Cak Nun Pendarahan Otak hingga Masuk ICU, Ini Profil Emha Ainun Nadjib

Rifan Aditya

Kamis, 06 Juli 2023 | 18:18 WIB
Cak Nun Pendarahan Otak hingga Masuk ICU, Ini Profil Emha Ainun Nadjib
Potret Budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun. (Dokumen Suara.com) profil Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun

Suara.com - Siapa yang tak mengenal Cak Nun alias Emha Ainun Nadjib? Baru-baru ini profil Emha Ainun Nadjib menjadi sorotan setelah kabarnya ia dirawat di ICU RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

Melalui pesan berantai di WhatsApp Jamaah Maiyah, Kamis (6/7/2023), Cak Nun dikabarkan mengalami pendarahan pada otak dan tidak sadarkan diri.

Terlepas dari kabar mengejutkan ini, menarik untuk diketahui kembali tentang profil Emha Ainun Nadjib mulai dari karya hingga kehidupan pribadinya.

Pandangan dan karya sastra yang dihasilkannya telah tersebar luas dan dikenal oleh banyak orang. Jadi, seperti apa sih profil Cak Nun ini? Mari kita simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Profil Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun

Cak Nun, yang nama lengkapnya adalah Muhammad Ainun Nadjib, merupakan seorang tokoh terkenal dalam bidang keagamaan, penyair, dan budayawan.

Ia lahir di Menturo, Sumobito, Jombang, Jawa Timur pada tanggal 27 Mei 1953. Ayahnya adalah seorang pemimpin lembaga pendidikan dan pengelola TK sampai SMP. Cak Nun merupakan putra keempat dari lima belas bersaudara.

Cak Nun menempa ilmu agama di Pondok Modern Gontor-Ponorogo dan menyelesaikan pendidikannya di SMA Muhammadiyah I Yogyakarta. Namun, sayangnya ia hanya dapat menempuh satu semester di Fakultas Ekonomi UGM.

Karier Emha Ainun Nadjib

baca juga

Berikut adalah perjalanan karier Cak Nun:

  • Pengasuh Ruang Sastra di harian Masa Kini, Yogyakarta (1970)
  • Wartawan/Redaktur di harian Masa Kini, Yogyakarta (1973-1976)
  • Pemimpin Teater Dinasti (Yogyakarta)
  • Pemimpin Grup musik Kyai Kanjeng
  • Penulis puisi dan kolumnis di beberapa media

Sosok Cak Nun yang dikenal sebagai budayawan dan pendakwah menjadikannya sosok penting dalam berbagai acara. Ia mampu memberikan pandangan keagamaan, sosial, dan kebudayaan melalui dialog-dialog yang dilakukannya, terutama dalam acara-acara keagamaan dan kebudayaan.

Pengalaman hidupnya telah membentuk Cak Nun menjadi seorang tokoh intelektual muslim di Indonesia. Ia dikenal kritis dan cerdas dalam menyampaikan kritik-kritiknya.

Salah satu karya yang mewakili kegelisahan Cak Nun adalah puisi berjudul "Lautan Jilbab", yang ditulis sebagai respons terhadap pelarangan penggunaan jilbab di sekolah negeri oleh pemerintah Orde Baru pada tahun 1982.

Maiyah merupakan salah satu hal yang paling terkait dengan Cak Nun. Kegiatan pengajian rutin ini dimulai pada tahun 1994 dengan nama Padhangmbulan.

Maiyah awalnya hanya sebuah majelis ilmu, namunPerjalanan Maiyah terus berkembang. Setiap bulan, masyarakat Maiyah di berbagai daerah berkumpul untuk mengadakan Sinau Bareng dan menjaga keberlanjutannya. Saat ini, lebih dari 60 Majelis Masyarakat Maiyah diadakan setiap bulan.

Karya-karya Emha Ainun Nadjib

Cak Nun telah aktif berkarya sejak akhir tahun 1969, ketika ia masih berusia 16 tahun. Mulai tahun 1975, karyanya mulai dibukukan. Buku-bukunya mencakup berbagai genre, termasuk esai, puisi, naskah drama, cerpen, musik puisi, kutipan, transkrip Maiyah, dan wawancara.

Beberapa judul buku yang ditulis oleh Cak Nun antara lain:

  • Sedang Tuhan Pun Cemburu: Refleksi Sepanjang Jalan (1994)
  • Anggukan Ritmis Kaki Pak Kiai (1994)
  • Bola-Bola Kultural (1993)
  • Markesot Bertutur (1993)
  • Dari Pojok Sejarah: Renungan Perjalanan (1985)
  • Tuhan Pun Berpuasa (1997)
  • Indonesia Bagian Sangat Penting Dari Desa Saya (1983)
  • Slilit Sang Kiai (1991)

Kehidupan Pribadi Emha Ainun Nadjib

Novia Kolopaking, seorang seniman film, panggung, dan penyanyi, adalah istri Cak Nun. Mereka memiliki lima anak, yaitu Ainayya Al-Fatihah (yang meninggal di dalam kandungan), Aqiela Fadia Haya, Jembar Tahta Aunillah, dan Anayallah Rampak Mayesha. Salah satu putranya, Sabrang Mowo Damar Panuluh, merupakan anggota dari grup musik Letto.

Demikianlah profil Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun, budayawan dan pedakwah yang dikabarkan masuk ICU karena pendarahan otak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Nun Dirawat di RS Sardjito Yogyakarta, Sakit Apa?

Cak Nun Dirawat di RS Sardjito Yogyakarta, Sakit Apa?

Sumatera | Kamis, 06 Juli 2023 | 17:58 WIB

Berita Duka! Tak Sadarkan Diri karena Pendarahan Otak, Cak Nun Dilarikan ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta

Berita Duka! Tak Sadarkan Diri karena Pendarahan Otak, Cak Nun Dilarikan ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta

Deli | Kamis, 06 Juli 2023 | 17:51 WIB

Cak Nun Dirawat di RSUP Dr Sardjito Usai Tak Sadarkan Diri Akibat Pendarahan Otak

Cak Nun Dirawat di RSUP Dr Sardjito Usai Tak Sadarkan Diri Akibat Pendarahan Otak

Jogja | Kamis, 06 Juli 2023 | 17:42 WIB

Cak Nun Alami Pendarahan Otak hingga Tak Sadarkan Diri, Kini Dirawat di RSUP Sardjito

Cak Nun Alami Pendarahan Otak hingga Tak Sadarkan Diri, Kini Dirawat di RSUP Sardjito

Joglo | Kamis, 06 Juli 2023 | 17:30 WIB

Terkini

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir

Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 16:46 WIB

Langkah Kecil Gen Z Mengubah Limbah Jadi Nilai Tambah

Langkah Kecil Gen Z Mengubah Limbah Jadi Nilai Tambah

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:45 WIB

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 16:44 WIB

5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari

5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 16:44 WIB

Reshuffle Kemenkeu: Adu Koleksi Kendaraan Purbaya vs Suahasil, Mana yang Lebih Humble?

Reshuffle Kemenkeu: Adu Koleksi Kendaraan Purbaya vs Suahasil, Mana yang Lebih Humble?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 16:42 WIB

14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Warga Lampung Selatan Lepas dari Rentenir

14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Warga Lampung Selatan Lepas dari Rentenir

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:42 WIB

×