Fakta Baru Kasus Pungli di Rutan, Berawal dari Pelecehan?

Farah Nabilla | Suara.com

Minggu, 25 Juni 2023 | 21:02 WIB
Fakta Baru Kasus Pungli di Rutan, Berawal dari Pelecehan?
Rutan KPK Cabang Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta Selatan. [Suara.com/Yaumal]

Dugaan adanya pungutan liar (pungli) di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergulir. Mantan penyidik KPK Novel Baswedan menjelaskan bahwa perkara pungli miliaran rupiah tersebut terungkap bermula dari adanya laporan yang ditujukan pada Dewan Pengawas (Dewas) KPK terkait dugaan asusila yang terjadi pada istri tahanan.

Novel Baswedan sendiri tidak menjelaskan secara detail terkait dengan dugaan asusila tersebut. Ia hanya menyebut, perbuatan yang diduga dilakukan oleh seorang petugas tersebut sudah diadukan kepada Dewas KPK. Namun, menurutnya laporan dugaan asusila itu tak disampaikan secara umum kepada masyarakat.

Saat ini, Dewas justru terfokus pada penemuan pungli. Sebelumnya, Dewas KPK mengungkap adanya dugaan pungli di Rutan KPK.

Berdasarkan dari data sementara yang sudah dipegang Dewas, nilainya mencapai Rp 4 miliar. Namun, jumlah tersebut diduga masih bisa bertambah.

Anggota Dewas KPK, Albertina menjelaskan bahwa pungli ini dilakukan pada para tahanan yang berada di Rutan KPK. Ia menyebut, pungutan tersebut merupakan salah satunya yaitu dalam bentuk setoran tunai, menggunakan rekening dari pihak ketiga.

Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris mengakui temuan adanya pungli ini berawal dari adanya laporan terkait dengan dugaan tindak asusila yang dilakukan oleh pegawai KPK tersebut pada istri tahanan.

Syamsuddin menjelaskan, Dewas KPK sudah menindaklanjuti adanya laporan dugaan tindak asusila tersebut. Bahkan, ia menjelaskan persoalan itu sudah diselesaikan melalui sidang etik.

Namun, ia tidak menjelaskan lebih dalam terkait dengan hukuman yang hendak diberikan kepada pelaku. Ia juga tidak menjelaskan secara rinci terkait dengan kasus tersebut.

Syamsuddin menjelaskan, transaksi keuangan dalam kasus pungli di Rutan KPK disebutkan menggunakan cara transfer bank. Dugaan sementara, terdapat lebih dari satu rekening yang digunakan dalam perkara ini.

Syamsuddin sendiri enggan memberikan komentar lebih terkait dengan pemilik rekening tersebut. Ia meminta agar masyarakat bersabar untuk menunggu hasil penyelidikan KPK tentang perkara ini.

Saat ini, KPK sudah menyelidiki temuan Dewas terkait dengan pungli yang ada. Lembaga anti-rasuah juga menduga ada perbuatan suap, sampai dengan pemerasan kepada para tahanan di balik kasus pungli yang terjadi di Rutan Kelas 1 Jakarta Timur, Cabang Gedung Merah Putih.

Nurul Ghufron sebagai Wakil Ketua KPK juga sempat menyampaikan bahwa pungli yang dilakukan di rutan menggunakan metode transfer. Bahkan, ia menyebut uang diberikan menggunakan rekening pihak ketiga, dimana hal itu dilakukan untuk menyamarkan aliran dini.

Sampai saat ini, Ghufron menyebut bahwa KPK masih melakukan penyelidikan. Praktik pungli ini dilakukan agar tahanan mendapatkan keringatan fasilitas selama tinggal di dalam rutan.

Berdasarkan keterangan Ghufron, praktik ini sudah lama terjadi. Namun, baru ini hal tersebut berhasil terbongkar.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pungli Rutan KPK Libatkan Pihak Luar, Begini Loh Modusnya

Pungli Rutan KPK Libatkan Pihak Luar, Begini Loh Modusnya

| Minggu, 25 Juni 2023 | 07:38 WIB

Pimpinan KPK Curhat Kesulitan Memeriksa Anies Baswedan

Pimpinan KPK Curhat Kesulitan Memeriksa Anies Baswedan

| Sabtu, 24 Juni 2023 | 19:31 WIB

Kades di Malingping Lebak Diduga Lakukan Pungli, Kejari Panggil Sejumlah Saksi

Kades di Malingping Lebak Diduga Lakukan Pungli, Kejari Panggil Sejumlah Saksi

Banten | Sabtu, 24 Juni 2023 | 19:25 WIB

CEK FAKTA: Anies Tak Berdaya Ditangkap KPK, Terbukti Korupsi Bansos DKI Jakarta

CEK FAKTA: Anies Tak Berdaya Ditangkap KPK, Terbukti Korupsi Bansos DKI Jakarta

| Sabtu, 24 Juni 2023 | 18:15 WIB

Menguak Fakta dan Realita Laki-laki sebagai Korban Pelecehan Seksual

Menguak Fakta dan Realita Laki-laki sebagai Korban Pelecehan Seksual

Your Say | Sabtu, 24 Juni 2023 | 18:45 WIB

Berkerabat dengan Novel Baswedan, Inikah Alasan Kasus Formula E yang Jerat Nama Anies Baswedan Mandek?

Berkerabat dengan Novel Baswedan, Inikah Alasan Kasus Formula E yang Jerat Nama Anies Baswedan Mandek?

| Sabtu, 24 Juni 2023 | 14:14 WIB

Terkini

Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump

Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump

News | Senin, 27 April 2026 | 09:41 WIB

Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online

Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online

News | Senin, 27 April 2026 | 09:21 WIB

Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial

Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial

News | Senin, 27 April 2026 | 09:20 WIB

2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu

2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu

News | Senin, 27 April 2026 | 09:03 WIB

Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump

Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump

News | Senin, 27 April 2026 | 08:39 WIB

Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor

Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor

News | Senin, 27 April 2026 | 07:56 WIB

3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik

3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik

News | Senin, 27 April 2026 | 07:55 WIB

Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan

Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan

News | Senin, 27 April 2026 | 07:34 WIB

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

News | Minggu, 26 April 2026 | 22:53 WIB

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB