Serba-Serbi Kiamat Internet 2025: Ketahui Pengertian, Penyebab dan Waktunya

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 06 Juli 2023 | 12:13 WIB
Serba-Serbi Kiamat Internet 2025: Ketahui Pengertian, Penyebab dan Waktunya
Ilustrasi Jaringan Internet - Serba-Serbi Kiamat Internet 2025 (Freepik)

Suara.com - NASA memperingatkan dunia terhadap potensi gangguan internet yang terjadi selama berbulan-bulan pada tahun 2025 mendatang. Gangguan internet besar-besaran ini oleh NASA disebut dengan istilah "kiamat internet". Ini dia serba-serbi kiamat internet 2025, mulai dari pengertian, penyebab hingga perkiraan waktu terjadinya. 

Adanya internet di zaman yang serba modern ini tentu sangat membatu banyak masyarakat. Dengan internet, saat ini membuat orang semakin mudah untuk melakukan komunikasi dan menyebarkan informasi. Karena hanya beberapa detik saja informasi yang kita sebarkan bisa diketahui oleh jutaan orang diseluruh dunia.  

Namun ternyata, sejumlah peneliti telah memprediksi adanya gangguan internet yang besar bahkan hingga berbulan-bulan di masa depan. Meskipun terdengar tidak mustahil, namun prediksi ini nampaknya semakin nyata.  

Dikutip dari USA Today, masalah tersebut terjadi dikarenakan adanya badai matahari super yang menyebabkan gangguan pada medan magnet bumi. Menurut pengamatan NASA, selama siklus 11 tahunan, Matahari akan lebih aktif sekitar pertengahan pada periode ini dan secara bertahap juga bisa menjadi tenang setelahnya. 

Potensi Badai Matahari Super 

Seperti yang diketahui, matahari sering melepaskan partikel magnetik setiap waktu. Partikel magnetik ini disebut sebagai solar wind atapun angin surya. Efek dari adanya angin surya tersebut adalah munculnya aurora pada wilayah dekat kutub utara dan selatan. Akan tetapi, suatu saat partikel ini bisa juga mengancam dunia. 

Ketika Matahari lebih aktif, maka badai Matahari bisa menjadi lebih parah dan kuat. NASA mengungkapkan, bahwa angin surya yang diciptakan oleh ekspansi luar partikel bisa bermuatan korona Matahari di atmosfer terluar.

Walaupun jauh lebih padat daripada angin di Bumi, namun angin Matahari memiliki kecepatan yang jauh lebih tinggi, yakni satu hingga dua juta mil per jam.  

Angin yang dihasilkan oleh badai Matahari tersebut bisa berdampak ke Bumi bahkan sampai mampu melepaskan partikel matahari sehingga menyebabkan radiasi elektromagnetik.

Meski demikian, kemungkinan adanya badai yang memicu gangguan pada internet sangat kecil. Hal ini berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan dari dua tahun lalu. Tapi tetap saja ancamannya tidak bisa diremehkan. 

Penyebab Kiamat Internet 

Sejumlah ilmuwan di NASA hingga saat ini diketahui masih berusaha untuk mencegah dampak badai matahari. Dilansir DC News Snow, adanya kekhawatiran adanya kiamat internet ini diketahui lantaran ada sebuah artikel NASA yang merinci tentang badai matahari yang sangat kuat. 

Kiamat internet yang diprediksi ini terjadi pada 2025 mendatang, namun tidak disebutkan secara pasti tanggal dan waktu terjadinya. Ancaman ini bahkan menimbulkan efek terhadap telekomunikasi, setelit dan jaringan listrik. 

Selain itu, sebuah laporan dari Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) bahkan juga menyebutkan bahwa siklus matahari akan menjadi lebih aktif pada tingkat yang lebih cepat dibanding dengan perkiraan para ilmuwan. 

Demikianlah serba-serbi kiamat internet 2025, mulai dari pengertian, penyebab hingga perkiraan waktu terjadinya. Semoga menjadi bahan kewaspadaan kita terhadap segala hal yang akan terjadi di masa depan termasuk kiamat internet ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Mantan Profesor NASA Masuk Islam Setelah Menemukan Fakta Kejadian pada Malam Lailatul Qodar

CEK FAKTA: Mantan Profesor NASA Masuk Islam Setelah Menemukan Fakta Kejadian pada Malam Lailatul Qodar

| Rabu, 19 April 2023 | 22:21 WIB

SpaceX Resmi Kirimkan Awak ke ISS untuk Keenam Kalinya

SpaceX Resmi Kirimkan Awak ke ISS untuk Keenam Kalinya

| Sabtu, 04 Maret 2023 | 19:47 WIB

ESA Berencana Membuat Zona Waktu untuk Bulan sebagai Persiapan Tinggal Manusia di Sana

ESA Berencana Membuat Zona Waktu untuk Bulan sebagai Persiapan Tinggal Manusia di Sana

| Jum'at, 03 Maret 2023 | 10:07 WIB

NASA Tangkap Foto Mirip Wajah Beruang di Mars

NASA Tangkap Foto Mirip Wajah Beruang di Mars

| Senin, 13 Februari 2023 | 10:12 WIB

Terkini

Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang

Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:03 WIB

Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran

Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:50 WIB

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:05 WIB

Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer

Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:38 WIB

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:33 WIB

Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik

Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:24 WIB

Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut

Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:11 WIB

Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:58 WIB

H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup

H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:41 WIB

Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal

Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:36 WIB