2024.

Menurutnya, dialog itu akan dibuka dengan pertemuan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Ya ini kan sepirit kalau lingkungan eksternal strategis kita seperti Iran dan Arab Saudi saja bisa bertemu meskipun itu campur tangan Tiongkok. Kita ini, pemimpin bangsa ini punya visi ke depan kita punya semangat gotong royong," kata Hasto ditemui di Kawasan Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Sabtu (10/6/2023).

Sebelum itu, Ketua DPP PDIP Puan Maharani sudah lebih dulu menyebut-nyebut sosok Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masuk jadi salah satu dari sembilan nominator bakal cawapres Ganjar Pranowo.

Padahal, PDIP dengan Demokrat sudah sejak lama dikenal 'tak akur', namun usai Raknernas ke-III, PDIP seolah mengubah jalan politisnya dengan mendekati Demokrat yang diketahui masuk dalam Koalisi Perubahan.

Menurut analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi ada beberapa faktor yang mendasari sikap PDIP ke Demokrat kali ini.

"Pertama, kita tahu bahwa Puan mulai meneladani ayahnya Pak Taufik Kiemas yang kita tahu itu sangat fleksibel sangat elastis termasuk sebagai ice breaker. Ketika Pak SBY menjadi Presiden hubungan dengan PDIP sempat merenggang, tetapi Pak Taufik Kiemas berhasil membuat kedua partai atau tokoh ini tetap berhubungan baik," ujar Burhanuddin sebagaimana dikutip dari tayangan Youtube Metro TV, Minggu (11/6/2023).

Lantas kedua, kata Burhanuddin, penyebutan AHY sebagai cawapres Ganjar mengindikasikan maksud tertentu dari PDIP. Dia menduga, ada perubahan strategi yang cantik dari PDIP terutama setelah Rakernas ke-III PDIP.

"Jadi sepertinya mengevaluasi kenapa elektabilitas Ganjar mengalami sedikit penurunan, kenapa disalip Prabowo. PDIP merasa selama beberapa bulan terakhir terlalu eksklusif kurang inklusif," katanya.

"Sementara untuk menang dalam konteks Pilpres PDIP harus terbuka, termasuk kepada segmen pendukung partai yang kemungkinan sulit untuk berkoalisi dengan PDIP sekalipun," sambungnya.

Dengan kondisi itu, Burhanuddin melihat sepertinya PDIP mulai membidik putaran kedua. Jika misalkan Anies selaku jagoan dari koalisi Demokrat, PKS dan NasDem tidak lolos putaran kedua, maka PDIP harus mendekati partai-partai pendukung Anies termasuk Demokrat tersebut.

"Maka, dengan menyebut nama AHY sebagai nominator Ganjar, maka akan terbangun hubungan yang baik dengan Demokrat," kata Burhanuddin.

Di sisi lain, kubu Demokrat sendiri menyambut baik langkah PDIP dengan rencana pertemuan Puan Maharani dengan AHY. Hal ini dikatakan langsung oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut SBY, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sudah menjawab ajakan pertemuan dari Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Lagi Banteng Lawan Mercy, PDIP Bakal Damai dengan Demokrat Berkat Puan dan AHY?

Tak Ada Lagi Banteng Lawan Mercy, PDIP Bakal Damai dengan Demokrat Berkat Puan dan AHY?

| Minggu, 11 Juni 2023 | 18:46 WIB

Girangnya Mardiono Sambut Pertemuan Puan-AHY: Kita Bangun Kekuatan Lebih Besar!

Girangnya Mardiono Sambut Pertemuan Puan-AHY: Kita Bangun Kekuatan Lebih Besar!

News | Minggu, 11 Juni 2023 | 18:41 WIB

Partai Demokrat Sambut Baik Rencana Pertemuan AHY dan Puan Maharani, Tambah Kekuatan di Pilpres?

Partai Demokrat Sambut Baik Rencana Pertemuan AHY dan Puan Maharani, Tambah Kekuatan di Pilpres?

| Minggu, 11 Juni 2023 | 18:31 WIB

Demokrat Hormati Ajakan Kerja Sama Dengan PDIP: Demi Hari Esok Yang Lebih Baik

Demokrat Hormati Ajakan Kerja Sama Dengan PDIP: Demi Hari Esok Yang Lebih Baik

News | Minggu, 11 Juni 2023 | 17:48 WIB

Minta Pensiun, Berapa Lama Megawati Bertakhta?

Minta Pensiun, Berapa Lama Megawati Bertakhta?

News | Minggu, 11 Juni 2023 | 17:26 WIB

PANAS Koalisi Perubahan Soal Cawapres, Prediksi Mahfud MD Anies Dijegal Internal Sendiri Terbukti?

PANAS Koalisi Perubahan Soal Cawapres, Prediksi Mahfud MD Anies Dijegal Internal Sendiri Terbukti?

| Minggu, 11 Juni 2023 | 16:33 WIB

Sejarah Konflik PDI Perjuangan dan Partai Demokrat

Sejarah Konflik PDI Perjuangan dan Partai Demokrat

| Minggu, 11 Juni 2023 | 15:31 WIB

Terkini

Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran

Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran

News | Minggu, 19 April 2026 | 12:34 WIB

JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?

JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?

News | Minggu, 19 April 2026 | 12:05 WIB

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:35 WIB

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:30 WIB

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:25 WIB

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:07 WIB

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:35 WIB

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:31 WIB

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:27 WIB

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:19 WIB